22.3 C
New York
Saturday, June 6, 2026

Buy now

spot_img

Zamhari Otpimis Pendekatan Policy Pro Poor Dalam Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Akan Percepat Pembangunan Daerah

BencoolenTimes.com – Di balik angka-angka statistik kemiskinan disana memuat cerita tentang keluarga. Tentang ibu yang berjuang menjaga kesehatan anaknya, ayah yang berupaya memenuhi kebutuhan rumah tangga, dan remaja yang berharap masa depannya tak berhenti di lingkaran keterbatasan.

Di titik inilah pembangunan keluarga berkualitas menemukan relevansinya bukan sekadar program sosial, melainkan strategi pembangunan jangka panjang. Pembangunan keluarga berkualitas kini dipandang sebagai fondasi utama dalam pengentasan kemiskinan dan percepatan pembangunan daerah.

‘’Keluarga yang sehat, terencana, berpendidikan, dan berdaya secara ekonomi akan melahirkan sumber daya manusia unggul yang menjadi motor penggerak pembangunan,’’ sampai Kepala BKKBN Bengkulu, Zamhari mengawali materinya dalam seminar nasional pada Pelantikan DPD IAPA Bengkulu Periode 2026-2029 di Universitas Bengkulu (UNIB).

Diungkapkan Zamhari, berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin di Bengkulu pada Maret 2025 mencapai 12,08 persen atau 252,97 ribu orang angka ini menurun sebesar 0,44 poin.

Tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu lebih tinggi dibanding angka nasional  (12,08 persen – 8,47 persen, yang mencerminkan tantangan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Bengkulu masih perlu mendapat perhatian lebih.

‘’Dalam teori kebijakan publik dan ekonomi pembangunan menekankan bahwa kualitas keluarga lebih menitik beratkan pada pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, stabilitas ekonomi, dan relasi sosial yang berhubungan langsung dengan keberhasilan program pengentasan kemiskinan,’’ ungkap Zamhari.

Baca Juga  Siapkan Pelantikan, DPW PSI Provinsi Bengkulu Terus Kuatkan Barisan

Menurut Zamhari, kemiskinan tidak lahir secara tiba-tiba, karena kemiskinan tumbuh dari berbagai persoalan yang berkelindan dalam keluarga.

Mulai dari kesehatan ibu dan anak, rendahnya pendidikan, hingga keterbatasan akses ekonomi. Karena itu, pembangunan keluarga menjadi pintu masuk strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan.

‘’Keluarga adalah titik awal pembangunan manusia. Jika keluarga kuat, sehat, dan terencana, maka risiko kemiskinan dapat ditekan sejak dini,’’ sebut Zamhari.

BACA JUGA: https://bencoolentimes.com/perwakilan-bkkbn-provinsi-bengkulu-torehkan-berbagai-prestasi-selama-tahun-2025/

Dilanjutkan Zamhari, untuk menekan dan memutus ratai kemiskinan tidak cukup dengan pendekatan pembangunan yang hanya berfokus pada bantuan sesaat. ‘’Intervensi harus menyentuh hulu kehidupan masyarakat, yakni keluarga sebagai unit terkecil pembangunan,’’ lanjut Zamhari.

Zamhari juga mengatakan, pengendalian pertumbuhan penduduk dan jarak kelahiran nerupakan investasi jangka panjang Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui program pembangunan keluarga, pemerintah hadir sejak fase paling awal kehidupan manusia.

Mulai dari pendewasaan usia perkawinan, perencanaan kehamilan, pemenuhan gizi, pengasuhan anak, hingga pendidikan keluarga. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Baca Juga  Siapkan Pelantikan, DPW PSI Provinsi Bengkulu Terus Kuatkan Barisan

Zamhari menegaskan, Program Bangga Kencana bukan semata mengatur kelahiran, tetapi membangun kualitas hidup keluarga secara menyeluruh dengan berbagai strategi.

Ada 3 poin utama dalam membangun kualitas SDM, yaitu BKKBN melalui program pengendalian angka kelahiran dengan pemakaian kontrasepsi modern dan jangka panjang.

Edukasi keluarga tentang manfaat keluarga kecil berkualitas dan poin yang tak kalah prioritas adalah peningkatan akses KB di wilayah miskin, terpencil dan rentan.

‘’Serta, kemiskinan sering diperparah oleh pertumbuhan penduduk yang tinggi dan tidak seimbang dengan daya dukung ekonomi,’’ tegas Zamhari.

Praktik dalam mengurai kemiskinan, Kemendukbangga/BKKBN melalui UU Nomor 52/2009 Tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. Mengembangkan prorgam ‘Penguatan Ketahanan Keluarga dan Fungsi’.

Melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga akan memberikan rasa  aman, tenteram, bahagia dalam mewujudkan kesejahteraan kebahagiaan batin. Dengan meningkatkan kualitas anak dengan pemberian akses informasi, pendidikan, penyuluhan dan pelayanan tentang perawatan, pengasuhan dan perkembangan anak.

‘’Bangga Kencana mendorong keluarga agar memiliki perencanaan hidup yang matang. Keluarga yang mampu merencanakan jumlah dan jarak kelahiran dengan baik cenderung lebih sejahtera dan mampu memenuhi kebutuhan pendidikan serta kesehatan anak,’’ lanjut Zamhari.

Baca Juga  Siapkan Pelantikan, DPW PSI Provinsi Bengkulu Terus Kuatkan Barisan

Dampaknya, daerah akan menikmati bonus demografi yang berkualitas, bukan sekadar pertambahan jumlah penduduk usia produktif tanpa kesiapan.

Daerah yang berhasil membangun keluarga berkualitas mulai merasakan manfaatnya. Penurunan stunting, meningkatnya derajat kesehatan, membaiknya partisipasi pendidikan, serta naiknya produktivitas masyarakat menjadi indikator nyata.

‘’Kualitas keluarga sangat menentukan laju pembangunan daerah. SDM yang sehat dan cerdas akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi beban sosial pemerintah,’’ beber Zamhari.

Ditambahkan Zamhari, bahwa keberhasilan pembangunan keluarga berkualitas tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi lintas sektor—pemerintah daerah, sektor kesehatan, pendidikan, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga kader di tingkat desa.

‘’Pembangunan keluarga harus dilakukan secara kolaboratif. Ketika semua pihak bergerak bersama, keluarga tidak lagi menjadi objek bantuan, tetapi subjek utama pembangunan,’’ imbuh Zamhari.

Pendekatan berbasis keluarga ini dinilai mampu mempercepat pembangunan daerah secara lebih inklusif dan berkeadilan. Dan semua eleman masyarakat tidak satupun tertinggal dalam prosen pembangunan.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!