9 C
New York
Monday, March 16, 2026

Buy now

spot_img

Gemparkan Dunia, Kemendukbangga/BKKBN Bengkulu Serukan Revolusi Perubahan Lewat Perempuan Adat

BencoolenTimes.com – Gemparkan dunia, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu, serukan revoluasi perubahan lewat peran Perempuan Adat. Seruan ini disampaiksan saat kegiatan Konferensi Internasional Perempuan Adat yang dilaksanakan di Kabupaten Kepahiang, Minggu, 1 Februari 2026.

Hal ini juga menjadi catatan sejara di Provinsi Bengkulu, dimana Provinsi Bengkulu menjadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Perempuan Adat yang pelaksanaannya dipusatkan di Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, delegasi berbagai perwakilan Negara dan lintas benua, mulai dari Asia, Afrika, hingga Amerika Latin. Tema yang diusung ‘Membangun Kembali Ruang Bersama (Rebuilding The Commons)’.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari saat menyampaikan pidatonya menekankan pada semangat kolaborasi, pemberdayaan dan peran perempuan.

Zamhari juga menyampaikan pemanfaatan media sosial di era 5.0 yang mengusung konsep masyarakat super cerdas dengan mengintegrasikan teknologi digital serta kehidupan nyata untuk menyelesaikan masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup manusia.

Praktek laporan digital yang diperankan dan disampaikan langsung para ibu kader IMP, yang semuanya kaum  perempuan, dalam rangka menyampaikan inspirasi, inovasi dan komunikasi, bisa menjadi akar rumput.

‘’Sehingga terjalin komunikasi langsung kepada pucuk pimpinan negara sebagai satu siklus yang tak terputus. dalam menjalankan fungsi dan perannya masing-masing,’’ sampai Zamhari.

Disisi lain, Zamhari mengungkapkan bahwa, Provinsi Bengkulu berhasil dan sukses ‘Hajar Angka Stunting’. Dimana terungkap fakta mengejutkan, yang menjadi bukti keberhasilan Bengkulu.

Bahwa melalui strategi ‘keroyokan’ Pentahelix, Provinsi Bengkulu berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan. Bahwa berdasarkan data SSGI 2024, angka stunting terjun bebas dari 20,2% menjadi 18,8%.

‘’Kesuksesan ini berkat kerja sama lintas sektor, termasuk kolaborasi dahsyat dengan komunitas seperti Yayasan Akar Global Inisiatif,’’ tegas Zamhari.

Zamhari juga menjelaskan, terdapat Enam Pilar Strategis yang menjadi faktor dalam upaya menurunnya angka stunting tersebut. ‘Perkawinan’ Program BKKBN dan Kearifan Lokal Tidak hanya bicara angka, dimana Kemendukbangga/BKKN Bengkulu memiliki visi revolusioner, dimana program modern bersanding harmonis dengan tradisi adat.

Zamhari memaparkan, 6 Titik Temu Strategis yang siap mengubah wajah pembangunan keluarga di wilayah adat. Yaitu, GenRe Masuk Desa Adat, dengan menyiapkan remaja perempuan adat yang tangguh menghadapi masa depan.

Kemudian, Kampung KB sebagai Pusat Peradaban, Desa Adat akan disulap menjadi pusat integrasi pembangunan keluarga yang berkualitas. Lalu Solidaritas Lintas Generasi, menyelaraskan program Bina Keluarga Balita hingga Lansia dengan nilai-nilai luhur masyarakat adat.

Selanjutnya, DASHAT Berbasis Pangan Lokal, yaitu memerangi stunting dengan kekayaan pangan lokal, sejalan dengan komitmen perempuan adat menjaga alam.

‘’Serta Ekonomi Berdikari, mendorong usaha ekonomi produktif berbasis tradisi seperti tenun dan hasil hutan non-kayu untuk mengentaskan kemiskinan. Dan KB Berbasis Hak Asasi, yaitu layanan KB yang menghormati hak perempuan adat sepenuhnya sesuai keyakinan dan kebutuhan mereka,’’ papar Zamhari.

Menurut Zamhari, Forum Komunikai Kader Instutiusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (FKK IMP) sebagai role model, menjadi akar rumput dari komunitas perempuan.

Kemudian, Konferensi Internasional Perempuan Adat yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu, diharapkan bisa menjadi Jembatan Emas Pemerintah dan Akar Rumput.

Sehingga ditegaskan, konferensi ini adalah momentum emas dan BKKBN Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan gerakan masyarakat sipil.

‘’Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen untuk terus mendengarkan suara perempuan adat dan akar rumput. Karena program kami berjalan seiring dengan perjuangan hak atas tanah, sumber daya alam dan budaya,’’ tutup Zamhari.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!