BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri acara peluncuran sekaligus pembacaan Deklarasi Remaja Islam Masjid (RISMA) se-Kota Bengkulu di Masjid Agung At-Taqwa Bengkulu, Kelurahan Anggut, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu, di antaranya Kapolresta Bengkulu, Komandan Lanal Bengkulu, Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu, Kepala Seksi Datun Kejaksaan Negeri Bengkulu yang mewakili Kajari, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu Yulkamra.
Selain itu, hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, para staf ahli wali kota, para asisten, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta lurah se-Kota Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy menyaksikan langsung pembacaan deklarasi RISMA yang dibacakan oleh perwakilan remaja masjid dan dipandu oleh M. Farhan.
Dedy berharap seluruh masjid di Kota Bengkulu memiliki organisasi remaja masjid yang aktif.
”Di Kota Bengkulu ada 542 masjid. Yang hadir hari ini sudah ada perwakilan dari setiap kelurahan dan kecamatan. Namun mimpi dan tekad kita semua, kita ingin semua masjid memiliki RISMA,” kata Dedy.
Ia mengatakan, pemerintah kota akan terus mendorong pembentukan RISMA di setiap masjid dengan melibatkan pengurus atau takmir masjid.
”Nanti kita dorong terus dan meminta bantuan kepada takmir masjid agar mengajak anak-anak dan para remaja untuk menjadi pengurus masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Bengkulu, Yulkamra mengatakan deklarasi RISMA se-Kota Bengkulu telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu sebagai bagian dari program Pemerintah Kota Bengkulu untuk menghidupkan kembali aktivitas remaja di masjid.
”Deklarasi RISMA masjid se-Kota Bengkulu sudah kita gagas dan rencanakan beberapa bulan yang lalu sesuai dengan program Wali Kota Bengkulu, bagaimana anak-anak muda remaja masjid kembali aktif beraktivitas di masjid-masjid yang ada di lingkungannya,” ujar Yulkamra.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 542 masjid di Kota Bengkulu, namun baru sekitar 10 masjid yang memiliki organisasi RISMA.
Karena itu, pihaknya bersama camat dan lurah telah meminta setiap wilayah untuk membentuk kepengurusan RISMA di masjid masing-masing.
Peluncuran RISMA tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba tilawatil Quran, lomba azan, lomba praktik fardu kifayah, serta lomba pidato.
Yulkamra menyebutkan, lomba pidato diikuti 50 peserta yang diproyeksikan menjadi calon dai dan dai’ah masa depan. Sementara itu, lomba tilawatil Quran diikuti 83 peserta, dan lomba praktik fardu kifayah diikuti 18 regu dengan masing-masing regu terdiri dari empat orang.
Menurut dia, kepedulian pemerintah kota terhadap kegiatan keagamaan patut diapresiasi karena dapat menjadi upaya membentengi generasi muda dari berbagai aktivitas negatif.
”Inilah pemimpin yang begitu peduli dengan agama dan tidak ingin anak-anak serta remaja terjerumus dalam aktivitas yang negatif,” kata Yulkamra.
Ia juga berharap para anggota RISMA tidak hanya aktif di masjid, tetapi juga mampu menjadi guru mengaji di lingkungannya, menyampaikan khutbah Jumat, memberikan pidato keagamaan, serta terlibat dalam berbagai kegiatan dakwah lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedy juga meresmikan fasilitas kursi pijat di Masjid Agung At-Taqwa untuk para jamaah.
Saat ini, pengurus masjid telah menyediakan empat unit kursi pijat yang dapat dimanfaatkan jamaah setelah melaksanakan ibadah.
Menurut Yulkamra, penyediaan fasilitas tersebut terinspirasi dari fasilitas serupa yang ada di Masjid Istiqlal, Jakarta. (JUL)



