BencoolenTimes.com – Laka maut di ujung Rejang Lebong, tepatnya terjadi di wilayah Kelurahan Dusun Baru-Kelurahan Bedeng SS, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong.
Laka maut di ujung Rejang Lebong, terjadi antara Motor Suzuki Satria dengan Mobil R6 Colt Disel Mitsubishi Canter, menjelang berbuka puasa, Sabtu, 7 Maret 2026.
Data terhimpun, dalam laka maut tersebut, Motor Satria dikendaraiAS (17), pelajar asal Kecamatan Kota Padang. Sedangkan Mobil R6 Colt Disel Mitsubishi Canter dikendarai OA (27) warga asal Desa Balai Buntar, Kecamatan Simpang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong.
Kejadian laka maut yang merenggut satu nyawa ini, bermula saat Motor Satria yang di kendarai korban AS, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kelurahan Bedeng SS menuju Kelurahan Dusun Baru.
Setiba dijalan menikung, posisi jalur jalan sebelah kanan dilihat dari arah Kelurahan Bedeng SS menuju Kelurahan Dusun Baru, Motor Satria korban ASdiduga melebar dan bertabrakan dengan Mobil Truck Colt Disel BG 8688.HL.
Posisi laka maut alias tabrakan tersebut berada dijalur Mobil Truck Colt Disel. Akibat kejadian laka maut tersebut, Korban AS mengalami luka luka bagian kepala, perut, selangkangan dan mengalami Pendarahan, serta sempat di rawat di Rumah Sakit AR. Bunda, Kota Lubuklinggau.
‘’Korban pengendara motor dibawa ke RS AR. Bunda, karena korban mengalami luka bagian kepala, perut, selangkangan dan mengalami pendarahan, serta sempat tidak sadarkan diri,’’ kata Kepala Seksi (kasi) Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri.
‘’Namun akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia, diduga akibat luka-luka yang dialaminya pasca terjadinya kecelakaan,’’ sambung Kasi Humas.
Untuk pengendara Truck Colt Diesel sendiri, lanjut Kasi Humas, tidak mengalami luka. Sedangkan untuk Motor Satria korban meninggal, mengalami rusak berat, khususnya bagian depan.
‘’Akibat kecelakaan ini, Mobil Truck Colt Disel mengalami Peot bagian Bemper Depan sebelah kanan dan Motor Satri korban meninggal, mengalami rusak berat, khusunya bagian depan,’’ lanjut Kasi Humas.
Ditambahkan Kasi Humas, untuk kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Anggota mereka juga sudah melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kejadian kecelakaan.
Selain itu, Kasi Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam berkendara. ‘’Kita imbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)



