BencoolenTimes.com – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polres Seluma, Kamis, 16 Juli 2026. Dalam arahannya kepada jajaran, Kapolda menekankan pentingnya kepemimpinan yang memberi teladan, peningkatan disiplin personel, serta pelayanan kepolisian yang cepat dan responsif kepada masyarakat.
”Setiap pemimpin dan komandan harus mampu menjadi contoh melalui tindakan nyata, bukan hanya memberikan arahan. Selain itu, pengawasan melekat terhadap seluruh personel harus terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, terutama keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolda Bengkulu ini.
Ia juga meminta seluruh personel Polres Seluma agar memberikan respons cepat dan tepat terhadap setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Mulai dari pengaduan masyarakat, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bencana alam hingga situasi kontinjensi lainnya.
Menurutnya, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat dengan memberikan solusi yang cepat dan tepat.
”Perlu di catat adalah jangan terjadi penyalahgunaan anggaran DIPA, khususnya yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” cetusnya.
Kapolda juga meminta jajaran kepolisian untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah tanpa menjadi beban. Komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dinilai penting dalam mendukung pembangunan daerah yang bersih, maju, dan bebas dari praktik korupsi.
”Program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia, di antaranya ketahanan pangan, Indonesia Asri, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan Polda Bengkulu seperti Sriduri, bedah rumah, dan bakti sosial juga diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” harapnya.
Mengakhiri arahannya, Kapolda Bengkulu mengajak seluruh personel untuk menjadikan setiap tugas dan pengabdian sebagai ladang ibadah, sehingga dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
”Segala pekerjaan adalah pengabdian dan ladang ibadah,” pungkasnya. (SRL)



