13.3 C
New York
Monday, October 5, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog

Gubernur Live Streaming Bantu Rakyat, Pengamat Tantang DPRD Siaran Langsung Bahas Anggaran

Gubernur Live Streaming
Keterangan: Foto Ilustrasi

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memanfaatkan siaran langsung atau live streaming melalui media sosial untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

Melalui siaran itu, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, memberikan kritik, sekaligus mengadukan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Helmi Hasan mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari cara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memberikan pelayanan yang lebih dekat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut Helmi, melalui siaran langsung di TikTok, Instagram, dan Facebook, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui program-program yang telah dikerjakan pemerintah, tetapi juga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.

”Melalui live ini, kita mendengarkan apa kata rakyat sekaligus menjelaskan program-program yang sudah dikerjakan oleh Pemprov Bengkulu,” ujar Helmi, Senin, 5 Oktober 2026.

Ia mencontohkan persoalan akses informasi mengenai BPJS gratis yang masih perlu mendapat perhatian. Selama ini, masyarakat dinilai masih mengalami kesulitan mendapatkan informasi mengenai program tersebut, termasuk cara mengakses layanan yang tersedia.

Melalui komunikasi langsung di media sosial, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penjelasan sekaligus menyampaikan kendala yang mereka alami.

Helmi menegaskan, komunikasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian keluhan dan jawaban gubernur semata. Seluruh aparatur pemerintah juga akan dilibatkan agar berbagai masukan dan kritik masyarakat dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Dengan demikian, persoalan yang muncul dapat langsung diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan maupun menyelesaikannya.

Sebagai contoh, apabila masyarakat menyampaikan persoalan terkait dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihak terkait, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dapat dilibatkan untuk memberikan penjelasan dan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Begitu pula jika masyarakat mengeluhkan persoalan bahan bakar minyak (BBM), komunikasi dapat melibatkan pihak Pertamina agar masyarakat memperoleh penjelasan langsung dari pihak yang berwenang.

”Kalau soal BBM, nanti pihak Pertamina akan kita ajak live juga,” sampainya.

Pola komunikasi ini diharapkan dapat memperpendek jarak antara pemerintah dan masyarakat. Kritik dan pengaduan yang disampaikan melalui media sosial dapat menjadi masukan langsung bagi pemerintah dalam mengevaluasi kebijakan serta memperbaiki kualitas pelayanan publik.

LEKAD Minta DPRD Juga Live Saat Bahas Anggaran

Sementara itu, Direktur LEKAD, Wahyu Anugerah, mengapresiasi langkah Gubernur Helmi Hasan yang membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat melalui siaran media sosial.

Menurut Wahyu, langkah tersebut merupakan bentuk keterbukaan yang patut didorong dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, transparansi semestinya tidak hanya dilakukan oleh pihak eksekutif, tetapi juga oleh lembaga legislatif.

Ia meminta DPRD turut memanfaatkan siaran langsung ketika membahas anggaran daerah, sehingga masyarakat dapat mengetahui proses pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan publik.

Menurutnya, pembahasan anggaran merupakan salah satu proses penting yang perlu diketahui masyarakat karena berkaitan langsung dengan prioritas pembangunan dan penggunaan uang rakyat.

”Kalau gubernur saja berani membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat, DPRD seharusnya juga melakukan hal yang sama, terutama saat membahas anggaran,” ujar Wahyu.

Ia menilai, siaran langsung pembahasan anggaran dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengawasi sikap dan argumentasi setiap anggota dewan dalam memperjuangkan kepentingan publik.

Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat bisa mengetahui bagaimana para wakil rakyat menyampaikan aspirasi, mengkritisi usulan anggaran, serta menentukan prioritas pembangunan daerah.

Wahyu berharap, transparansi tidak sekadar menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui akses informasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Menurutnya, semakin terbuka proses pengambilan keputusan, semakin besar pula kesempatan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

”Dengan begitu, masyarakat bisa menilai sendiri mana anggota dewan yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat dan mana yang tidak,” tegasnya.

Akademisi Dukung Keterbukaan Komunikasi Pemerintah

Dukungan terhadap keterbukaan komunikasi pemerintah melalui siaran langsung media sosial juga datang dari pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Harius, M.Si.

Menurutnya, pemanfaatan media sosial sebagai ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Langkah ini dinilai dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, mengkritisi kebijakan, sekaligus memperoleh informasi mengenai program pemerintah.

”Dalam penyelenggaraan pemerintahan, masyarakat tidak cukup hanya menjadi penerima informasi. Mereka juga perlu memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan dan mendapatkan penjelasan dari pejabat atau instansi yang berwenang,” jelas Harius.

Melalui siaran langsung, dosen UNIVED ini mengatakan, komunikasi pemerintah dan masyarakat diharapkan berlangsung lebih terbuka. Berbagai persoalan yang disampaikan warga pun dapat menjadi bahan evaluasi dalam memperbaiki kebijakan dan pelayanan publik.

Semangat keterbukaan tersebut juga perlu diterapkan oleh lembaga legislatif. DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat memiliki peran penting dalam pembahasan anggaran dan penentuan arah pembangunan daerah.

”Pembahasan anggaran yang dapat diakses masyarakat akan memberikan ruang pengawasan lebih luas terhadap proses pengambilan keputusan, termasuk bagaimana aspirasi masyarakat dipertimbangkan dalam menentukan prioritas pembangunan,” ungkapnya.

Keterbukaan, lanjutnya, juga perlu diikuti dengan tindak lanjut yang jelas terhadap pengaduan dan masukan masyarakat. Dengan begitu, siaran langsung tidak hanya menjadi sarana komunikasi dan publikasi, tetapi juga dapat mendorong peningkatan akuntabilitas serta kualitas pelayanan publik.

”Baik pemerintah daerah maupun lembaga legislatif perlu memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui, mengawasi, dan menilai kebijakan yang diambil atas nama kepentingan publik,” kata dia. (JUL/RLS)

Tiga Siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas Wakili Kabupaten Lebong di OMI Tingkat Provinsi

Tiga Siswa MTs
Keterangan: Ketiga siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas mengikuti kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Tiga siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas berhasil mewakili Kabupaten Lebong dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Bengkulu.

Ketiganya merupakan siswa yang lolos seleksi tingkat Kabupaten Lebong dan selanjutnya mengikuti kompetisi tingkat provinsi yang dipusatkan di MAN 2 Kota Bengkulu pada 4-6 Oktober 2026.

Ketiga siswa tersebut yakni Adelia Dwi Putri yang mengikuti mata pelajaran IPA, Firza Yusra Roza Irama pada mata pelajaran Matematika, serta Ziodane Fabel Ardiansyah.

Kepala MTs Nurul Qur’an Lebong Atas, Sukamdani, M.Pd.I., Gr., mengatakan ketiga siswa tersebut merupakan siswa terbaik yang berhasil melewati seleksi ketat di tingkat Kabupaten Lebong.

”Mereka ini adalah siswa-siswi terbaik yang berhasil lolos seleksi di tingkat kabupaten. Harapan kami semoga anak-anak ini menjadi yang terbaik dan bisa lolos ke tingkat nasional,” kata Sukamdani.

Menurutnya, OMI merupakan salah satu ajang kompetisi bergengsi di lingkungan madrasah yang tidak hanya menguji kemampuan akademik siswa, tetapi juga mengintegrasikan bidang sains, riset, dan keislaman.

Sukamdani berharap keikutsertaan ketiga siswanya di tingkat provinsi dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik MTs Nurul Qur’an Lebong Atas dan Kabupaten Lebong.

”Saya berkeyakinan Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi siswa-siswi kami yang sedang berjuang ini, demi mengharumkan nama sekolah dan nama Kabupaten Lebong,” ujarnya.

Keikutsertaan Adelia, Firza, dan Ziodane di tingkat provinsi diharapkan menjadi motivasi bagi siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. (OIL)

IAINU Bengkulu Perkenalkan Logo Terbaru, Perkuat Identitas dan Semangat Lembaga

IAINU Bengkulu Perkenalkan
Keterangan: Logo terbaru IAINU Bengkulu

BencoolenTimes.com – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bengkulu perkenalkan logo resminya sebagai bagian dari penguatan identitas kelembagaan sekaligus menandai semangat baru dalam perjalanan kampus yang membawa nilai-nilai keislaman dan tradisi Nahdlatul Ulama.

Logo tersebut tampil dengan dominasi warna hijau dan emas. Berbagai unsur visual di dalamnya menggambarkan karakter IAINU Bengkulu sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang diharapkan terus berkembang dan berkemajuan, namun tetap berpijak pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Dalam desainnya, terdapat elemen pohon dengan bentuk dedaunan yang tersusun menyerupai rangkaian simbol. Pada bagian tengah tercantum identitas IAINU sebagai penanda utama lembaga, disertai tulisan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Bengkulu.

Kehadiran logo resmi tersebut bukan sekadar pembaruan visual, tetapi juga menjadi simbol identitas dan harapan terhadap arah perkembangan IAINU Bengkulu ke depan.

Kampus diharapkan semakin mampu memperkuat perannya dalam mencetak generasi yang memiliki kapasitas keilmuan, akhlak serta kepedulian terhadap masyarakat.

Plt. Rektor IAINU Bengkulu, Dr. Subhan, menyampaikan harapan agar kehadiran logo baru dapat membawa kemajuan bagi kampus.

Menurutnya, IAINU Bengkulu diharapkan semakin memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa dan negara melalui proses pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak dan memberikan manfaat.

”Semoga logo ini dapat membawa kemajuan yang semakin melesat untuk kampus hijau IAINU Bengkulu,” demikian pesan yang disampaikan dalam publikasi tersebut.

Semangat tersebut sekaligus menegaskan posisi IAINU Bengkulu sebagai kampus yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dengan identitas visual baru yang lebih kuat, IAINU Bengkulu diharapkan semakin percaya diri memasuki fase pengembangan kelembagaan. Logo tersebut menjadi bagian dari semangat untuk terus berkibar sebagai representasi kampus dengan spirit “Dari NU Untuk Bangsa.”

Di tengah tuntutan perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis, penguatan identitas kelembagaan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan dan arah pengembangan institusi.

IAINU Bengkulu kini membawa harapan agar penguatan kelembagaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata bagi daerah, umat, bangsa dan negara. (JUL)

Walikota Dedy Wahyudi Bahas Penguatan Bank Fadhilah Bersama OJK Bengkulu

Walikota Dedy Wahyudi
Keterangan: Walikota Dedy Wahyudi sambangi kantor Perwakilan OJK Provinsi Bengkulu

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu perkuat perkembangan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fadhilah Kota Bengkulu.

Penguatan ini dibuktikan dengan langkah Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah dan Asisten III Setda Kota Bengkulu Tony Elfian melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Senin, 5 Oktober 2026.

Walikota Dedy Wahyudi mengatakan, kunjungan ke OJK dalam rangka pembahasan mengenai BPRS Fadhilah menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut.

Menurutnya, sebagai bank kebanggaan milik Kota Bengkulu, kondisi dan kesehatan BPRS Fadhilah perlu terus mendapatkan perhatian dan pengawasan dari OJK Perwakilan Bengkulu.

”Kota Bengkulu punya bank, Bank BPRS Fadilah namanya. Bank Fadilah ini, Alhamdulillah, bank kebanggaan milik Kota Bengkulu, tapi harus kita pantau juga kondisinya, terutama kesehatan banknya,” katanya.

Dedy mengungkapkan, ada beberapa masukan dan pencerahan dari OJK terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat BPRS Fadhilah.

”Kami sudah dapat banyak pencerahan. Insya Allah kita berkomitmen untuk membesarkan Bank Fadhilah ini,” tegasnya.

Kepala OJK Perwakilan Provinsi Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi membenarkan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai hal terkait perkembangan kinerja BPRS Fadhilah.

Menurut Ayu, diskusi yang dilakukan bersama Walikota Bengkulu menghasilkan sejumlah masukan serta langkah yang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja BPRS Fadhilah ke depan.

”Seperti yang Pak Walikota sampaikan, tadi kita diskusi banyak hal terkait perkembangan kinerjanya BPRS Fadhilah. Tentunya ada solusi-solusi dan langkah-langkah yang lebih baik yang dapat dilakukan oleh BPRS Fadhilah,” pungkas Ayu. (JUL)

Undangan Terbuka Walikota dan Wawali Bengkulu Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Balai Merah Putih

Undangan Terbuka Walikota
Keterangan: Foto Ilustrasi

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengadakan acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan babak Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia melawan Thailand bertempat di Pendopo Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, pada Senin, 5 Oktober 2026 mulai pukul 20.00 WIB.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Bengkulu untuk hadir demi mendukung perjuangan skuad Garuda memperebutkan takhta juara.

Acara ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola, Nobar ini juga dikemas sebagai pesta rakyat yang memanjakan pengunjung. Selain itu, suasana kebersamaan akan semakin hangat dengan disediakannya hidangan gratis berupa makanan rebusan tradisional, kopi, dan teh hangat bagi para penonton.

Momentum ini juga dimanfaatkan Pemkot Bengkulu untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Walikota secara khusus mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk ikut ambil bagian dengan berjualan di sekitar area Pendopo Merah Putih selama acara berlangsung.

”Mari kita merahkan Pendopo Merah Putih besok malam. Kita gaungkan dukungan terbaik dan doa tulus untuk Timnas Indonesia agar bisa membawa pulang trofi ASEAN Cup tahun ini,” ujar Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

Dedy menambahkan, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus panggung dukungan bagi para UMKM.

”Selain mendukung timnas, mari kita ramaikan dan beli jajanan dari pelaku UMKM kita yang berjualan di lokasi nobar nanti,” tuturnya.

Masyarakat yang ingin hadir diimbau untuk datang lebih awal guna mengantisipasi kepadatan area parkir dan tempat duduk, serta tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung. (JUL/RLS)

Ketum PWI Pusat Dorong Wartawan Aktif ke Lapangan

Ketum PWI Pusat Dorong
Keterangan: Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir (kanan), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (tengah), Ketua PWI Provinsi Bengkulu Marsal Abadi (kiri)

BencoolenTimes.com – Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mendorong wartawan agar lebih aktif turun ke lapangan untuk menghasilkan karya jurnalistik berbasis fakta dan data lapangan di era penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pernyataan itu disampaikan saat acara pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 pada Minggu, 4 Oktober 2026 di Balai Raya Semarak Bengkulu.

Menurutnya, salah satu hal yang tidak dapat sepenuhnya dilakukan AI adalah kehadiran wartawan secara langsung di tengah peristiwa, melakukan observasi, menggali informasi, serta mengolahnya dengan pemikiran dan gagasan jurnalistik.

”Yang tidak bisa dilakukan AI adalah ketika ada sesuatu di Bengkulu, Anda terjun ke lapangan, Anda turun dan padukan pikiran yang Anda miliki. Maka itu adalah karya jurnalistik sesungguhnya,” kata Akhmad Munir.

Ia menilai maraknya penggunaan AI dalam penulisan berita harus disikapi secara bijak. Jika tidak diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme, penggunaan teknologi tersebut berpotensi menggerus kredibilitas wartawan dan kualitas karya jurnalistik.

Karena itu, Akhmad Munir meminta jajaran pengurus PWI Provinsi Bengkulu yang baru untuk mendorong wartawan agar lebih aktif turun ke lapangan, sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi di tengah perkembangan teknologi.

”Maka untuk pengurus PWI yang baru, harus menjadi hal yang dianjurkan kepada wartawan untuk turun ke lapangan serta utamakan profesionalisme dan kompetensi, serta selaraskan dengan kemajuan teknologi,” tegasnya.

Waktu yang bersamaan, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu siap memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas wartawan, khususnya dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Helmi mengatakan Pemprov Bengkulu akan menyiapkan pelatihan jurnalistik yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada para jurnalis.

”Nanti Bu Kadis Kominfotik buatkan pelatihan yang sifatnya bukan teori, tapi konkret langsung demi meningkatkan kemampuan penulisan jurnalis yang lebih efektif dan kompeten,” kata Helmi.

Menurut Helmi, peningkatan kompetensi wartawan menjadi penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan penggunaan AI yang semakin masif.

Di sisi lain, Ketua PWI Provinsi Bengkulu terpilih, Marshal Abadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas sinergi yang selama ini dibangun bersama insan pers.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan di Provinsi Bengkulu.

”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus membangun sinergi demi menciptakan karya-karya jurnalistik yang kompeten,” ujar Marshal. (JUL/RLS)

Gubernur Helmi Hasan Luncurkan Retreat Merah Putih Keluarga

Gubernur Helmi Hasan
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meluncurkan program retreat Merah Putih Keluarga

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meluncurkan program Retreat Merah Putih Keluarga sebagai program resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga.

Peluncuran program tersebut dilakukan Gubernur Helmi Hasan di rumah Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu Aswandi, Kelurahan Lingkar Timur, Kota Bengkulu, Minggu, 4 Oktober 2026.

Helmi mengatakan, Retreat Merah Putih Keluarga merupakan pengembangan dari program retreat Merah Putih yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi aparatur sipil negara (ASN) laki-laki, ASN perempuan, serta pelajar.

Menurutnya, pembinaan keluarga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera. Karena itu, ia mendorong setiap keluarga untuk menghidupkan amalan keagamaan di lingkungan rumah tangga.

”Untuk membina keluarga yang harmonis, penting di setiap rumah kita hidupkan amalan sebagaimana amalan rumah Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam,” kata Helmi.

Ia menegaskan, kebahagiaan keluarga tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi materi atau banyaknya harta benda yang dimiliki. Kebahagiaan, menurutnya, lebih utama dibangun melalui amalan yang diridai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

”Kebahagiaan tidak ditentukan oleh kebendaan-kebendaan di rumah, oleh harta benda, tapi oleh amalan-amalan yang diridai Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pengarah Retreat Merah Putih, Ustaz Saeed Kamyabi, mengatakan program retreat Merah Putih sebelumnya telah dilaksanakan dalam berbagai segmen masyarakat.

”ASN pria sudah 38 angkatan, ASN perempuan 28 angkatan, pelajar 9 angkatan. Alhamdulillah, sekarang berkembang kepada suami istri dalam bentuk Retreat Merah Putih Keluarga,” kata Saeed.

Menurut Saeed, pengembangan program tersebut menjadi retreat khusus keluarga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mewujudkan Bengkulu yang maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan.

Program Retreat Merah Putih Keluarga diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi pasangan suami istri sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan rumah tangga.

Dengan pengembangan tersebut, program retreat Merah Putih kini tidak hanya menyasar individu dari kalangan ASN dan pelajar, tetapi juga diarahkan untuk membangun keluarga sebagai fondasi kehidupan sosial masyarakat Bengkulu. (JUL/RLS)

Pemprov Bengkulu-Pertamina Tinjau SPBU Tindaklanjut Soal Kendaraan Mogok Isi BBM Pertalite

Pemprov Bengkulu dan Pertamina
Keterangan: Pemprov Bengkulu melalui Dinas ESDM Provinsi Bengkulu bersama Pertamina tinjau SPBU KM 6.5

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Diskominfotik Provinsi dan Pertamina Bengkulu melakukan peninjauan ke SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu, Minggu, 4 Oktober 2026.

Peninjauan ini guna menyikapi adanya keluhan masyarakat terkait kendaraan yang mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU.

Langkah ini untuk memastikan kualitas BBM, khususnya Pertalite, yang dijual kepada masyarakat serta mencari tahu penyebab kendaraan mengalami gangguan setelah melakukan pengisian BBM.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan pihaknya bersama Pertamina ingin memastikan kondisi dan kualitas BBM di sejumlah SPBU di Bengkulu.

”Kita cek di sini (SPBU KM 6,5) karena konsumen Pertalite tertinggi. Beredar di media sosial banyak masyarakat mengeluhkan kendaraannya mogok dan harus menguras tangki minyak. Jadi kita cek untuk melihat dan mencari solusi bersama,” ujar Rico.

Menurutnya, pengecekan dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Sales Area Manager Pertamina Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, menerangkan bahwa pihak Pertamina telah mengambil sampel BBM dari beberapa SPBU di Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

”Kami sudah mengambil sampel dari beberapa SPBU. Ini untuk mengetahui titik terang dari permasalahan yang terjadi,” jelas Farid.

Ia menegaskan, Pertamina juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa terdampak untuk melaporkan kejadian tersebut agar dapat ditindaklanjuti.

Masyarakat dapat melapor langsung ke SPBU tempat terakhir melakukan pengisian BBM atau menghubungi Pertamina Call Center 135.

Farid menjelaskan, masyarakat yang merasa dirugikan tidak harus membawa struk pembelian saat melakukan pengaduan.

”Cukup datang ke SPBU dan menyampaikan kira-kira pukul berapa melakukan pengisian. Nanti pihak SPBU akan melakukan pengecekan,” jelas Farid. (JUL/RLS)

Gubernur Bengkulu Jadikan Perbaikan Sekolah Skala Prioritas 

Gubernur Bengkulu
Keterangan: Gubernur Bengkulu Helmi Hasan

BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian berkomitmen menuntaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan selama lima tahun masa kepemimpinannya. Tak hanya itu, perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tidak hanya tertuju pada infrastruktur jalan. Sektor pendidikan juga menjadi salah satu skala prioritas pembangunan.

Helmi Hasan-Mian menilai pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah penting dilakukan guna menunjang proses belajar mengajar agar berjalan maksimal. Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa.

”Pembangunan fasilitas pendidikan juga menjadi prioritas kita, sejalan dengan perbaikan infrastruktur,” kata Helmi Hasan saat meninjau pembangunan jalan provinsi Loncor-Riak Siabun, Sabtu, 3 Oktober 2025.

Dikatakan Helmi, fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang baik bagi para siswa. Selain itu, pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang nantinya menjadi penerus pembangunan di Provinsi Bengkulu.

”Generasi muda adalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menciptakan generasi penerus yang andal, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan juga harus menjadi perhatian pemerintah. Karena itu, pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur jalan, tetapi juga mencakup sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu.

”Di bawah kepemimpinan Helmi Hasan-Mian, berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas pendidikan, menjadi skala prioritas pembangunan,” ungkapnya.

Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang lebih layak sekaligus mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar bagi siswa di Bengkulu.

”Peningkatan sarpras sekolah merupakan bagian dari upaya Helmi-Mian untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Bengkulu. Mohon dukungan masyarakat agar semua ini dapat kami wujudkan,” sampai Helmi Hasan. (RSL)

Event Terbesar Bencoolen Mall, “Ikona Bakat Bengkulu 2026” Diikuti Ratusan Peserta

Event Terbesar Mal
Keterangan: Para Dewan Juri Pencarian Bakat event Ikona Bakat Bengkulu 2026

BencoolenTimes.com – Ajang pencarian bakat bertajuk “Ikona Bakat Bengkulu 2026” yang digelar di Main Atrium Bencoolen Mall diikuti ratusan finalis dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi dan kreativitas di bidang kesenian.

Berbagai penampilan finalis pencarian bakat ini menghadirkan atmosfer baru yang membuat penonton terpukau hingga gemuruh tepuk tangan di lokasi penampilan.

Audisi ini berlangsung selama 3-4 Oktober 2026, sedangkan penampilan 20 finalis terbaik yang terpilih nantinya dijadwalkan pada 18 Oktober 2026 di tempat yang sama.

Event Terbesar Bencoolen Mal
Keterangan: Penampilan finalis di ajang Ikona Bakat Bengkulu 2026 Bencoolen Mall

Project Direction Ikona Production, Malik Chim, mengatakan ajang tersebut bertujuan menjaring talenta-talenta potensial, khususnya generasi muda di Provinsi Bengkulu, yang selama ini belum memiliki cukup ruang untuk menampilkan kemampuan mereka.

Menurut Malik, potensi seni dan kreativitas masyarakat tidak hanya berada di wilayah perkotaan, tetapi juga tersebar hingga pelosok daerah. Karena itu, event ini dihadirkan sebagai wadah terbuka bagi siapa saja yang ingin menunjukkan bakatnya.

”Saya yakin di pelosok-pelosok pasti banyak bakat yang berpotensi. Karena itu, kami membuat wadah melalui ajang pencarian bakat dan kegiatan ini terbuka untuk umum,” ujar Malik.

Ia menjelaskan, peserta tidak dibatasi usia maupun kategori penampilan. Ajang ini dapat diikuti secara individu maupun kelompok dengan menampilkan berbagai bentuk kesenian maupun aksi yang menarik untuk dipertontonkan.

Sejumlah bakat yang dapat ditampilkan di antaranya menari, menyanyi, melukis, bermain musik, pantomim hingga pertunjukan band. Dengan konsep tersebut, peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di berbagai bidang, bukan hanya satu jenis kesenian.

”Biasanya, kalau mengikuti lomba menari, yang ditampilkan hanya menari. Melalui ajang ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas agar peserta bisa menunjukkan bakat lainnya,” jelasnya.

Dalam proses audisi, panitia melibatkan empat unsur juri, yakni tim Bencoolen Mall diwakili Kepala Divisi Marketing dan Event Wiji Lestari, Dewan Kesenian Kota Bengkulu, selebgram Bengkulu Syafaniar Virgin serta Ikona Production, Malik Chim.

Malik berharap, adanya wadah ini akan memunculkan talenta-talenta potensial di Bengkulu dapat teridentifikasi dan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan ke tingkat yang lebih tinggi.

”Harapan kami, dengan adanya wadah ini, kita bisa mengetahui siapa saja yang memiliki talenta dan potensi. Ke depannya, mereka yang terbaik dan berpotensi bisa kami bawa ke tingkat nasional,” tutup Malik.

Penampilan 20 finalis terbaik pada 18 Oktober mendatang di Atrium Bencoolen Mall diharapkan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menghibur masyarakat Bengkulu. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!