BencoolenTimes.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, antrean panjang kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu pada Selasa, 15 Desember 2024. Kondisi antrean ini terpantau di dua SPBU, yakni SPBU Jalan Tanah Fattah dan SPBU KM 8.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto mengatakan, pihaknya legislatif akan melakukan koordinasi dengan kepada Pertamina Bengkulu dan dinas terkait lainnya, guna memastikan kendala penyaluran BBM serta mengetahui stok BBM yang ada di Provinsi Bengkulu.
”Adanya antrean panjang dan kelangkaan BBM ini, kami akan konfirmasi terlebih dahulu dengan mitra-mitra kita, khususnya Pertamina, KSOP dan Dinas terkait lainnya. Untuk mengetahui apa penyebabnya,” kata Suharto.
Dikatakan Suharto, sebagai langkah tegas menyikapi persoalan BBM mulai langkah di Bengkulu. Dirinya yang notabene-nya merupakan kader Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, maka secara fungsi pengawasan juga mempunyai lingkup yang luas, maka bisa melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
”Kami sebagai ketua partai Gerindra juga mempunyai fungsi pengawasan yang lebih luas, yang artinya kami bisa melaporkan langsung ke presiden RI,” sampainya.
Dalam kesempatan itu, Suharto pun menghimbau agar seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk tetap tenang dan jangan terlalu khawatir berlebihan. Dalam waktu dekat, pihak legislatif segera menindaklanjuti keluhan daripada masyarakat tersebut.
”Kita selaku anggota komisi lll di DPRD Provinsi Bengkulu akan berkomunikasi dengan Ketua Komisi lll dan Ketua DPRD sebagai mitra kerjanya Pertamina Bengkulu,” pungkasnya.(JUL)



