BencoolenTimes.com, – Angin politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024 mulai berhembus kencang. Pasalnya, sejumlah nama bakal calon yang akan bertarung pada kontestasi politik November 2024 mendatang mulai muncul ke permukaan.
Teranyar mencuat wacana Rohidin Mersyah yang merupakan Gubernur Bengkulu saat ini maju berpasangan dengan Helmi Hasan yang diketahui merupakan mantan rival politik Rohidin pada Pilgub 2020 lalu. Wacana Rohidin berpasangan dengan Helmi tersebut tengah menjadi perbincangan hangat publik.
Wacana tersebut muncul berawal dari Partai Golkar berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional pada tingkat pusat yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang mengusung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
Merujuk dari sanalah, wacana Rohidin Mersyah yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu berpasangan di Pilgub Bengkulu 2024 dengan Helmi Hasan yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu sekaligus Walikota Bengkulu dua periode.
Wacana ini makin kuat lantaran ditengarai juga oleh perolehan kursi legislatif. Dimana, Golkar berhasil meraih 10 kursi dan PAN 6 kursi DPRD Provinsi Bengkulu.
Bahkan, Rohidin sendiri telah memberikan angin segar ihwal koalisi Golkar dan PAN mengusung pasangan calon pada Pilgub Bengkulu 2024 mendatang. Bahkan, Rohidin menyatakan, koalisi Golkar dan PAN pada Pilgub Bengkulu bisa saja terjadi.
“Saat ini kita masih melihat situasi dan perkembangan politik, kemudian kepentingan daerah. Bagi saya sebagai Gubernur, apalagi masih menjabat juga ketua partai (Golkar Bengkulu). Tentu kami membuka seluas-luasnya kepada toko-toko Bengkulu yang ingin menunjukkan kompetisi, menunjukkan pengabdian untuk pembangunan daerah ini,” kata Rohidin.
Saat disingung apakah ada kemungkinan Golkar bakal berkoalisi dengan PAN, Rohidin menyatakan, hal tersebut bisa saja terjadi. “PAN, partai yang terbuka, kami juga demikian dan bisa saja dengan partai manapun. Walaupun memang partai Golkar sebenarnya bisa mengusung sendiri pasangan calon, tapi saya kira tidak mungkin kita sendiri menyelesaikan persoalan daerah ini. Kalau bisa, justru bergabung bersama,” terang Rohidin.
Terkait wacana Rohidin berpasangan dengan Helmi pada Pilgub Bengkulu, Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) DPW PAN Bengkulu, Dediyanto mengatakan bahwa, saat ini partai PAN telah mengkaji potensi pasangan calon Helmi Hasan menuju bursa pencalonan di Pilgub Bengkulu tahun 2024.
“Kita mulai mengkaji Rohidin Gubernur- Helmi Hasan Wakil Gubernur, Helmi Hasan Gubernur – Elva Hartati Wakil Gubernur, dan ada juga masukkan Helmi Hasan berpasangan dengan toko politik senior di Bengkulu, seperti M. Soleh, Imron Rosyadi, terus Ferry Ramli, kemudian toko-toko lainnya,” beber Dediyanto.
Menurut Dediyanto, pembentukan koalisi partai Golkar – PAN bisa saja terjadi, karena mengingat kembali kepada cita-cita yang sama yaitu, untuk memajukan dan membangun Bengkulu.
“Tidak menuntut kemungkinan kita berkoalisi, karena cita-cita sama untuk memajukan Bengkulu kenapa tidak. Bagi PAN yang penting program – program yang digemakan terkait jalan mulus, ambulance gratis, tidak ada lagi ijazah lulusan SMA ditahan dan yang lainnya,” tukasnya. (JRS)



