BencoolenTimes.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu paparkan angka kemiskinan di Kota Bengkulu menunjukkan tren penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin pada 2025 tercatat sebesar 11,91 persen, menjadi yang terendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebelumnya, angka kemiskinan Kota Bengkulu berada di angka 14,71 persen pada 2023, kemudian menurun menjadi 13,76 persen pada 2024, dan kembali turun cukup tajam pada 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kota Bengkulu, Abriadi, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan program perlindungan dan pemberdayaan sosial yang sejalan dengan visi dan misi Walikota serta Wakil Walikota Bengkulu.
”Secara umum, program-program Dinas Sosial di tahun 2025 telah berjalan sesuai arah kebijakan pimpinan daerah. Meski penurunan angka kemiskinan belum mencapai target maksimal, namun tren penurunannya sudah terlihat dan ini menjadi modal penting untuk langkah ke depan,” kata Abriadi, Selasa, 20 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial terus memacu berbagai program pengentasan kemiskinan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang tahun 2026.
Upaya berkelanjutan yang dilakukan sepanjang 2025 mulai membuahkan hasil positif. Penurunan angka kemiskinan tersebut ditopang oleh optimalisasi penyaluran bantuan sosial, pendampingan kelompok rentan, serta penguatan sinergi lintas sektor bersama perangkat daerah terkait.
Disisi lain, Abriadi menegaskan pihaknya tidak ingin cepat berpuas diri dengan capaian yang ada. Memasuki tahun 2026, fokus utama Dinsos Kota Bengkulu diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program penanggulangan kemiskinan.
”Di tahun 2026, kami menitikberatkan pada perbaikan kualitas layanan dan evaluasi berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap bantuan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong penurunan kemiskinan secara lebih signifikan,” tegasnya.
Selain itu, Dinsos Kota Bengkulu juga akan memperkuat sistem pendataan masyarakat miskin serta memperluas koordinasi lintas sektor, sehingga kebijakan yang diambil lebih akurat, terpadu, dan berkelanjutan.
”Harapannya dengan sistem yang semakin baik dan pelayanan yang lebih maksimal, penurunan angka kemiskinan di Kota Bengkulu pada 2026 bisa lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkas Abriadi. (JUL/RMC)



