BencoolenTimes.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyayangkan hilangnya sejumlah spanduk informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) makanan dan minuman di kawasan wisata, termasuk Pantai Panjang.
Spanduk yang sebelumnya dipasang sebagai panduan harga bagi wisatawan tersebut diduga sengaja dilepas oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kondisi ini dikhawatirkan membuka peluang terjadinya praktik penetapan harga yang tidak wajar.
”Sangat disayangkan spanduk HET itu banyak yang hilang. Diduga ada oknum yang sengaja melepasnya agar wisatawan tidak mengetahui standar harga,” ujar Nina Nurdin, Rabu, 25 Maret 2026.
Menurutnya, keberadaan informasi HET sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, sekaligus menjaga citra positif pariwisata Kota Bengkulu.
Hilangnya spanduk tersebut membuat pengunjung berpotensi dirugikan karena tidak memiliki acuan harga yang jelas saat bertransaksi di lokasi wisata.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pariwisata akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menelusuri dugaan pelanggaran tersebut.
Dispar juga mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas informasi publik, demi menciptakan iklim pariwisata yang transparan, tertib, dan berdaya saing. (JUL/RLS)



