BencoolenTimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Destita Khairilisani, kembali melanjutkan agenda penyerapan aspirasi masyarakat dengan menyambangi Desa Sido Urip, Kecamatan Marga Sakti Seblat, Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu, 25 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di rumah Ibu Yanti sejak pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut dihadiri oleh Tini Rahayu bersama masyarakat setempat. Meski digelar pada malam hari, antusiasme warga tetap tinggi untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Dalam pertemuan itu, Destita menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan secara langsung akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
”Aspirasi masyarakat harus menjadi pijakan utama dalam pembangunan, agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Destita.
Dari hasil dialog, sejumlah persoalan utama berhasil dihimpun, di antaranya kondisi jalan desa yang membutuhkan perbaikan, peningkatan layanan kesehatan termasuk ketersediaan tenaga medis dan fasilitas, serta dukungan terhadap sektor pertanian seperti pupuk subsidi dan perbaikan sistem irigasi.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan penguatan pemberdayaan ekonomi melalui dukungan bagi pelaku UMKM dan pelatihan keterampilan, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta peningkatan kualitas pendidikan dan sarana prasarana sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Destita menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara serta berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai bidangnya. Ia juga menekankan pentingnya pemantauan agar setiap aspirasi benar-benar mendapatkan tindak lanjut.
Sejumlah rekomendasi turut disampaikan, di antaranya pemerintah daerah diminta memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa, meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan, serta memperkuat dukungan bagi sektor pertanian dan UMKM. Pemerintah provinsi diharapkan dapat memperkuat pembangunan antarwilayah dan program pemberdayaan ekonomi, sementara pemerintah pusat diminta meningkatkan alokasi anggaran serta kebijakan yang berpihak pada masyarakat desa.
Destita berharap, kegiatan ini dapat menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sido Urip.
”Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata,” tutupnya. (JUL/RLS)



