Home Hukum Faktor Over Kapasitas dan Keamanan Jadi Alasan Ridwan Mukti Pindah ke Lapas...

Faktor Over Kapasitas dan Keamanan Jadi Alasan Ridwan Mukti Pindah ke Lapas Sukamiskin

BencoolenTimes.Com, – Faktor over kapasitas dan keamanan menjadi alasan Ridwan Mukti dan isteri, Lily Martiani Maddari dipindahkan dari Lapas Bentiring.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Bengkulu, Ilham Djaya, saat menggelar jumpa pers, Senin (3/12/2018).

Dijelaskan Ilham, bahwa faktor yang utama pemindahan tersebut dikarenakan Lapas sudah penuh atau keamanan warga binaan sudah tidak terjamin.

Maka dari itu, perlu adanya pemindahan warga binaan di Lapas Bentiring ke Lapas lainnya.

“Lapas sudah penuh/over kapasitas sehingga harus dipindahkan ke Lapas yang lain. Disini kita anggap tidak aman untuk yang bersangkutan, mungkin karena ada groupnya atau ada musuhnya, sehingga kita pindahkan ke Lapas yang lain,” jelasnya.

Kemudian, faktor kedua yakni soal pembinaan. Karena RM ini dirasa memiliki keahlian tertentu sehingga yang bersangkutan diperlukan pembinaan yang lebih pada Lapas ditipe lain.

Faktor ketiga, yakni atas permintaan instansi terkait seperti penyidik dari jajaran Polri ataupun Polda Bengkulu. Keempat, karena faktor permintaan keluarga ataupun yang bersangkutan.

“Jadi, karena keempat faktor itulah yang boleh menyebabkan warga binaan atau narapidana tersebut pindah. Selain adanya faktor administratif, salah satunya adalah sudah inkrahnya putusan untuk yang bersangkutan,” paparnya.

Akan tetapi, lanjut Ilham, kalau putusan yang bersangkutan belum inkrah maka belum bisa dipindahkan karena masih ada proses peradilan.

“Sementara yang bersangkutan ini kan kita tahu, sesuai dengan putusan sudah inkrah,” tutupnya.

Diketahui, terpidana Ridwan Mukti dipindahkan dari Lapas Bentiring ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Sedangkan isterinya, Lily Martiani Maddari dipindahkan ke Lapas Perempuan, Tangerang.

Pemindahan kedua terpidana tersebut dilaksanakan, Sabtu (1/12/2018) subuh dengan menggunakan pesawat Lion Air. (Red)