BencoolenTimes.com – Kawasan Balai Buntar, Kota Bengkulu, mulai dipadati pengunjung sejak malam pertama pembukaan Festival Malam Warisan Rasa Asia yang berlangsung pada 18–26 Juli 2026. Festival ini menghadirkan suasana wisata malam dengan beragam sajian kuliner Nusantara dan Asia dalam satu lokasi.
Festival dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, yang mewakili Gubernur Bengkulu, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Bengkulu.
Menurut Nandar, festival malam tersebut diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga di pusat Kota Bengkulu.
”Festival ini menghadirkan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan khas Nusantara hingga sajian mancanegara seperti Korea dan Thailand. Kehadiran puluhan tenant diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan UMKM,” ujar Nandar saat membuka acara, Sabtu, 18 Juli 2026.
Suasana Balai Buntar pada malam hari dipenuhi aroma aneka makanan, lampu-lampu dekoratif, dan aktivitas pengunjung yang berburu kuliner. Festival dirancang sebagai ruang hiburan malam yang menggabungkan wisata kuliner dengan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Perwakilan penyelenggara, Hendry, mengatakan Festival Warisan Rasa Asia tidak hanya berfokus pada penjualan makanan, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal masyarakat luas.
”Melalui festival ini kami ingin mendukung UMKM sekaligus memperkenalkan berbagai makanan khas Nusantara dan kuliner Asia kepada masyarakat,” katanya.
Sebanyak 35 tenant dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam festival tersebut. Pengunjung dapat menemukan aneka makanan tradisional Indonesia, jajanan kekinian, hingga hidangan khas Asia seperti Korea dan Thailand dalam satu kawasan.
Selama sembilan hari pelaksanaan, Festival Malam Warisan Rasa Asia di Balai Buntar diharapkan mampu menjadi magnet wisata malam Kota Bengkulu, meningkatkan kunjungan masyarakat, serta mendorong perputaran ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal. (JUL/RLS)



