Gara-gara Poster “Bungkuskan Polisi Satu” Saat Demo Omnibus Law, Tiga Mahasiswi Dipanggil Kapolda

Poster Viral Mahasiswi Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Tiga orang mahasiswi di perguruan tinggi Provinsi Bengkulu mendadak dipanggil Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Teguh Sarwono, M.Si, Kamis (15/10/2020).

Mereka dipanggil gara-gara waktu Demo Tolak Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja di Depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu menulis sebuah poster bertuliskan”Bungkuskan Polisi Satu”.

Poster yang menghiasi aksi demo kala itu mendadak viral di media sosial bahkan hingga nasional. Sebab itulah 2 Mahasiswi dari Universitas Dehasen dan 1 mahasiswi dari Unihaz ini dipanggil Kapolda Bengkulu.

Pemanggilan Kapolda itu bukan untuk memberikan hukuman kepada mahasiswi tersebut, melainkan memberikan reward sekaligus mengapresiasi mahasiswi tersebut.

Kapolda Bengkulu saat, memberikan Reward kepada Tiga Mahasiswi Bengkulu

Karena, menurut Kapolda poster yang ditulis mahasiswi di kertas karton tersebut menjadi penyejuk di tengah aksi unjuk rasa yang berlangsung saat itu.

Ketiga mahasiswi tersebut diantaranya Denya Septi Ramadhani D3 Kebidanan, Mulia Monica, dan Ririn Zultikawanti Kusuma.

Ketika ditanya maksud menuliskan itu, Denny Septi Ramadhani mengatakan, tulisan itu bentuk ungkapan terima kasih dan bangga kepada Kepolisian Daerah Bengkulu yang benar-benar mengamankan dan mengayomi mahasiswi yang sedang melakukan unjuk rasa saat itu.

“Polisi benar-benar menaungi mahasiswa yang berdemo, makanya kami bikin seperti itu sebagai bentuk suport serta apresiasi,” ungkap Dia.

Ketua BEM Unived Anri Saputra bersama
teman-temannya sempat kaget mendapat panggilan dari Polda Bengkulu. Namun setelah mendapatkan penjelasan mengenai maksud pemanggilan itu mereka kemudian memberanikan diri datang ke Polda Bengkulu dan menemui Kapolda Bengkulu secara langsung.

Sebagai bentuk terima kasih, Kapolda didampingi Direktur Intelkam Polda Bengkulu Kombes Pol. Solihin, Sik memberikan reward kepada ketiga mahasiswi itu. (Bay)