BencoolenTimes.com, – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah resmikan kantor baru Pengadaian Syariah Simpang SKIP di Jalan Pangeran Natadirja Kilometer 6.5 Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Senin (20/11/2023)
Disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dengan diresmikannya tempat yang baru ini. Ia berharap Pegadaian Syariah dapat menyasar pelaku usaha kalangan menengah ke bawah.
Dengan menyalurkan pembiayaan ke pangsa pasar industri rumahan maupun di pedagang kantin sekolah yang cenderung mengalami kesulitan dalam mengakses permodalan.
“Masyarakat harus tahu ada produk Pegadaian yang menawarkan pinjaman tanpa agunan, cepat dan mudah diakses. Selain itu, Pegadaian juga harus melakukan literasi keuangan, agar masyarakat dapat terhindar dari jerat rentenir yang bunga pembiayaannya sangat tinggi,” sampai Gubernur Rohidin.
Disamping itu, gubernur berharap ada sinergi pihak Pegadaian dengan pemerintah daerah dalam membangun inklusi keuangan syariah di Bengkulu.
“Kehadiran Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan iklim ekonomi syariah di daerah harus ada peran pegadaian. Jadi kami harap mulai hari ini pegadaian dapat melaksanakan literasi-literasi yang mencakup kegiatan pengembangan ekonomi syariah di Bengkulu,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Pegadaian Syariah Bengkulu Wilsa Firdaus menjelaskan, dengan telah diresmikan kantor baru Pengadaian Syariah ini akan berdampak pada pencapaian target penyaluran pinjaman kepada masyarakat.
Melalui konsep pembiayaan syariah dan simpan pinjam menggunakan emas, Pegadaian Syariah Bengkulu telah membukukan laba bersih Rp 50 miliar sepanjang tahun ini.
“Jika di kantor lama target bisnis kita Rp 50 miliar, mudah-mudahan di gedung baru ini bisa lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas,” paparnya.
Kedepan, Wilsa akan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dan melakukan gebrakan untuk menjangkau seluruh masyarakat, terutama di kalangan pelaku UMKM untuk mendapatkan pembiayaan perbantuan permodalan.
“Kami siap melakukan jemput bola menyasar pelaku usaha kecil di seluruh wilayah kerja kami. Dengan penyaluran KUR mikro yang saat ini mencapai Rp 6 miliar, tak menutup kemungkinan ke depan akan bertambah,” tukasnya.
Disisi lain, Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Muhammad Ihsan Palaloi mengapresiasi Gubernur Bengkulu yang telah mendukung layanan produk Pengadaan Syariah di Provinsi Bengkulu.
“Kami berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah ikut mendukung tumbuhannya keuangan syariah di seluruh wilayah Bengkulu,” demikian Muhammad Ihsan. (JRS)



