21 C
New York
Wednesday, May 27, 2026

Buy now

spot_img

Heboh Warga Desa Pasar Seluma, Mayat Pria Ditemukan Mengapung

BencoolenTimes.com – Heboh Warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, mayat pria ditemukan mengapung di aliran Sungai Air Cuming.

Salah satu nelayan asal Desa Pasar Seluma bernama Yudi (30) menceritakan, dia dan rekanya tidak sengaja melihat mayat mengapung tersebut saat mengangkat bubu.

Penemuan mayat tersebut, diperkirakan sekitar pukul 07.15 WIB, Senin pagi, 22 Desember 2025. Pada saat ditemukan, posisi mayat mengapung tertelungkup di tepi sungai, tepatnya diantara pohon kelapa.

‘’Tadi saya sedang mengangkat bubu udang, awalnya saya tidak curiga, tapi makin dekat saya melihat bagian celana batas pinggang. Pas tahu ketemu mayat saya belum berani memegang dan langsung melapor ke perangkat desa,’’ ungkap Yudi.

Baca Juga  Berikut Kronologis Heboh Pelajar Hanyut

Kades dan perangkat desa yang menerima laporan ini, kata Yudi, langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Seluma. Agar bisa melakukan identifikasi dan mengevakuasi mayat tersebut dari sungai.

‘’Mayat tersebut baru dapat diangkat setelah rombongan Tim Inafis Polres Seluma tiba dilokasi, untuk melakukan proses identifikasi,’’ sambung Yudi.

Tidak berselang lama, pada saat proses indentifikasi dilakukan, muncul orang tua korban, sekaligus mengungkap identitas korban. Dimana korban bernama Rinto (25) dan sudah dua hari diketahui tidak pulang kerumah.

Kades Pasar Seluma, Yus Sukardi yang dikonfirmasi menyebutkan, korban bernama Rinto tersebut merupakan asal Kelurahan Bunga Mas. Hanya saja saat ini memang diketahui atau sejak 2 bulan belakangan tinggal di desa mereka bersama orang tuanya.

Baca Juga  Heboh Kabupaten Kaur, Istri Temukan Kurir Paket Gandir

Selain itu, saat korban ditemukan, kondisinya masih membawa lokan (kerang) di dalam tas yang diikatkan di pinggangnya. ‘’Almarhum itu warga asal Kelurahan Bunga Mas Kecamatan Seluma Timur, tapi baru 2 bulan tinggal domisili dengan orang tuanya di Pasar Seluma ini, korban sudah 2 hari tidak pulang menurut orang tuanya tadi,’’ ungkap Kades.

Jenazah kemudian dibawa pihak keluarganya dengan menggunakan mobil pick up ke rumah duka yang berjarak sekitar 200 meter dari Jembatan Cuming. Untuk diketahui, usai dilakukan fardhu kifayah, almarhum akan dimakamkan di oleh pihak keluarga ke tempat pemakaman umum (TPU) Desa setempat.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!