30.8 C
New York
Sunday, June 14, 2026

Buy now

spot_img

KAHMI Benteng Kutuk Keras Tindakan Represif Polisi Saat Aksi Penolakan Kenaikan BBM

BencoolenTimes.com, – Dugaan tindakan represif polisi yang bertugas saat mengawal aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menolak wacana kenaikan harga BBM di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu Rabu (31/08/22) siang mendapatkan respon dari Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHM) Bengkulu Tengah( Benteng).

Korp Alumni HMI (KAHMI) Bengkulu Tengah mengutuk keras dugaan tindakan represif polisi yang bertugas saat itu. Pernyataan sikap Kahmi Bengkulu Tengah tertuang didalam surat pernyataan sikap nomor: 03/ MD KAHMI-BTG/VIII/2022.

Dalam surat pernyataan sikap ditanda tangani oleh Koordinator Presidium, Sriwidodo dan Sekretaris Umum, Hendri Julianda pada tanggal 03 Safar 1444 H bertepatan dengan 31 Agustus 2022 M itu menuntut:

1. Demonstrasi adalah merupakan bagian dari ekspresi menyampaikan pendapat yang keberadaannya dijamin dalam Negara Demokrasi. Jalannya menyampaikan pendapat tersebut harus dilindungi dan dijauhkan dari tindakan kekerasan, tidak selayaknya Aparat Kepolisian melakukan tindakan kekerasan pada kegiatan tersebut .

2. Mengutuk Keras Aparat Kepolisian menggunakan tindakan kekerasan dalam menangani demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu dan Menuntut Kepolisian bertanggungjawab atas timbulnya korban dalam aksi kekerasan oleh oknum aparat tersebut.

3. Meminta Kepolisian melakukan pengusutan dan penindakan atas aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas aksi kekerasan tersebut dan tidak akan mengulanginya. (Rilis).

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!