BencoolenTimes.com – Sejumlah kasus yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma belakangan menjadi sorotan publik. Kasus tersebut mulai dari dugaan penipuan, perbuatan asusila, hingga pelanggaran disiplin berat yang diduga dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Bupati Seluma Teddy Rahman menyayangkan munculnya fenomena tersebut karena dinilai mencoreng citra ASN di daerahnya. Ia meminta seluruh PPPK dan PNS untuk tidak bersikap angkuh setelah dilantik dan mengenakan seragam.
”Baru dilantik, tapi gayanya sudah luar biasa. Mulai sekarang saya tidak ingin lagi mendengar ada PPPK yang terlibat pelanggaran disiplin atau kasus lainnya,” kata Teddy Rahman.
Menurut Teddy, status sebagai PPPK atau PNS tidak boleh dijadikan alasan untuk bersikap semena-mena terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa ASN pada hakikatnya adalah pelayan publik yang dituntut bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan maksimal.
”Baca dan pahami isi kontrak kerja dengan pemerintah. Jangan merasa sudah aman lalu bekerja seenaknya. Jika kinerja buruk, penilaian bisa rendah dan sanksi disiplin sangat mudah dijatuhkan,” ujarnya.
Teddy juga menegaskan, ke depan seluruh PPPK akan dievaluasi secara berkala setiap bulan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan kinerja, disiplin, serta kepatuhan terhadap kontrak kerja yang telah disepakati.
Ia meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar bersikap objektif dalam memberikan penilaian kinerja terhadap PPPK.
”Kepada kepala OPD, kalau ada PPPK yang seperti itu, berikan penilaian kecil. Semua PPPK harus memahami ini,” pungkas Teddy. (LRS)



