14.6 C
New York
Saturday, May 23, 2026

Buy now

spot_img

KKI Warsi : Emisi Karbon Dioksida di Bengkulu Turun 6 Juta Ton Tahun 2024

BencoolenTimes.com – Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi menyebut emisi karbon dioksida di Bengkulu diturunkan dari 7.3 juta ton tahun 2022 menjadi 1 juta ton pada tahun 2024. Capaian ini disebabkan tutupan hutan yang cukup terjaga di Bengkulu.

”Pada tahun 2024, Bengkulu mampu menahan laju kehilangan hutan 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Manajer Komunikasi KKI Warsi, Rudi Syaf didampingi Direktur KKI Warsi, Adi Junedi saat acara catatan akhir tahun KKI Warsi di Bengkulu, Senin, 23 Desember 2024.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Ikuti Peresmian Nasional KDKMP, Targetkan 1.506 Koperasi Selesai 

Rudi Syaf mengatakan, tutupan hutan pada tahun 2023 tercatat mencapai 645.116 hektar dan tahun 2024 bertahan di angka 643.961 hektar. Artinya, ini menunjukkan  bahwa, keselamatan hutan di Bengkulu membaik dan tidak banyak mengalami kehilangan kawasan hutan.

Menurut Rudi Syaf, tantangan Bengkulu dalam mempertahankan emisi karbon dioksida tetap rendah ialah, menekan deforestasi dan pelepasan emisi pada Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), Hak Guna Usaha (HGU, dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Oleh karena itu, KKI Warsi telah menyiapkan langkah – langkah untuk menghambat laju terjadinya deforestasi hutan dengan cara, perbaiki tata kelola Sumber Daya Alam (SDA), pengelolaan hutan berbasis masyarakat, mengembangkan ekonomi kreatif, edukasi pengelolaan berkelanjutan, penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas masyarakat, deforestasi restorasi dan penguatan rencana tata kelola.

Baca Juga  Seluma Juara Umum MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu 2026

Ditambahkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu Safnizar, bahwa semua pihak bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian hutan, bukan hanya DLHK Provinsi Bengkulu saja.

”Dengan luas hutan Bengkulu yang hampir 1 juta hektar ini, maka tidak bisa hanya diurus oleh pemerintah sendiri, anggaran yang sedikit dan jumlah polisi hutan yang terbatas,” tambah Safnizar.

Adanya KKI Warsi di Bengkulu, Safnizar mengaku akan bisa membantu dalam menjaga kawasan hutan Bengkulu dan adanya keseimbangan dalam memanfaatkan kawasan hutan untuk kebutuhan semua mahkluk hidup terutama kesejahteraan manusia.

Baca Juga  Perkuat Komitmen Anti Pungli dan Gratifikasi, Sekda Bengkulu Minta ASN Dinkes Jaga Integritas

”Berdasarkan riset, hutan Bengkulu dalam satu tahun terakhir ini membaik. Dan kita optimis dalam menjaga keselamatan lingkungan hidup dan kehutanan di Provinsi Bengkulu,” imbuh Safnizar.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!