11.3 C
New York
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 6

Wakil Bupati Seluma Bantu Biaya Bayi Pengidap Tumor Ganas

Wakil Bupati Seluma
BANTUAN: Wakil Bupati Seluma, Gustianto, Kamis, 16 April 2026, menyerahkan langsung bantuan biaya pengobatan kepada seorang bayi pengidap tumor ganas di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

BencoolenTimes.com – Wakil Bupati Seluma, Gustianto menunjukan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang dalam kesusahan dan kondisi mengalami sakit.

Wakil Bupati Seluma, Gustianto, Kamis, 16 April 2026, menyerahkan langsung bantuan biaya pengobatan kepada seorang bayi pengidap tumor ganas di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

Untuk diketahui, warga Kabupaten Seluma, Laoren Dwi Aprianti yang baru berusia 1 tahun 9 bulan, anak dari pasangan Rianto (36) dan Desta (37), warga Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan mengalami sakit Tumor Ganas yang menyebabkan perutnya terus membesar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSMY Bengkulu, Laoren harus segera dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, agar kondisinya tidak semakin parah.

Menyikapi kondisi tersebut, Wabup Gustianto bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Seluma bergerak cepat dengan mendatangi langsung kediaman keluarga. ‘’Kita berikan bantuan biaya berobat, agar Laoren bisa segera mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan,’’ sampai Wabup Gustianto.

Kondisi Laoren saat ini cukup memprihatinkan, dimana tubuhnya terlihat kurus, sementara bagian perut mengalami pembesaran signifikan akibat penyakit yang dideritanya. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, biaya pengobatan menjadi beban berat bagi orang tuanya.

Wabup Gustianto mengakui bantuan yang diberikan belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan, namun diharapkan dapat meringankan beban keluarga. ‘’Bantuan ini mungkin belum mencukupi, tapi ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan,’’ sebut Wabup Gustianto.

Wabup Gustianto juga mengajak para dermawan untuk turut membantu biaya pengobatan yang dibutuhkan Laoren, agar bisa segera mendapatkan penanganan lanjutan.

‘’Bagi masyarakat yang ingin membantu, bisa langsung menghubungi pemerintah desa atau datang ke rumah keluarga di Desa Talang Benuang. Bantuan masih sangat dibutuhkan,’’ imbau Wabup Gustianto.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Wabup Gustianto juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 10 warga lanjut usia (lansia) di desa yang sama.

Bantuan diserahkan bersama Ketua Baznas Seluma, Alfajri, sebagai bagian dari program kepedulian sosial pemerintah daerah. ‘’Kita juga berikan bantuan untuk lansia berupa paket sembako,’’ imbuh Wabup Gustianto.

Sementara itu, Kepala Desa Talang Benuang, Sarwan Efendi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Seluma, Baznas Kabupaten Seluma dan Wabup Gustianto kepada warganya.

‘’Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Wabup, Pemkab Seluma dan Baznas Kabupaten Seluma. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,’’ singkat Kades.(LRS)

Ketua DPRD Seluma Ikuti Retret di Akmil, Perkuat Peran Dukung Program Asta Cita

Ketua DPRD Seluma
RETRET: Ketua DPRD Seluma, April Yones, mengikuti retret nasional dalam rangka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) tahun 2026 di Akmil, Magelang.

BencoolenTimes.com – Ketua DPRD Seluma, April Yones, mengikuti retret nasional dalam rangka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) tahun 2026 yang diikuti pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia.

Ketua DPRD Seluma, April Yones ikuti kegiatan Retret yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan berlokasi di Akademi Militer (Akmil), Magelang sejak 15 hingga 19 April 2026 mendatang.

April Yones menyampaikan, keikutsertaannya dalam retret tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas serta peran pimpinan legislatif daerah, khususnya dalam menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan kebijakan nasional.

‘’Dalam retret ini, kami dibekali penguatan wawasan kebangsaan serta pemahaman terhadap arah kebijakan nasional, sehingga selaras dalam pelaksanaan tugas DPRD di daerah,’’ sampai Politisi PPP tersebut.

April Yones menjelaskan, retret KPPD dirancang untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, serta integritas pimpinan DPRD di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan pembangunan saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi nasional dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

‘’Kegiatan ini sangat penting sebagai wadah konsolidasi nasional, sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan,’’ jelas April Yones.

Dalam retret tersebut, lanjut April Yones, peserta menerima berbagai materi strategis, di antaranya penguatan nilai-nilai kebangsaan, analisis lingkungan strategis, kewaspadaan nasional, serta peneguhan jati diri bangsa. Peserta juga dibekali pemahaman terkait program Asta Cita, visi dan misi Presiden, serta program prioritas nasional.

‘’Kami juga mendapatkan penguatan pemahaman tentang Pancasila dan UUD 1945, serta bagaimana peran DPRD dalam mendukung program prioritas pemerintah,’’ lanjut April Yones.

Mengusung tema ‘Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045’, retret ini diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memastikan implementasi agenda pembangunan nasional berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

April Yones menegaskan, DPRD Seluma berkomitmen untuk terus mengoptimalkan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan guna mendukung kebijakan nasional di daerah, termasuk salah satunya Program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto. ‘’Kami berkomitmen menjalankan fungsi DPRD secara maksimal untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,’’ imbuh April Yones.(LRS)

Rekanan Pembangunan Gedung KMP, Diduga Mencuri Daya Listrik

Rekanan Pembangunan Gedung KMP
MENCURI: Rekanan Pembangunan Gedung KMP di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan diduga melakukan hal yang tidak pantas dengan mencuri Daya Listrik.

BencoolenTimes.com – Rekanan Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan diduga melakukan hal yang tidak pantas, serta berbahaya dan mengarah pada tindak pidana.

Rekanan Pembangunan Gedung KMP di Desa Talang Sebaris, diduga melakukan aksi mencuri Daya Listrik untuk pengelasan dalam proses pembangunan gedung yang dilakukan.

Aktivitas pengelasan rangka baja yang di lakukan oleh CV. Ba tersebut diduga melalukan pencurian daya atau arus listrik dengan cara mengambil energi listrik tanpa membayar ataupun tanpa izin.

‘’Kami kaget melihat ada kabel-kabel yang menjuntai dari aliran listrik menuju KWH Meteran Bumdes ini. Setelah di telusuri pengelasan yang tengah dilakukan mengambil energi listrik dari jaringan langsung,’’ ungkap warga di lokasi yang enggan namanya ditulis.

Data berhasil dihimpun wartawan dan keterangan narasumber ini, menyebutkan jika aktivitas pengelasan rangka baja yang tengah di lakukan oleh CV. Ba dengan sengaja melakukan dugaan pencurian listrik dan tindakan tersebut illegal.

Yaitu dengan cara mengambil daya atau aliran energi listrik tanpa membayar dari jaringan energi listrik yang menuju ke meteran Bumdes milik desa Talang Sebaris. Sehingga aktivitas seperti merugikan PT PLN dan berisiko tinggi yang bisa menyebabkan kebakaran akibat arus berlebih.

‘’Seharusnya rekanan pembangunan KMP ini memiliki genset untuk pengelasan. Mengingat pengelasan yang dilakukan cukup banyak dan membutuhkan banyak energi,’’ sebut narasumber ini.

Diungkapkan narasumber, jika aktivitas seperti ini kuat dugaan telah terjadi jauh sebelum diketahui pada Kamis, 16 April 2026. Karena pasokan listrik yang melintasi jaringan ini kerap turun naik atau tegangan rendah.

Selain itu, aktivitas tersebut juga sudah dilaporkan ke PLN untuk mencari tahu penyebab aliran listrik kerap padam ini. ‘’Kami mengetahui jika ada gangguan jaringan dan ternyata kuat dugaan ini juga penyebab seringnya tegangan rendah,’’ ungkap sumber tersebut.

Sampainya lagi, sejauh ini belum ada konfirmasi lebih lanjut dari kontraktor pembangunan KMP di Desa Talang Sebaris tersebut. Karena beberapa pekerja enggan berkomentar dan lebih memilih untuk bungkam atau tidak menjawab.

Meskipun begitu, aktivitas pekerjaan pengelasan tetap saja dilakukan tanpa menghiraukan dugaan pelanggaran pengambilan energi listrik tersebut.

‘’Setidaknya rekanan atau kontraktor ini bermodal sedikitlah untuk membeli genset sebagai aset dalam menunjang kinerja bukan mengambil energi listrik tanpa bayar,’’ imbuh sumber tersebut.

Terpisah, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tais, Didin Putri Madina saat di konfirmasi menegaskan, tidak dibenarkan siapapun melakukan pengambilan energi listrik dari jaringan langsung, melainkan harus melalui dan memakai KWH meteran. Terkecuali pamit ke PLN untuk melakukan hal tersebut.

‘’Sejauh ini apa yang sudah dilakukan tidak di benarkan dan sangat membahayakan. Terburuknya bisa mengalami konsleting listrik terbakar,’’ sampai Putri singkat.(LRS)

Sekda Bengkulu Sampaikan Maaf dan Pastikan Layanan Cuci Darah RSUD M Yunus Normal

Sekda Bengkulu Sampaikan
Gambar: Sekda Herwan Antoni didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD dr. M Yunus

BencoolenTimes.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya layanan pasien hemodialisis atau cuci darah akibat habisnya stok Bahan Medis Habis Pakai (BMHP).

Pernyataan itu disampaikan Herwan Antoni didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD dr. M Yunus, Kamis, 16 April 2026 sekaligus memastikan pelayanan kembali normal.

”Kami sudah melihat langsung dan menerima keluhan dari masyarakat. Kami mewakili Gubernur menyampaikan permohonan maaf atas kendala ini,” ujar Herwan.

Ia memastikan pelayanan pasien hemodialisis segera dimulai kembali pada hari yang sama. Sebagai bentuk perhatian kepada pasien dan keluarga yang menunggu, pemerintah juga menyiapkan konsumsi berupa nasi kotak.

”Kami menyiapkan nasi kotak untuk makan siang, seiring pelayanan yang kembali dimulai,” tambahnya.

Herwan menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen agar pelayanan kesehatan di RSUD dr. M. Yunus kembali normal dan seluruh pasien yang sempat tertunda dapat terlayani hingga tuntas.

”Kami pastikan pelayanan kembali normal. Petugas juga diminta siaga untuk memberikan pelayanan hingga seluruh pasien terlayani, meskipun sampai malam hari,” tegasnya.

Menurutnya, pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi prioritas utama, sejalan dengan semangat pelayanan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan slogan “Bantu Rakyat.”

”Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihak RSUD dr. M. Yunus juga berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan jika masih terdapat kekurangan,” katanya.

Selain memastikan pelayanan di RSUD dr. M. Yunus kembali berjalan, Herwan juga mendorong optimalisasi layanan hemodialisis di rumah sakit daerah kabupaten/kota. Langkah ini dinilai penting agar pasien dari daerah tidak perlu datang ke Kota Bengkulu untuk menjalani cuci darah.

Direktur RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan, menyampaikan pihak rumah sakit terus berupaya melakukan perbaikan layanan serta memastikan ketersediaan BMHP agar kejadian serupa tidak terulang.

”Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Evaluasi akan terus dilakukan agar kendala serupa tidak terjadi kembali,” sampai Hery. (JUL/RMC)

Gerak Cepat, RSUD M. Yunus Jemput BMHP Hemodialisis

Gerak Cepat RSUD
PENJEMPUTAN: Gerak cepat, RSUD M. Yunus Bengkulu, melakukan penjemputan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk pelayanan Pasien Hemodialisis, Kamis, 16 April 2026.

BencoolenTimes.com – Gerak cepat, RSUD M. Yunus Bengkulu, melakukan penjemputan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk pelayanan Pasien Hemodialisis, Kamis, 16 April 2026.

Gerak cepat, RSUD M. Yunus Bengkulu menjemput BMHP Pasien Hemodialisis yang sebelumnya sempat tertunda akibat keterlambatan pengiriman oleh pihak ekspedisi.

Diketahui, keterlambatan BMHP Pasien Hemodialisis tersebut, sempat menyebabkan pelayanan pasien cuci darah mengalami penundaan. Hingga pukul 12.00 WIB siang, Kamis, 16 April 2026, pihak rumah sakit terus berupaya menghubungi pihak ekspedisi, namun belum memperoleh respons.

Hanya saja, setelah dilakukan pengecekan melalui sistem pelacakan global (GPS), posisi BMHP diketahui berada di wilayah Seluma. Sehingga pihak Direksi RSUD dr. M. Yunus langsung mengambil langkah cepat dengan menjemput BMHP menggunakan ambulans rumah sakit.

Direktur RSUD M. Yunus, Hery Kurniawan, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk respons cepat manajemen rumah sakit untuk memastikan kebutuhan pelayanan hemodialisis tetap terpenuhi.

‘’Karena proses pengiriman mengalami kendala dan belum ada respons dari pihak ekspedisi, kami berinisiatif menjemput langsung BMHP tersebut menggunakan ambulans rumah sakit,’’ sampai Hery.

Langkah gerak cepat yang dilakukan pihak RSUD M. Yunus tersebut, tidak lain untuk memastikan pelayanan Pasien Hemodialisis atau Cuci Darah dapat segera kembali berjalan normal pada hari yang sama.

Untuk diketahui, Hemodialisis atau Hemodialisa adalah prosedur medis untuk membersihkan darah dari limbah, kelebihan cairan, dan zat berbahaya ketika ginjal tidak dapat melakukannya dengan baik.

Proses hemodialisa membantu mengontrol tekanan darah dan menyeimbangkan mineral penting, seperti kalium, natrium dan kalsium dalam darah. Proses ini dilakukan dengan menggunakan mesin hemodialisis, yang bekerja menyaring darah di luar tubuh dan kemudian mengembalikannya ke dalam tubuh.

Hemodialisa atau hemodialisis adalah terapi yang digunakan untuk membersihkan darah di luar tubuh. Terapi ini biasanya dibutuhkan oleh pasien dengan gagal ginjal atau penyakit ginjal kronis, yang ginjalnya sudah tidak dapat berfungsi dengan baik

Pada tubuh manusia, ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah dan mengeluarkan limbah serta kelebihan cairan. Selain itu, ginjal juga memproduksi zat-zat yang penting untuk menjaga keseimbangan tubuh agar tetap sehat.

Namun, pada penderita gagal ginjal atau penyakit ginjal kronis, ginjal tidak dapat melakukan fungsi ini dengan optimal. Akibatnya, tubuh membutuhkan bantuan alat medis untuk melakukan proses cuci darah, yang dikenal dengan istilah hemodialisa.

Dengan kata lain, hemodialisa menggantikan peran ginjal yang sudah tidak mampu bekerja secara efektif lagi.(OIL/RMC)

Ketua DPD RI Sultan Dianugerahi KWP Award 2026

Kembali Terima KWP Award
Gambar: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin dianugerahi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Award 2026

BencoolenTimes.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin kembali dianugerahi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Award 2026 kategori Pimpinan Parlemen Penggagas Demokrasi Hijau (green Democracy).

Sultan mengatakan, KWP Award tahun 2026 memiliki makna penting bagi kolaborasi lembaga Parlemen bersama rekan-rekan Pers sebagai pilar utama demokrasi.

”Kami harus menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan KWP sebagai sahabat seperjuangan. Awarding KWP menjadi pertanda baik bahwa demokrasi Indonesia sedang tumbuh dan bersemi,” ujar Mantan wakil Gubernur Bengkulu usai menerima KWP Award 2026, Kamis, 16 April 2026.

Oleh Karena itu, lanjut Sultan, lembaga Parlemen dan wartawan harus terus bergandengan tangan berkolaborasi mengawal jalannya demokrasi guna mencapai tujuan-tujuan kita bernegara.

”Kami mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kesediaan rekan-rekan wartawan Parlemen yang selama ini mengawal, merekam dan menyebarluaskan kerja-kerja anggota Parlemen khususnya di lembaga DPD RI,” ungkapnya.

Dengan award yang bergengsi dan syarat makna ini, kata Sultan, kami akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dan dukungan moral yang diberikan rekan-rekan KWP dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional.

”Kami harap KWP menjadi pioneer institusi pers dalam mengawal jalannya demokrasi konstitusional Indonesia dengan konsisten menjaga marwah journalistic di tengah distrupsi informasi digital,” harapnya.

”Tanpa rekan-rekan wartawan yang profesional demokrasi pasti gaduh dan lumpuh. Tanpa pengawasan lembaga Parlemen yang proporsional, demokrasi menjadi buta,” tutup Sultan. (JUL/RLS)

Kekompakan Keluarga Besar IKJPP Menjadi Kekuatan Utama Organisasi

Kekompakan Keluarga Besar
IKJPP: Kekuatan Keluarga Besar IKJPP Provinsi Bengkulu yang menjadi kekuatan utama organisasi ini, diungkapkan Wakil Ketua IKJPP, Herimanto dalam sambutannya yang mewakili Ketua IKJPP, M. Soleh dalam kegiatan Halabihalal yang digelar, Kamis Siang, 16 April 2026.

BencoolenTimes.com – Kekompakan Keluarga Besar Ikatan Keluargo Jang Pat Petulai (IKJPP) Provinsi Bengkulu menjadi salah satu kekuatan utama organisasi.

Kekuatan Keluarga Besar IKJPP Provinsi Bengkulu yang menjadi kekuatan utama organisasi ini, diungkapkan Wakil Ketua IKJPP, Herimanto dalam sambutannya yang mewakili Ketua IKJPP, M. Soleh dalam kegiatan Halabihalal yang digelar, Kamis Siang, 16 April 2026.

Kegiatan Halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriyah ini dipusatkan di Gedung Balai Adat IKJPP Provinsi Bengkulu, Kelurahan Bentiring Permai/Simpang Lupis, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Mian, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh, hingga Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto.

‘’Kekompakan keluarga besar IKJPP menjadi kekuatan utama organisasi dan semangat gotong royong yang terus dijaga menjadi contoh positif dalam mendukung pembangunan daerah,’’ sampai Herimanto.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni juga menyampaikan hal yang hampir senada. ‘’Pak Gubernur menitipkan salam kepada seluruh Keluarga Besar Rejang, sekaligus mengapresiasi kekompakan IKJPP,’’ sampai Herwan Antoni.

Herwan Antoni menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal ini harus menjadi titik penguatan kebersamaan, sekaligus mendorong peran aktif IKJPP dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pelestarian budaya.

Diungkapkannya juga, bahwa selama hampir 58 tahun, posisi Sekda Provinsi Bengkulu, belum pernah diisi oleh putra daerah Rejang, hingga akhirnya dirinya dilantik pada 26 Februari lalu. ‘’Ini bentuk komitmen Pak Gubernur dalam memberikan ruang bagi putra daerah, termasuk dari kalangan Rejang,’’ sebut Herwan Antoni.

Dengan banyaknya tokoh IKJPP yang kini berada di lingkaran pemerintahan provinsi, diharapkan organisasi bisa memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga budaya, tetapi juga dalam mendorong arah kebijakan pembangunan di Provinsi Bengkulu.(OIL)

Senator Destita Soroti Data Bansos Tak Sinkron dengan Pengajuan Penerima

Senator Destita Soroti
Gambar: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III DPD RI bersama Kementerian Sosial RI

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyoroti persoalan ketidaksinkronan data bantuan sosial (Bansos) yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Destita dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III DPD RI bersama Kementerian Sosial RI yang menghadirkan Agus Zainal Arifin, Selasa, 14 April 2026.

Destita mengungkapkan, banyaknya keluhan dari kepala desa terkait perbedaan data antara usulan dari desa dengan data penerima bansos yang ditetapkan pemerintah pusat.

”Yang kami temui di lapangan, banyak kepala desa mengeluhkan data yang diajukan tidak sama dengan yang menerima bantuan. Akibatnya, masyarakat mempertanyakan dan bahkan memprotes pemerintah desa,” ungkap Destita.

Menurut Destita, kondisi ini menunjukkan masih adanya celah dalam proses pemutakhiran dan integrasi data sosial ekonomi nasional. Padahal, pemerintah desa merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat di wilayahnya.

Selain menyoroti akurasi data, Destita juga menyinggung persoalan reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinilai masih membutuhkan waktu. Ia mempertanyakan kejelasan durasi proses reaktivasi, mengingat masyarakat seringkali membutuhkan layanan kesehatan secara cepat.

”Ketika masyarakat sakit, mereka butuh layanan segera. Namun jika status kepesertaan tidak aktif, proses administrasi yang panjang justru menjadi hambatan,” tegasnya.

Meski demikian, Destita memberikan apresiasi terhadap upaya Kementerian Sosial dalam menghadirkan layanan digital seperti call center, WhatsApp pengaduan, serta aplikasi cek bansos. Ia menilai inovasi tersebut perlu terus disosialisasikan secara masif agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Dalam kesempatan itu, Destita juga menyampaikan aspirasi dari Kabupaten Mukomuko terkait kesiapan pembangunan sekolah rakyat. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan mempercepat realisasi program tersebut.

RDP ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sistem data bansos agar lebih akurat dan tepat sasaran. Dengan perbaikan sistem yang berkelanjutan, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang berhak justru terlewat, maupun sebaliknya, penerima yang tidak tepat sasaran. (JUL/RLS)

Senator Destita Ingatkan Aspirasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Mukomuko

Senator Destita Ingatkan
Gambar: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III DPD RI bersama Kementerian Sosial RI

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., turut menyampaikan aspirasi penting dari Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terkait rencana pembangunan sekolah rakyat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite III DPD RI bersama Kementerian Sosial RI, Selasa, 14 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Destita menegaskan, Kabupaten Mukomuko telah menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan sekolah rakyat. Bahkan, pemerintah daerah setempat disebut telah melakukan audiensi dengan Kementerian Sosial guna membahas rencana tersebut.

”Ada titipan dari Kabupaten Mukomuko, mereka siap untuk pembangunan sekolah rakyat dan sudah berkoordinasi dengan Kemensos. Kami berharap ini bisa diprioritaskan dan dipercepat,” ujar Destita.

Aspirasi ini disampaikan di hadapan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Agus Zainal Arifin, sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di daerah.

Selain menyampaikan usulan pembangunan sekolah rakyat, Destita juga menyinggung pentingnya sinergi lintas kementerian dalam merealisasikan program tersebut, termasuk dengan Kementerian Pekerjaan Umum yang berperan dalam pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, kehadiran sekolah rakyat di daerah seperti Mukomuko akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

RDP ini tidak hanya membahas isu pendidikan, tetapi juga menjadi forum strategis dalam mengevaluasi berbagai program kesejahteraan sosial agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya dorongan dari DPD RI, diharapkan rencana pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Mukomuko dapat segera direalisasikan dan menjadi solusi konkret dalam pemerataan pendidikan di Indonesia.

Sebelumnya Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, telah menerima audiensi Bupati Mukomuko, Choirul Huda, pada Selasa (3/3/2026) di Kantor Kementerian Sosial. Dalam kesempatan itu, Wamensos menegaskan komitmen pemerintah agar Mukomuko dapat masuk dalam tahap pembangunan tahun ini sehingga operasional sekolah dapat dimulai pada tahun berikutnya.

Ia menjelaskan, pembangunan tahap awal diprioritaskan bagi daerah yang telah memiliki rintisan. Namun secara nasional, pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Program ini merupakan bagian dari kebijakan yang sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam upaya mempercepat penuntasan kemiskinan.

Menurut Agus Jabo, berdasarkan data tunggal sosial ekonomi, masih terdapat banyak anak yang belum mengakses pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dinilai sebagai kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko pun menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung program tersebut, termasuk dengan menyiapkan lahan pembangunan. Selain isu pendidikan, dalam audiensi juga dibahas kesiapsiagaan bencana, mengingat wilayah Mukomuko tergolong rawan terhadap tsunami, banjir, longsor, dan kekeringan. (JUL/RLS)

Prestasi Bidang Humas Polda Bengkulu, Raih Dua Penghargaan

BencoolenTimes.com – Prestasi Bidang Humas, Polda Bengkulu, meraih dua penghargaan tingkat nasional yang diterima dalam kegiatan  Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Humas Polri 2026.

Prestasi Bidang Humas, Polda Bengkulu, terima dua penghargaan dalam Rakernis Divisi Humas Polri 2026 yang digelar pada 13 hingga 15 April 2026 di Hotel Grandhika.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Keaktifan Cipta Trending Topik (Zona C) dan Keaktifan Pengiriman Berita SPIT-MEDIAHUB (Zona C).

Keduanya merupakan indikator penting dalam menilai kinerja kehumasan di lingkungan Polri, khususnya dalam pengelolaan informasi publik dan kecepatan distribusi berita.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir kepada Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Ichsan Nur yang hadir bersama Ipda Javier Rafi Hansuci sebagai perwakilan.

Momen ini menjadi bukti nyata komitmen Bidhumas Polda Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Dalam Rakernis tersebut, diikuti oleh seluruh jajaran Humas Polri dari tingkat Mabes hingga Polda, termasuk para Karo Divisi Humas serta Kabid Humas Polda se-Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan koordinasi, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja terbaik di bidang kehumasan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh dan kerja sama solid seluruh personel Humas, termasuk peran aktif Humas Polres jajaran di wilayah Bengkulu.

”Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif. Dukungan dan keaktifan personel Humas Polres jajaran sangat berkontribusi dalam menciptakan trending topik serta pengiriman berita yang konsisten melalui SPIT-MEDIAHUB,” sampai Kabid Humas.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!