24.2 C
New York
Friday, April 17, 2026

Buy now

spot_img

Rekanan Pembangunan Gedung KMP, Diduga Mencuri Daya Listrik

BencoolenTimes.com – Rekanan Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan diduga melakukan hal yang tidak pantas, serta berbahaya dan mengarah pada tindak pidana.

Rekanan Pembangunan Gedung KMP di Desa Talang Sebaris, diduga melakukan aksi mencuri Daya Listrik untuk pengelasan dalam proses pembangunan gedung yang dilakukan.

Aktivitas pengelasan rangka baja yang di lakukan oleh CV. Ba tersebut diduga melalukan pencurian daya atau arus listrik dengan cara mengambil energi listrik tanpa membayar ataupun tanpa izin.

‘’Kami kaget melihat ada kabel-kabel yang menjuntai dari aliran listrik menuju KWH Meteran Bumdes ini. Setelah di telusuri pengelasan yang tengah dilakukan mengambil energi listrik dari jaringan langsung,’’ ungkap warga di lokasi yang enggan namanya ditulis.

Baca Juga  Asah Jiwa Wirausaha Anak Sejak Dini

Data berhasil dihimpun wartawan dan keterangan narasumber ini, menyebutkan jika aktivitas pengelasan rangka baja yang tengah di lakukan oleh CV. Ba dengan sengaja melakukan dugaan pencurian listrik dan tindakan tersebut illegal.

Yaitu dengan cara mengambil daya atau aliran energi listrik tanpa membayar dari jaringan energi listrik yang menuju ke meteran Bumdes milik desa Talang Sebaris. Sehingga aktivitas seperti merugikan PT PLN dan berisiko tinggi yang bisa menyebabkan kebakaran akibat arus berlebih.

‘’Seharusnya rekanan pembangunan KMP ini memiliki genset untuk pengelasan. Mengingat pengelasan yang dilakukan cukup banyak dan membutuhkan banyak energi,’’ sebut narasumber ini.

Baca Juga  Beberapa Kabupaten Banjir, Bagaimana Kota Bengkulu?

Diungkapkan narasumber, jika aktivitas seperti ini kuat dugaan telah terjadi jauh sebelum diketahui pada Kamis, 16 April 2026. Karena pasokan listrik yang melintasi jaringan ini kerap turun naik atau tegangan rendah.

Selain itu, aktivitas tersebut juga sudah dilaporkan ke PLN untuk mencari tahu penyebab aliran listrik kerap padam ini. ‘’Kami mengetahui jika ada gangguan jaringan dan ternyata kuat dugaan ini juga penyebab seringnya tegangan rendah,’’ ungkap sumber tersebut.

Sampainya lagi, sejauh ini belum ada konfirmasi lebih lanjut dari kontraktor pembangunan KMP di Desa Talang Sebaris tersebut. Karena beberapa pekerja enggan berkomentar dan lebih memilih untuk bungkam atau tidak menjawab.

Baca Juga  Bahan Minyak Goreng Disuling, PT. OSL Klaim Meminimalisir Polusi

Meskipun begitu, aktivitas pekerjaan pengelasan tetap saja dilakukan tanpa menghiraukan dugaan pelanggaran pengambilan energi listrik tersebut.

‘’Setidaknya rekanan atau kontraktor ini bermodal sedikitlah untuk membeli genset sebagai aset dalam menunjang kinerja bukan mengambil energi listrik tanpa bayar,’’ imbuh sumber tersebut.

Terpisah, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tais, Didin Putri Madina saat di konfirmasi menegaskan, tidak dibenarkan siapapun melakukan pengambilan energi listrik dari jaringan langsung, melainkan harus melalui dan memakai KWH meteran. Terkecuali pamit ke PLN untuk melakukan hal tersebut.

‘’Sejauh ini apa yang sudah dilakukan tidak di benarkan dan sangat membahayakan. Terburuknya bisa mengalami konsleting listrik terbakar,’’ sampai Putri singkat.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!