12.4 C
New York
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 5

TNI Latihan Gabungan Kesiapan Hadapi Bencana Megathrust

TNI Latihan Gabungan
Gambar: Geladi Posko Latihan Kesiapsiagaan Operasional yang dipusatkan di wilayah pesisir Pantai MD Land, Kota Bengkulu

BenccolenTimes.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya ancaman gempa bumi megathrust.

Hal ini ditegaskan melalui rangkaian Geladi Posko Latihan Kesiapsiagaan Operasional yang dipusatkan di wilayah pesisir Pantai MD Land, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, yang bertindak sebagai Panglima Komando Gabungan Terpadu (Pangkogabpat).

Dalam arahannya, Letjen Kunto menekankan pentingnya mentalitas siaga bagi seluruh unsur pertahanan dan masyarakat.

”Lebih baik kita siap meskipun tidak ada bencana, daripada kita tidak siap saat bencana benar-benar terjadi. Apel ini bukan berarti kita menginginkan bencana, melainkan upaya menyiagakan semua unsur dalam penanganannya,” ujar Letjen Kunto.

Sementara itu, Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan simulasi komprehensif penanganan dampak gempa bumi dan tsunami di wilayah Bengkulu.

Senada dengan itu, Dandim 0407/Kota Bengkulu, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, yang bertindak sebagai Komandan Apel, menyebutkan bahwa simulasi ini sengaja melibatkan unsur pelajar dan masyarakat sipil.

”Kami libatkan pelajar dan masyarakat agar mereka memiliki edukasi dan kesigapan mandiri. Kita semua berharap Bengkulu tetap aman, tapi kewajiban kami adalah bersiap untuk kemungkinan terburuk,” kata Kolonel Condro.

Latihan skala besar ini melibatkan gabungan personel dari berbagai satuan, di antaranya Kodam I/Bukit Barisan, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kodam XXI/Radin Inten, Koarmada II/Padang, serta Koopsud I. Turut hadir jajaran Lanal, Lanud, Pemerintah Provinsi, Walikota yang diwakili Asisten I Pemkot Bengkulu Alex Periansyah, BPBD, BMKG, hingga Kantor SAR (Basarnas).

Fokus utama latihan diarahkan pada penguatan koordinasi antara komandan dan staf dalam merencanakan operasi bantuan, penanganan pengungsi, hingga distribusi bantuan kemanusiaan agar berjalan cepat dan tepat sasaran.

Melalui latihan ini, TNI berharap tercipta sinergi yang solid antara militer, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan risiko serta dampak bencana dapat diminimalisir demi keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah. (JUL/RMC)

Walikota Dedy Wahyudi Minta Pelayanan Puskesmas Ramah, Persilakan Warga Laporkan Nakes “Cemberut”

Walikota Dedy Wahyudi
Gambar: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri peluncuran aplikasi BerubekDok di UPTD Puskesmas Sukamerindu

BencoolenTimes.com — Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya pelayanan ramah di puskesmas saat menghadiri peluncuran aplikasi BerubekDok di UPTD Puskesmas Sukamerindu, Jumat, 17 April 2026.

Dedy mengaku tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama tersebut.

”Saya tidak mau dengar ada masyarakat melaporkan buruknya pelayanan di puskesmas. Yang terpenting itu adalah pelayanan,” ujar Dedy dalam sambutannya.

Ia meminta tenaga kesehatan (nakes) menanamkan sikap empati dengan menganggap setiap pasien sebagai keluarga sendiri.

Dedy bahkan mempersilakan masyarakat untuk melaporkan hingga memviralkan petugas yang bersikap tidak ramah terhadap pasien.

”Viralkan petugas yang merengut, laporkan ke saya. Misalnya bicaranya judes atau tidak melihat wajah pasien saat berbicara,” kata dia.

Menurut Dedy, sikap ramah seperti menyapa dan tersenyum dapat memberikan dampak positif bagi kondisi pasien, termasuk membantu memperbaiki suasana hati mereka.

”Pasien datang dalam kondisi sakit, minimal disambut dengan ramah. Itu saja kadang bisa membantu mereka merasa lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dedy juga mengapresiasi inovasi UPTD Puskesmas Sukamerindu yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam menghadirkan aplikasi BerubekDok.

Aplikasi tersebut dinilai dapat mempermudah masyarakat, khususnya lanjut usia (lansia), untuk mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.

Meski demikian, Dedy menekankan bahwa pelayanan tatap muka tetap menjadi hal utama dalam layanan kesehatan.

”Teknologi membantu, tetapi pelayanan langsung antara pasien dan tenaga kesehatan tetap yang paling penting,” kata dia.

Acara peluncuran turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Sukamerindu Fitri Melani, perwakilan UMB, serta masyarakat lansia dari Kecamatan Teluk Segara.

Pada kesempatan tersebut, Dedy juga mengimbau para lansia untuk rutin memeriksakan kesehatan, berolahraga, menjaga pola makan bergizi, serta disiplin mengonsumsi obat bagi yang sedang menjalani pengobatan.

Usai peluncuran, Dedy meninjau langsung pelayanan di puskesmas. Ia mengapresiasi keberadaan mesin antrean elektronik di Puskesmas Sukamerindu yang dinilai membantu meningkatkan ketertiban layanan.

Menurut dia, fasilitas tersebut menjadi yang pertama diterapkan di puskesmas di Kota Bengkulu. (JUL/RMC)

Walikota Bengkulu Turlap, Tegur Truk Overload Melintas di Jalan Permukiman

Walikota Bengkulu Turlap
Gambar: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Turlap, Tegur Truk Overload Melintas di Jalan Permukiman

BencoolenTimes.com — Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, turun ke lapangan (turlap) mengecek kondisi jalan rusak di kawasan permukiman yang kerap dilintasi truk bermuatan berat.

Dalam peninjauan tersebut, Dedy menemukan sebuah truk besar yang mengangkut muatan besi dengan perkiraan beban lebih dari 50 ton melintasi jalan lingkungan yang sempit dan berada di tengah permukiman warga.

Kondisi itu dinilai tidak sesuai dengan kapasitas jalan. Akibatnya, aspal di sejumlah titik terlihat rusak parah dan berlubang.

Saat berada di lokasi, Dedy sempat berdialog dengan warga setempat. Warga menyebut kawasan tersebut masih dianggap sebagai area sepi sehingga kendaraan berat bebas melintas.

Namun, Dedy menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan bagian dari wilayah kota yang seharusnya tidak dilalui kendaraan bertonase besar.

”Ini kan kota, bukan hutan. Lihat sendiri jalannya hancur. Siapa yang akan bertanggung jawab kalau sudah begini?” ujar Dedy, Jumat, 17 April 2026.

Ia menekankan pentingnya pengaturan ketat terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang masuk ke jalan permukiman. Menurutnya, diperlukan sistem distribusi barang yang lebih tertib untuk mencegah kerusakan infrastruktur.

Dedy mengusulkan agar muatan berat dibongkar di depo atau gudang di pinggir kota, kemudian didistribusikan menggunakan kendaraan yang lebih kecil.

”Sistem seperti ini sudah diterapkan di kota-kota besar seperti Jakarta. Seharusnya di Bengkulu juga bisa diterapkan agar jalan tidak cepat rusak,” katanya.

Peninjauan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah dapat memperketat pengawasan terhadap truk ODOL demi menjaga kondisi jalan dan kenyamanan lingkungan permukiman. (JUL/RMC)

Relaxology Bencoolen Mall Tampil Baru, Hadirkan Layanan Lebih Nyaman

Relaxology Bencoolen Mall
Gambar: Reopening Relaxology Bencoolen Mall

BencoolenTimes.com – Relaxology Bencoolen Mall Bengkulu resmi melakukan pembukaan kembali (reopening) dengan tampilan baru pada Jumat, 17 April 2026. Pembaruan ini menghadirkan suasana relaksasi yang lebih modern dan nyaman bagi pengunjung.

Reopening tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu Nurlia Dewi, Kadiv Marketing dan Event Bencoolen Mall Wiji Lestari, serta CM Bencoolen Mall Ekawati Sinaga.

CEO Relaxology, Ayuna, mengatakan bahwa renovasi yang dilakukan tidak hanya sebatas perubahan fisik, tetapi juga sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan.

”Reopening ini bukan hanya sekadar renovasi tempat, tetapi bentuk keseriusan kami dalam menjaga kepercayaan customer yang sudah bersama kami selama bertahun-tahun,” ujar Ayuna dalam keterangan resminya.

Menurut dia, pihaknya ingin menghadirkan suasana baru dengan pelayanan yang lebih baik serta pengalaman relaksasi yang lebih berkesan bagi masyarakat Bengkulu.

Renovasi tersebut menghadirkan konsep interior yang lebih segar dengan nuansa premium, fasilitas yang lebih lengkap, serta peningkatan kualitas layanan terapis.

Dengan perubahan ini, Relaxology berharap pelanggan dapat menikmati pengalaman relaksasi yang lebih maksimal, baik untuk menjaga kebugaran tubuh maupun kesehatan mental di tengah aktivitas sehari-hari.

Sejak berdiri pada 2019, Relaxology Bencoolen Mall Bengkulu terus berkembang menjadi salah satu destinasi wellness di Kota Bengkulu. Tempat ini menawarkan layanan dengan harga terjangkau serta kualitas yang terus ditingkatkan.

Ayuna menambahkan, pihaknya akan terus berinovasi agar Relaxology tetap menjadi pilihan masyarakat.

”Kami berkomitmen untuk terus bertumbuh, berinovasi, serta memberikan pelayanan terbaik dengan standar yang konsisten,” kata dia.

Melalui tampilan baru ini, Relaxology optimistis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesehatan serta kenyamanan pelanggan di Bengkulu.

Sementara itu, Ekawati Sinaga menyambut baik atas renovasi yang dihadirkan oleh pihak Relaxology. Ia berharap dengan tampilan baru ini akan menambah pengalaman baru bagi pelanggan Relaxology Bencoolen Mall. (JUL)

 

Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan dan MengEMASkan Indonesia

Pegadaian Sabet
Gambar: Ilustrasi Gedung Pegadaian Pusat

BencoolenTimes.com – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi di kancah global dengan meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026.

Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI) dalam acara yang diselenggarakan di Hong Kong, Selasa, 14 April 2026 lalu.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,49 triliun.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pegadaian dalam mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance ke dalam strategi pendanaan perusahaan, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan mendukung inklusi keuangan.

Penilaian dilakukan oleh tim juri independen berdasarkan aspek inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit, serta keberhasilan eksekusi di pasar modal.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berdampak sosial.

”Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia, yakni menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui solusi keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

”Melalui berbagai inovasi dan instrumen keuangan yang kami hadirkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus MengEMASkan Indonesia, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Novryandi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pegadaian dengan para mitra strategis. Dalam proses penerbitan instrumen ini, PT Pegadaian didukung oleh jajaran Joint Lead Underwriters (JLU), diantaranya PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas.

Melalui keberhasilan ini, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kepercayaan investor dan nasabah, sekaligus menjadi role model dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank di Asia Tenggara. (JUL/RLS)

Terungkap Penyebab Air Kolam Ikan Berubah Warna

Terungkap Penyebab Air Kolam
KOLAM: Terungkap, penyebab air kolam ikan di kawasan Jalan Air Perikan, Gang Cik Din, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam diduga akibat limbah drum bekas.

BencoolenTimes.com – Terungkap penyebab air kolam ikan di kawasan Jalan Air Perikan, Gang Cik Din, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang gegerkan jagat Media Sosial (Medsos) dan Kota Pagar Alam karena berubah warna.

Terungkap penyebab air kolam ikan warga di Kota Pagar Alam, Provinsi Sumsel, yang berubah warna secara mendadak setelah hujan deras yang mengguyur pada Kamis, 16 April 2026 di wilayah tersebut.

Dikutip dari Sripoku.com, berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Denny Agustian, perubahan warna air tersebut disebabkan oleh limbah dari drum bekas yang dicuci oleh salah satu warga sekitar kolam.

‘’Awalnya ada warga yang mencuci drum bekas menggunakan air. Ternyata di dalam drum tersebut terdapat cairan berwarna merah yang kemudian terbawa aliran air dan masuk ke kolam warga,’’ kata Denny.

Akibatnya, sedikitnya ada empat kolam ikan milik warga yang terdampak dan berubah warna secara mendadak menjadi Merah Pekat, sekaligus langsung membuat warga heboh.

Mengetahui hal tersebut, pihak warga yang bersangkutan langsung bertanggung jawab dengan menguras kolam yang terdampak menggunakan mesin. ‘’Kolam langsung dikuras dan yang bersangkutan siap bertanggungjawab jika ada kerugian yang dialami pemilik kolam,’’ jelas Denny.

Sebelumnya diberitakan, Air Kolam Ikan berubah warna mejadi Merah Pekat menyerupai warna Darah yang diketahui Kamis Sore, 16 April 2026, langsung menghebohkan jagat Media Sosial (Medsos), khususnya di wilayah Kota Pagar Alam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setidaknya terdapat empat kolam ikan milik warga yang mengalami perubahan warna drastis. Dimana Air yang sebelumnya jernih berubah menjadi merah pekat.

Kondisi tersebut cukup menimbulkan kekhawatiran sekaligus rasa penasaran di kalangan masyarakat, khusus wilayah Kota Pagar Alam, Provinsi Sumsel.

Dari keterangan warga setempat bernama Pendra, warga sangat terkejut saat pertama kali melihat Fenomena Perubahan Warna yang langka terjadi tersebut.

Hal ini juga menjadi magnet kuat yang memicu rasa penasaran ribuan netizen, khususnya warga Pagar Alam, hingga akhirnya warga yang dekat dengan lokasi langsung berbondong-bondong datang untuk melihat langsung fenomena langka tersebut.

Meski penyebab pastinya Fenomena langka tersebut dan belum teridentifikasi secara resmi oleh pihak berwenang, dugaan sementara mengarah pada faktor eksternal di hulu aliran air.

‘’Warga kami sangat heboh, karena habis hujan tadi, tiba-tiba air kolam berubah warna menjadi merah darah. Kabar ini langsung viral dan membuat ratusan orang datang ke sini karena panik sekaligus penasaran,’’ ungkap Pendra.

Senada dengan itu, Rio, warga lainnya yang berada di lokasi kolam, menyebutkan adanya spekulasi mengenai tumpahan bahan kimia di area hulu sungai.

‘’Infonya ada tumpahan cat dari salah satu rumah warga di bagian hulu aliran kolam, tapi informasinya belum jelas. Karena sudah terlanjur viral, kami datang ke sini untuk memastikan kebenarannya,’’ kata Rio menjelaskan.(OIL/NET)

Kejagung Bongkar Dugaan Suap Tambang Nikel, Ketua Ombudsman Tersangka

Kejagung Bongkar Dugaan Suap
UMUMKAN: Kejagung RI umumkan penetapan dan penahanan tersangka, terhadap Ketua Ombudsman inisial HS terkait dugaan suap.

BencoolenTimes.com – Kejagung bongkar dugaan suap Tambang Nikel yang diduga melibatkan oknum Ketua Ombudsman RI inisial HS dan pemilik perusahaan PT. TSHI inisial LD.

Kejagung bongkar dugaan suap senilai Rp 1,5 miliar dan mengejutkan publik dengan mengumumkan penetapan tersanka terhadap Ketua Ombudsman RI inisial HS pada Kamis, 16 April 2026.

Penetapan HS sebagai tersangka ini, ini dilakukan tim penyidik dari Kejagung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS), setelah mengantongi bukti yang dinilai cukup.

Direktur Penyidikan JAM PIDSUS, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa HS diduga menerima uang hingga Rp1,5 miliar dari pemilik PT TSHI berinisial LD. ‘’Penetapan tersangka dilakukan setelah serangkaian penyidikan dan penggeledahan,’’ sampai Syarief dalam releasenya, Kamis, 16 April 2026.

Setelah ditetapkan tersangka, HS langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan untuk kepentingan kelancaran proses penyidikan selanjutnya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari persoalan perhitungan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang menjerat PT. TSHI oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI.

Merasa keberatan, pihak perusahaan diduga mencari jalan pintas dengan menemui HS, yang saat itu masih menjabat sebagai Komisioner Ombudsman periode 2021–2026. HS kemudian diduga bersedia ‘membantu’ dengan skenario pemeriksaan yang seolah-olah berasal dari laporan masyarakat.

Dalam sejumlah pertemuan di kantor Ombudsman hingga Hotel Borobudur Jakarta, disepakati adanya imbalan Rp1,5 miliar agar ditemukan ‘Kesalahan Administrasi’ dalam kebijakan Kemenhut.

Tak berhenti di situ, HS diduga mengatur proses pemeriksaan agar hasilnya menguntungkan pihak perusahaan, bahkan sampai mengintervensi kebijakan kementerian.

Fakta lain yang terungkap, HS diduga memerintahkan anak buahnya untuk membocorkan draft Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada pihak perusahaan. Dengan tujuan memastikan hasil akhir pemeriksaan sesuai ‘harapan’ pihak pemberi suap.

Langkah ini diduga kuat menjadi bagian dari upaya mengarahkan keputusan agar PT TSHI dapat menghindari beban pembayaran kepada negara.

Atas perbuatannya, HS dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, termasuk Pasal 12 huruf a dan b terkait penerimaan suap oleh penyelenggara negara.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat tinggi lembaga pengawas pelayanan publik yang seharusnya menjaga integritas, justru diduga terlibat praktik korupsi.

Kini, publik menunggu langkah lanjutan Kejagung untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam skandal tambang nikel tersebut.(OIL)

Air Kolam Ikan Berubah Warna Gegerkan Pagar Alam

Air Kolam Ikan Berubah
BERUBAH: Air Kolam Ikan berubah warna menjadi Merah Pekat seperti Darah, setelah hujan deras mengguyur kawasan Jalan Air Perikan, Gang Cik Din, Kota Pagar Alam langsung menggegerkan warga.

BencoolenTimes.com – Air Kolam Ikan berubah warna menjadi Merah Pekat seperti Darah, setelah hujan deras mengguyur kawasan Jalan Air Perikan, Gang Cik Din, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Air Kolam Ikan berubah warna mejadi Merah Pekat menyerupai warna Darah yang diketahui Kamis Sore, 16 April 2026, langsung menghebohkan jagat Media Sosial (Medsos), khususnya di wilayah Kota Pagar Alam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setidaknya terdapat empat kolam ikan milik warga yang mengalami perubahan warna drastis. Dimana Air yang sebelumnya jernih berubah menjadi merah pekat.

Kondisi tersebut cukup menimbulkan kekhawatiran sekaligus rasa penasaran di kalangan masyarakat, khusus wilayah Kota Pagar Alam, Provinsi Sumsel.

Dikutip dari Sripoku.com, keterangan warga setempat bernama Pendra, warga sangat terkejut saat pertama kali melihat Fenomena Perubahan Warna yang langka terjadi tersebut.

Hal ini juga menjadi magnet kuat yang memicu rasa penasaran ribuan netizen, khususnya warga Pagar Alam, hingga akhirnya warga yang dekat dengan lokasi langsung berbondong-bondong datang untuk melihat langsung fenomena langka tersebut.

Meski penyebab pastinya Fenomena langka tersebut dan belum teridentifikasi secara resmi oleh pihak berwenang, dugaan sementara mengarah pada faktor eksternal di hulu aliran air.

‘’Warga kami sangat heboh, karena habis hujan tadi, tiba-tiba air kolam berubah warna menjadi merah darah. Kabar ini langsung viral dan membuat ratusan orang datang ke sini karena panik sekaligus penasaran,’’ ungkap Pendra.

Senada dengan itu, Rio, warga lainnya yang berada di lokasi kolam, menyebutkan adanya spekulasi mengenai tumpahan bahan kimia di area hulu sungai.

‘’Infonya ada tumpahan cat dari salah satu rumah warga di bagian hulu aliran kolam, tapi informasinya belum jelas. Karena sudah terlanjur viral, kami datang ke sini untuk memastikan kebenarannya,’’ kata Rio menjelaskan.

Hingga menjelang malam, warga diketahui masih memadati lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, mengenai apakah air tersebut mengandung zat berbahaya bagi ekosistem ikan di kolam tersebut atau tidak.(OIL/NET)

Wisata Tebing Suban Nyaris Makan Korban, Begini Kronologisnya

Wisata Tebing Suban
TENGGELAM: Naura Acrchila Putri (7) warga asal Desa Najungan, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terlihat sudah pulih setelah sempat tenggelam di kolam Wisata Tebing Suban.

BencoolenTimes.com – Wisata Tebing Suban di Kelurahan Talang Ulu, Kecamayan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis siang, 16 April 2026, nyaris memakan korban jiwa.

Wisata Tebing Suban yang menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah, Kamis siang sempat hebohkan pengunjung karena kejadian adanya anak tenggelam di Kolam Wisata di lokasi wisata tersebut.

Data terhimpun, korban bernama Naura Acrchila Putri (7) warga asal Desa Najungan, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berwisata di Destinasi Wisata Tebing Suban bersama orang tuanya.

Korban bersama keluarganya datang sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung berkeliling serta mandi di kolam Wisata Tebing Suban. Setelah selesai mandi, orang tua korban saat itu sedang mengantikan baju adik korban yang paling kecil.

Setelah selesai, orang tua korban menanyakan kepada keponakannya keberadaan korban. Keponakannya tersebut menjawab, korban masih dikolam dan setelah orang tua melakukan pengecekan, ternyata anak mereka sudah tenggelam.

Untung saja, ayah korban bergerak cepat dan langsung terjun ke dalam kolam untuk menyelamatkan anaknya. Selanjutnya terhadap korban langsung dilakukan penanganan pertama, kemudian korban dibawa ke Bidan yang berada masih di Kelurahan Talang Ulu.

Dijelaskan Kepala Seksi (Kasi) Humas, Polres Rejang Lebong, AKP M, Hasan Basri, diduga korban memang belum bisa berenang. Ditambah lagi kedalaman kolam mencapai 1,5 meter.

‘’Untuk saat ini, korban dinyatakan selamat dan sudah sadar atau mulai kembali pulih. Namun orang tuanya masih akan melakukan pengecekan kesehatan kembali, untuk memastikan kondisi kesehatan korban benar-benar pulih seperti semula,’’ ungkap Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, keterangan orang tua korban, jika memang hasil pemeriksaan nantinya korban dinyatakan benar-benar sudah sehat, mereka akan langsung pulang ke tempat asal mereka di Desa Nanjungan, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumsel.

‘’Menurut keterangan orang tua korban, bahwasanya pihak pengelola wisata bersedia bertangung jawab atas pengobatan korban. Apabila pengecekan korban dirumah sakit dinyatakan sehat, korban dan keluarganya akan langsung pulan ke tempat asal mereka,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

Wakil Bupati Seluma Bantu Biaya Bayi Pengidap Tumor Ganas

Wakil Bupati Seluma
BANTUAN: Wakil Bupati Seluma, Gustianto, Kamis, 16 April 2026, menyerahkan langsung bantuan biaya pengobatan kepada seorang bayi pengidap tumor ganas di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

BencoolenTimes.com – Wakil Bupati Seluma, Gustianto menunjukan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang dalam kesusahan dan kondisi mengalami sakit.

Wakil Bupati Seluma, Gustianto, Kamis, 16 April 2026, menyerahkan langsung bantuan biaya pengobatan kepada seorang bayi pengidap tumor ganas di Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

Untuk diketahui, warga Kabupaten Seluma, Laoren Dwi Aprianti yang baru berusia 1 tahun 9 bulan, anak dari pasangan Rianto (36) dan Desta (37), warga Desa Talang Benuang, Kecamatan Air Periukan mengalami sakit Tumor Ganas yang menyebabkan perutnya terus membesar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RSMY Bengkulu, Laoren harus segera dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, agar kondisinya tidak semakin parah.

Menyikapi kondisi tersebut, Wabup Gustianto bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Seluma bergerak cepat dengan mendatangi langsung kediaman keluarga. ‘’Kita berikan bantuan biaya berobat, agar Laoren bisa segera mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan,’’ sampai Wabup Gustianto.

Kondisi Laoren saat ini cukup memprihatinkan, dimana tubuhnya terlihat kurus, sementara bagian perut mengalami pembesaran signifikan akibat penyakit yang dideritanya. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, biaya pengobatan menjadi beban berat bagi orang tuanya.

Wabup Gustianto mengakui bantuan yang diberikan belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan, namun diharapkan dapat meringankan beban keluarga. ‘’Bantuan ini mungkin belum mencukupi, tapi ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan,’’ sebut Wabup Gustianto.

Wabup Gustianto juga mengajak para dermawan untuk turut membantu biaya pengobatan yang dibutuhkan Laoren, agar bisa segera mendapatkan penanganan lanjutan.

‘’Bagi masyarakat yang ingin membantu, bisa langsung menghubungi pemerintah desa atau datang ke rumah keluarga di Desa Talang Benuang. Bantuan masih sangat dibutuhkan,’’ imbau Wabup Gustianto.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Wabup Gustianto juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 10 warga lanjut usia (lansia) di desa yang sama.

Bantuan diserahkan bersama Ketua Baznas Seluma, Alfajri, sebagai bagian dari program kepedulian sosial pemerintah daerah. ‘’Kita juga berikan bantuan untuk lansia berupa paket sembako,’’ imbuh Wabup Gustianto.

Sementara itu, Kepala Desa Talang Benuang, Sarwan Efendi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Seluma, Baznas Kabupaten Seluma dan Wabup Gustianto kepada warganya.

‘’Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Wabup, Pemkab Seluma dan Baznas Kabupaten Seluma. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,’’ singkat Kades.(LRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!