12.4 C
New York
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 4

Ada Perubahan Kepemilikan, Manajer PT. MPM ‘Ngaku’ Tidak Tahu Soal Satu Triliun

Ada Perubahan Kepemilikan
KREDIT: Ada perubahan kepemilikan, Manajer PT. Mega Power Mandiri (MPM), Faisal ‘Ngaku’ tidak tahu soal adanya perjanjian kredit senilai Rp 1 Triliun.

BencoolenTimes.com – Ada perubahan kepemilikan, Manajer PT. Mega Power Mandiri (MPM), Faisal ‘Ngaku’ tidak tahu soal adanya perjanjian kredit senilai Rp 1 Triliun yang mulai menghebohkan Provinsi Bengkulu.

Ada perubahan kepemilikan, Manajer PT. MPM, Faisal menyebutkan bahwa perubahan kepemilikan perusahaan terjadi setelah adanya akuisisi pihak lain pada 5 Maret 2026.

Faisal menegaskan pihaknya tidak mengetahui secara pasti ihwal perjanjian kredit senilai Rp 1 triliun antara PT MPM dengan Bank Negara Indonesia (BNI) yang tertuang dalam Akta Nomor 19 tertanggal 11 Maret 2026. ‘’Hal ini tidak ada hubungan apa pun dengan PT MPM,’’ ujar Faisal kepada wartawan.

Faisal juga menyebut dirinya tidak mengetahui proses yang berkaitan dengan perjanjian kredit tersebut, lantaran PT MPM disebut telah mengalami perubahan kepemilikan setelah diakuisisi pihak lain pada 5 Maret 2026.

‘’Saya tidak tahu untuk proses tersebut, Pak. PT MPM ini baru berubah kepemilikan, jadi proses tersebut saya tidak tahu,’’ tegas Faisal.

Kondisi ini mulai menimbulkan tandatanya besar, pihak perusahaan malah seolah tidak tahu menahu adanya pengajuan kredit yang menyangkut nama perusahaan itu sendiri, sekaligus dengan nilai yang fantastis.

Menariknya lagi, perubahan kepemilikan perusahaan tersbut dikatakan terjadi hanya berselang beberapa hari sebelum akta perjanjian kredit diterbitkan pada 11 Maret 2026 lalu.

Dari informasi yang di gali, nilai jaminan yang dibebankan pada peringkat pertama mencapai Rp 434,8 miliar dari total pembiayaan Rp 1,1 triliun. Proses legalitas pembiayaan itu juga disebut melibatkan PPAT untuk penerbitan Sertifikat Hak Tanggungan.

Untuk diketahui juga, BNI merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola dana publik dan memiliki tanggung jawab besar dalam menyalurkan kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik.(OIL)

Polresta Bengkulu Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Karnaval Batik Besurek

Polresta Bengkulu
Gambar: Pemberitahuan rekayasa lalu lintas saat Karnaval Batik Besurek

BencoolenTimes.com.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu memberlakukan rekayasa arus lalu lintas pada Sabtu malam, 18 April 2026 dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Karnaval Batik Besurek.

Kebijakan ini diterapkan guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali serta memberikan kenyamanan bagi peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema pengalihan dan penutupan jalan di beberapa titik strategis. Di Simpang Skip menuju Jalan Suprapto, akan diberlakukan sistem buka-tutup. Saat akses menuju Jalan Suprapto ditutup, pengendara diarahkan untuk berbelok ke kanan menuju Jalan RRI atau ke kiri menuju Jalan Nusa Indah.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jalan Fatmawati dan Jalan Soekarno Hatta diperbolehkan langsung berbelok ke kiri menuju Jalan Suprapto. Adapun kendaraan dari arah Kampung Bali tidak diperkenankan masuk ke Jalan Suprapto dan dialihkan menuju Jalan Tengah Padang.

Penutupan total juga diberlakukan di sepanjang Jalan Suprapto hingga Jalan S. Parman. Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan tersebut akan steril dari kendaraan umum, termasuk larangan parkir baik roda dua maupun roda empat.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyediakan kantong parkir resmi bagi peserta karnaval di sepanjang Jalan KZ Abidin II serta di area depan Mega Mall Bengkulu.

Satlantas Polresta Bengkulu mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bengkulu agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan demi kemanusiaan,” ujar perwakilan Satlantas Polresta Bengkulu.

Masyarakat diharapkan dapat merencanakan rute perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas selama rangkaian kegiatan Karnaval Batik Besurek berlangsung. (JUL/RMC)

Pemprov Bengkulu Gelar Simulasi Hadapi Ancaman Gempa Megathrust

Pemprov Bengkulu Gelar
Gambar: Latihan kesiapsiagaan bencana megathrust

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami akibat ancaman megathrust. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan latihan kesiapsiagaan bencana yang melibatkan berbagai unsur lintas sektor.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, serta melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam peninjauan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Bencana Alam Megathrust Kogabwilhan I Tahun 2026.

Latihan dipimpin oleh Mohamad Naudi Nurdika selaku Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kebiasaan tanggap darurat serta menyatukan persepsi antarinstansi dan masyarakat.

”Melalui latihan ini, kita ingin membiasakan diri dan menyatukan cara pandang, sehingga ketika bencana terjadi, semua pihak sudah siap dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran bahwa bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga minimal mampu menyelamatkan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, Naudi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang menjadi salah satu tugas TNI dalam penanggulangan bencana serta upaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Sementara itu, Herwan Antoni menyampaikan bahwa latihan gabungan seperti ini telah lama diharapkan guna membangun tim yang solid, terutama dalam klaster penanganan bencana. Ia menegaskan bahwa wilayah Bengkulu termasuk daerah rawan terhadap gempa bumi dan tsunami.

”Secara konsep, kita sudah memiliki skema mulai dari simulasi hingga evakuasi korban. Namun, implementasi di lapangan melalui latihan seperti ini sangat penting agar kesiapan benar-benar teruji,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan meliputi simulasi pencarian korban tenggelam di pesisir Pantai MD Land, evakuasi korban, serta pendirian sejumlah posko bencana. Selain itu, juga disiapkan dapur umum dan penyaluran bantuan logistik bagi korban. Kegiatan dipusatkan di Lapangan STQ UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Sabtu, 18 April 2026. (JUL/RMC)

Kominfo Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Berpatisipasi Ajang Karnaval Batik Besurek

Kominfo Ajak Komunitas Drone
Gambar: Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu Nurlia Dewi

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi mengajak seluruh komunitas drone dan fotografi untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Karnaval Batik Besurek Internasional 2026.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu Nurlia Dewi menyampaikan ajakan ini secara langsung guna memastikan momen budaya tahunan tersebut terdokumentasi dengan apik dari berbagai sudut pandang kreatif.

”Saya mewakili Pemerintah Daerah Kota Bengkulu ingin mengajak seluruh komunitas drone dan komunitas fotografi untuk dapat menerbangkan drone-drone terbaik dan mengambil foto-foto terbaik pada saat acara Karnaval Batik Besurek Internasional,” ujar Nurlia.

Karnaval yang mengusung tema “Semarak Besurek Night Carnival” ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 18.30 WIB sampai dengan selesai. Start dari Jalan Soeprapto menuju Simpang Lima, dan berakhir di Belungguk Point.

Sebagai bentuk penghargaan atas karya-karya visual yang dihasilkan, Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan apresiasi khusus bagi para kreator.

”Untuk hasil karya-karya terbaik tersebut agar di-upload di media sosial dengan menandai (tag) Media Center Kota Bengkulu. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Bengkulu akan memberikan piagam penghargaan yang akan ditandatangani langsung oleh Bapak Walikota Bengkulu,” tambah Nurlia.

Karnaval tahun ini diprediksi akan berlangsung sangat meriah dengan berbagai rangkaian acara dengan melibatkan mahasiswa internasional, perwakilan 9 kabupaten, kategori sekolah, umum, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tema “Glow in the Dark”.

Selain itu, ada juga pertunjukan etnis (Barongsai, Reog, Tari Tor-Tor, Tari Minang, Bali, hingga Papua), Drumband lagu daerah, pesta kembang api, dan lukis mural spektakuler.

Di akhir pernyataannya, Kadis Kominfo juga mengajak seluruh warga Kota maupun Provinsi Bengkulu untuk hadir menyaksikan langsung kemeriahan ini.

”Mari kita sukseskan dan ramaikan Karnaval Batik sebagai bentuk kecintaan kita kepada budaya Kota Bengkulu,” pungkasnya. (JUL/RMC)

Destita Khairilisani Raih The Change Maker Awards 2026, Perjuangkan Kebijakan Kesehatan

Destita Khairilisani Raih
Gambar: Destita Khairilisani Raih The Change Maker Awards 2026

BencoolenTimes.com – Anggota DPD/MPR RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., meraih penghargaan “The Change Maker Awards 2026” dari Seven Media Asia. Penghargaan tersebut diserahkan di Hotel Platinum Jimbaran Beach, Bali, Jumat, 17 April 2026.

Destita menerima penghargaan pada kategori “The National Pioneer of Health-Centric Legislator” atas komitmennya mengawal kebijakan publik di bidang kesehatan, khususnya untuk masyarakat Bengkulu.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan kiprahnya dalam mendorong ketersediaan dan keterjangkauan obat hingga ke pelosok, serta advokasi pemerataan tenaga kesehatan. Ia juga aktif memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan distribusinya agar layanan kesehatan merata, terutama di wilayah terpencil.

Selain itu, Destita mendorong penguatan program kesehatan berbasis komunitas melalui edukasi preventif dan optimalisasi posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebagai legislator muda dan apoteker lulusan Universitas Indonesia, Destita dinilai menghadirkan kepemimpinan yang modern dan inklusif dalam menyerap aspirasi masyarakat, terutama dalam isu kesehatan.

Dalam sambutannya, Destita menyatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat atas amanah yang diembannya untuk masyarakat Bengkulu.

”Kesehatan adalah fondasi kesejahteraan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk tenaga medis dan masyarakat Bengkulu. Menjadi legislator berorientasi kesehatan bukan sekadar tugas, tetapi panggilan profesi saya sebagai apoteker,” ujarnya.

Ajang The Change Maker Awards merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemimpin dan figur publik di Asia yang dinilai mampu menghadirkan perubahan nyata dan inovatif bagi masyarakat.

Dalam kiprahnya, Destita juga konsisten mendorong kedaulatan farmasi nasional guna mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat. Ia turut menginisiasi peningkatan anggaran untuk standardisasi fasilitas kesehatan di desa, termasuk puskesmas dan balai kesehatan agar setara dengan wilayah perkotaan.

Di sisi lain, Destita aktif mengawal regulasi yang melindungi tenaga kesehatan, termasuk apoteker, sekaligus meningkatkan kompetensi mereka dalam pelayanan publik.

Tak hanya di sektor kesehatan, Destita juga memperjuangkan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Bengkulu, khususnya bagi perempuan dan pemuda melalui pengembangan industri kreatif dan pengolahan hasil alam.

Ia juga mendorong peningkatan konektivitas infrastruktur daerah guna memperlancar distribusi logistik dan membuka akses wilayah terisolasi.

Dengan latar belakang sebagai praktisi kesehatan dan legislator, Destita menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Bengkulu menjadi provinsi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. (JUL/RLS)

Emas 10 Gram Dirampas, IRT Menjadi Korban Curas

Emas 10 Gram Dirampas
LAPOR: Korban perampasan Gelang Emas 10 Gram saat melapor ke Polres Rejang Lebong.

BencoolenTimes.com – Emas 10 Gram dirampas, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Gustiti (43) warga Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, menjadi korban Pencurian Disertai Kekerasan (Curas).

Emas 10 Gram dirampas, IRT Kelurahan Talang Ulu bernama Gustiti, menjaddi korban Curas pada Jumat, 17 April 2026 yang brlokasi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau tepatnya dalam wilayah Kelurahan Talang Ulu.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri menjelaskan, kejadian nahas tersebut berawal saat korban pulang dari berbelanja ke pasar. Namun saat sampai di persimpangan gang rumahnya yang berada di jalur lintas Curup-Lubuklinggau, tiba-tiba datang dua pria menggunakan motor mendekati korban.

Saat itu, kedua pria yang tidak dikenal ini, langsung merampas Gelang seberat 10 Gram yang dipakai korban di tangan sebelah kiri. Setelah berhasil, kedua pelaku langsung tancap gas menuju arah Lubuklinggau.

‘’Korban saat kejadian sempat berusaha mengejar para pelaku, namun saat itu korban tergelincir ke pinggir jalan di lokasi kejadian,’’ ungkap Kasi Humas.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Kasi Humas, korban mengalami luka bengkak pada pelipis mata dan mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp 25 Juta.

‘’Pasca kejadian, korban langsung melapor ke pihak kepolisian dan anggota kita sudah turun ke lokasi kejadian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),’’ lanjut Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, pihaknya terus mengimbau kepada seluruh masyatakat untuk lebih waspada dan berhati-hari saat sedang berkendara, kapanpun dan dimanapun.

‘’Terutama untuk kaum perempuan, saat sedang beraktivitas diluar rumah untuk lebih waspada, serta diminimalisir menggunakan perhiasan yang cukup menonjol. Hal ini untuk mengurangi resiko menjadi korban tindak kejahatan,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

Yayasan Semarak Ajukan Permohonan Sertifikasi, Pemprov Bengkulu Mengkaji Ulang

Yayasan Semarak Ajukan
AUDIENSI: Yayasan Semarak ajukan permohonan sertifikasi dan kembali melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar bisa dibantu untuk difasilitasi penyelesaian prosesnya.

BencoolenTimes.com – Yayasan Semarak ajukan permohonan sertifikasi dua bidang lahan yang digunakan untuk Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Rejang Lebong.

Yayasan Semarak ajukan permohonan sertifikasi dan kembali melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar bisa dibantu untuk difasilitasi penyelesaian prosesnya.

Audiensi antara pengurus Yayasan Semarak dilakukan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni yang bertempat di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat, 17 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas permohonan Yayasan Semarak agar Pemprov Bengkulu dapat membantu proses sertifikasi aset tanah pada dua SD IT yang mereka kelola.

Selama ini, proses tersebut belum dapat dilanjutkan karena adanya surat dari Sekda sebelumnya yang menyatakan penundaan pengurusan sertifikat.

‘’Yayasan Semarak memiliki SD IT di Bengkulu Utara dan Rejang Lebong, serta satu SMK. Untuk dua SD IT ini, mereka ingin mengurus sertifikat, namun belum dapat diproses karena ada surat dari Sekda sebelumnya yang menyatakan penundaan dna mereka mengusulkan agar Pemprov dapat membantu proses penyelesaian aset tersebut,’’ ungkap Herwan Antoni.

Menurut Herwan Antoni, saat ini, Pemprov Bengkulu masih menelaah status kepemilikan lahan yang diusulkan. Peninjauan dilakukan mengingat adanya surat resmi sebelumnya yang meminta agar proses sertifikasi ditunda.

Menurut Herwan Antoni, pihaknya akan mengkaji ulang dokumen dan kronologi terkait, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan lahan tersebut dengan aset milik pemerintah daerah.

‘’Mereka meminta bantuan, tetapi kami perlu mempelajari terlebih dahulu status tanah tersebut, apakah ada kaitannya dengan aset Pemprov. Semua akan kami telaah secara menyeluruh,’’ jelas Herwan Antoni.

Lebih jauh Herwan Antoni memastikan, bahwa Pemprov akan melakukan pengecekan terhadap seluruh dokumen dan data aset guna memperoleh kesimpulan yang komprehensif.

‘’Kami akan mempelajari secara detail kronologinya, meminta dokumen pendukung, serta mencocokkannya dengan data aset Pemprov sebelum mengambil kesimpulan,’’ imbuh Herwan Antoni.

Sementara itu, pengurus Yayasan Semarak Bengkulu, Ridwan Nurazi, menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan koordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemprov Bengkulu, khususnya bagian pengelolaan aset. Namun hingga kini, persoalan tersebut belum menemukan titik terang.

‘’Pada prinsipnya kami terus berkoordinasi dengan pihak Pemprov, baik sebelumnya maupun saat ini, khususnya dengan bagian aset terkait persoalan ini,’’ sampai Ridwan Nurazi.(OIL)

Gugatan Mantan Karyawan Bank Pemerintah Ditolak

Gugatan Mantan Karyawan Bank
DITOLAK: Kuasa Hukum Bank Pemerintah selaku Tergugat dalam sidang PHI Bengkulu, Ana Tasia Pase membenarkan adanya putusan penolakan Mantan Karyawan klien mereka di PHI Bengkulu.

BencoolenTimes.com – Gugatan mantan Karyawan Bank Pemerintah yang diajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Bengkulu, akhirnya ditolak untuk seluruhnya.

Gugatan mantan Karyawan Bank Pemerintah yang diajukan ke PHI Bengkulu diketahui terkait kontrak mereka yang tidak di perpanjang pada September 2025 lalu.

Hasil pengecekan media ini pada website ecourt.mahkamahagung.go.id, Kamis 16 April 2026 disebutkan, Amar Putusan, mengadili dalam Eksepsi, menolak Eksepsi Tergugat (Karyawan Bank Pemerintah) untuk seluruhnya.

Kemudian dalam pokok perkara, pertama menolak gugatan para Penggugat seluruhnya, kedua menyatakan hubungan kerja antara para Penggugat dengan Tergugat adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Namun begitu dalam putusan PHI Bengkulu tersebut juga disebutkan, Menghukum Tergugat untuk membayar uang kompensasi kepada para penggugat.

Kuasa Hukum Bank Pemerintah, Ana Tasia Pase yang dikonfirmasi media ini membenarkan informasi tersebut. Dimana sebelumnya memang para mantan karyawan klien mereka mengajukan gugatan ke PHI.

Dikatakan Ana, gugatan Mantan Karyawan Bank Pemerintah ini sudah diputus dengan amar putusan bahwa menolak seluruhnya gugatan Penggugat.

Lalu menyatakan juga perjanjian kerja Penggugat dan Tergugat adalah PKWT dan memerintah Bank Pemerintah untuk membayarkan kompensasi kepada para mantan karyawan tersebut.

‘’Untuk kompensasi itu sendiri, klien kita sudah membayarkan jauh sebelum adanya putusan PHI tersebut. Namun begitu, Alhamdulillah terbukti bahwa yang dilakukan klien kita, yaitu pemberhantian kepada karyawan tersebut sudah sesuai aturan yang ada,’’ singkat Ana.

Pemberitaan terdahulu, setidaknya ada 89 karyawan Bank Pemerintah yang kontraknya sudah berakhir dan tidak diperpanjang. Dimana dalam dokumen kontrak yang berlaku terhitung mulai 16 September 2024 hingga 16 September 2025.

Serta dalam dokumen tersebut tercantum jelas menerangkan bahwa, setelah jangka waktu kontrak habis, pegawai tidak memiliki hak menuntut status pegawai tetap.

‘’Apabila jangka waktu perjanjian ini tidak di perpanjang dan telah jatuh tempo maka perjanjian ini berakhir dengan sendirinya,’’ begitu bunyi keterangan dalam dokumen kontrak.

Pihak Bank Pemerintah sendiri saat itu menyampaikan bahwa, total karyawan kontrak berjumlah 89 orang. Keputusan tidak memperpanjang kontrak tersebut sudah melalui pertimbangan manajemen yang matang dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Selama masa kerja, para karyawan tersebut tergabung dalam tim yang berjumlah hingga empat orang per posisi. Untuk posisi dan pekerjaan yang diemban selama ini, jajaran direksi mengambil kebijakan dengan mengoptimalkan dari pegawai eksisting yang ada.

Meskipun tidak diperpanjang kontrak, para mantan karyawan tersebut dipastikan tetap mendapatkan pengason atau kompensasi. Bahkan sebelum kebijakan pesangon itu diambil, sudah dilakukan pendekatan secara persuasif terhadap para karyawan tersebut.(OIL)

Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Antisipasi Ancaman Gempa Megathrust

Bengkulu Perkuat Sistem
Gambar: Latihan Kesiapsiagaan Operasional Bencana Megathrust Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Tahun Anggaran 2026

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa megathrust melalui pengembangan sistem peringatan dini dan koordinasi lintas sektor.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam apel gelar pasukan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Bencana Megathrust Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Tahun Anggaran 2026 di MD Land Bengkulu, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi tahap awal dari rangkaian simulasi kesiapsiagaan bencana megathrust yang melibatkan personel lintas instansi. Apel gabungan ini bertujuan memastikan kesiapan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi skenario darurat secara cepat, tepat, dan terstruktur.

Sejak kegiatan dimulai, seluruh personel langsung diarahkan menuju titik kumpul yang telah ditentukan guna menguji kecepatan respons serta efektivitas koordinasi di lapangan dalam kondisi krisis.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, menegaskan bahwa latihan tersebut merupakan bagian penting dalam menyempurnakan sistem penanganan bencana yang terintegrasi.

”Latihan ini untuk menyinkronkan sekaligus melengkapi standar operasional prosedur agar semakin matang, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang menuntut kemandirian daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan, prosedur penanganan, hingga ketersediaan peralatan pendukung di lapangan.

Sementara itu, Herwan Antoni menyampaikan bahwa kesiapsiagaan daerah terus diperkuat melalui dukungan TNI serta sistem komando terpadu lintas sektor.

”Kesiapan kita mencakup seluruh tahapan, mulai dari prabencana hingga pascabencana, dalam satu sistem yang terintegrasi dan solid,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi ancaman gempa megathrust dengan kekuatan di atas magnitudo 8,9. Oleh karena itu, penguatan sistem peringatan dini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

”Saat ini sudah terdapat lima sirene sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang aktif. Namun, ke depan masih diperlukan penambahan agar jangkauannya lebih merata, khususnya di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga terus memperkuat jalur evakuasi serta mendorong pembentukan desa tangguh bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. (JUL/RMC)

Pemprov Bengkulu Dorong Hilirisasi Kopi, Targetkan Daya Saing Global

Pemprov Bengkulu Dorong
Gambar: Rapat persiapan penyambutan kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy ke Bengkulu

BencoolenTimes.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mendorong komoditas kopi sebagai unggulan daerah agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun global.

Upaya tersebut akan diperkuat melalui penyampaian sejumlah program strategis kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam kunjungan kerja yang dijadwalkan pada 23–24 April 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan sektor agribisnis, khususnya kopi, menjadi salah satu fokus utama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

”Menteri Bappenas dijadwalkan bertemu dengan para pelaku ekonomi, khususnya di bidang pengolahan kopi, mulai dari eksportir, petani, hingga pelaku usaha kedai kopi,” ujar Herwan.

Menurut dia, pemerintah daerah berupaya memperkuat hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk kopi lokal.

Bengkulu dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta terbesar di Pulau Sumatera dengan luas lahan mencapai 85.703 hektare. Produksi kopi tersebar di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong.

Kopi Bengkulu memiliki karakteristik rasa yang khas yang dipengaruhi oleh faktor geografis, kondisi lingkungan, serta komposisi tanah di wilayah perkebunan. Selain itu, proses pengolahan yang umumnya dilakukan secara alami turut menghasilkan cita rasa yang kuat.

Kunjungan Rachmat Pambudy diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor kopi Bengkulu secara lebih terarah dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Persiapan kunjungan tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Rektor Universitas Bengkulu, Indra Cahyadinata, di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat, 17 April 2026.

Rencananya, agenda utama kunjungan akan dipusatkan di Gedung Serba Guna Universitas Bengkulu dan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-44 kampus tersebut.

”Pada 24 April bertepatan dengan HUT ke-44 Universitas Bengkulu. Kampus akan menggelar rapat senat yang dihadiri mahasiswa dan sivitas akademika dengan jumlah peserta sekitar 1.500 hingga 2.000 orang,” ujar Indra. (JUL/RMC)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!