BencoolenTimes.com – Para mantan siap-siap dipanggi oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, terkait Lahan Tanah Taman Hutan Raya (Tahura) Bengkulu seluas lebih kurang 1.120 hektare.
Para mantan yang dimaksud adalah, Mantan Pejabat, Mantan Dosen dan mantan-mantan lainnya yang diduga menguasai lahan di kawasan Tahura Provinsi Bengkulu.
‘’Masa kita pemerintah tidak punya ternak ayam, masa kito tidak punya lahan sawah, jagung, kira-kira begitu. Lah iya, makanya ini ada kendala, kendalanya tanah sudah diambil sebagian oleh mantan pejabat, mantan dosen dan mantan-mantan yang lain,’’ ungkap Gubernur Helmi saat mendatangi kawasan Tahura bersama timnya.
‘’Nanti kita undang (Para Mantan), ini mau diselesaikan baik-baik atau bagaimana?. Sama BPN kita benahilah lahan 1.120 hektare di Tahura ini,’’ sambung Gubernur Helmi.
Gubernur Helmi memastikan akan melakukan upaya penelusuran terkait penguasaan lahan di kawasan Tahura yang notabanenya adalah lahan milik negara tersebut.
Terlebih, informasi dari Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), beberapa diantaranya sudah ada yang memiliki sertipikat.
‘’Itu kan idak boleh, kok bisa disertipikat, padahal sudah jelas peruntukkannya. Makanya nanti kita telusuri bagaimana lahan-lahan tersebut bisa dapat sertipikat,’’ sebut Gubernur Helmi.
‘’Kita akan petakan dulu, sudah kita rapatkan dan meminta untuk dikembalikan kepada Pemprov Bengkulu. Kalau memang pemilik yang sekarang dari membeli, kita tanya beli dari siapa?, karena itu lahan milik negara,’’ tegas Gubernur Helmi.
Helmi Hasan mengungkapkan, dari hasil pengecekan yang dialkukan, saat ini kondisi Tahura sangat parah. Selain disertifikatkan, sudah banyak yang beralih fungsi, bahkan sudah menjadi perkebunan sawit.
‘’Kondisi jalan masuk ke Tahura juga sudah tidak bagus lagi dan banyak bangunan sudah hancur. Termasuk drainase sudah ada pohon sawit, kita sudah minta ke Bupati agar diserahkan ke Pemprov,’’ ungkap Gubernur Helmi.
Ditambahkan Gubernur Helmi, setelah nanti diserahkan ke Pemprov Bengkulu, rencananya kawasan Tahura akan dijadikan lokasi lahan ketahanan pangan dan mini zoo.
‘’Karena kawasan ini yang paling cocok dan kalau mini zoo juga di sana, kan luas wilayahnya. Kalau di Taman Remaja bisa kita buat mini zoo tapi itu sangat terbatas,’’ imbuh Gubernur Helmi.(OIL)



