22.6 C
New York
Sunday, September 13, 2026

Buy now

spot_img

Pemilik Karaoke ATT Bakal Diperiksa Polisi Soal Kematian Pengunjung Akibat Miras

spot_img

BencoolenTimes.com, – Tim penyidik Polres Bengkulu terus menindaklanjuti laporan dugaan kelalaian karaoke Ayu Ting Ting (ATT) yang dilaporkan Limei, keluarga pengunjung karaoke ATT yang meninggal dunia diduga akibat Minuman Keras (Miras) oplosan beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Reno Adiansyah, kuasa hukum keluarga korban. Reno mengungkapkan bahwa, pihak kepolisian setiap minggunya menginformasikan perkembangan pengusutan kasus tersebut dan sejauh ini sudah 4 orang saksi yang diperiksa.

Reno menututkan, empat orang saksi yang sudah diperiksa penyidik yakni Deta selaku Kasir ATT), Andesta selaku security, serta Melta dan Fiki yang merupakan pemandu lagu yang karaoke bersama korban.

“Tiap minggu ada perkembangannya, penyidik juga mengatakan akan menyampaikan terus perkembangannya,” kata Reno, saat dikonfirmasi, Minggu (14/8/2022).

Selain itu, sambung Reno, berdasarkan informasi penyidik, Polres Bengkulu masih akan memanggil sejumlah saksi lainnya antara lain Husni selaku security dan Penda selaku supervisor ATT. Untuk Husni sudah sempat dipanggil namun tidak datang dan penyidik menjadwalkan pemanggilan kembali.

Reno melanjutkan, penyidik juga akan memanggil Erlin selaku akunting ATT dan selanjutnya Direktur dan Manager serta pemilik atau penanggung jawab Karaoke ATT di Bengkulu.

“Baru selanjutnya ibu ayu Rosmalina. itu juga info yang disampaikan penyidik ke kita,” kata dia.

Diketahui, Reno Adiansyah sebelumnya menyampaikan masuknya miras ke karaoke ATT merupakan kelalaian dari pihak ATT. Mengingat, karaoke tersebut merupakan karaoke keluarga namun miras bebas masuk, bahkan pihak ATT sendiri yakni karyawan membiarkan Miras masuk bebas.

“Keterangan saksi yang selamat, masuknya Miras itu ditenteng oleh pengunujung lainnya, melewati resepsionis, melewati karyawan, dalam artian ini pembiaran dan bentuk kelalaian dari pihak ATT,” kata Reno.

Selain itu, berdasarkan fakta baru saat rekontruksi, Miras dipesan sebanyak dua kali dan masuknya dengan cara ditenteng.

Mengingatkan, pada 24 Juni 2022 lalu, ada pengunjung karaoke ATT meninggal dunia diduga akibat miras oplosan. Kejadian ini menuai sorotan publik karena bukan pertama kalinya. Akibatnya, karaoke ATT pun sempat ditutup oleh Pemerintah Kota Bengkulu. (Bay)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!