BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota Bengkulu menggandeng HIPMI Culinary Bengkulu untuk mengembangkan kawasan Kampung Cina menjadi destinasi wisata kuliner dan sejarah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Kampung Cina sebagai magnet wisata yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam audiensi bersama HIPMI Culinary Bengkulu yang digelar di Ruang Rapat Balai Kota Merah Putih. Dalam pertemuan itu, Dedy menekankan pentingnya revitalisasi Kampung Cina agar menjadi kawasan wisata yang tertata, estetik, dan kaya kreasi kuliner.

”Bengkulu tidak boleh hanya menjadi penonton dalam industri pariwisata. Kampung Cina harus bertransformasi menjadi destinasi wisata yang hidup dan menarik,” Sampai Dedy. Ia mencontohkan konsep pengembangan kawasan Chinatown di Singapura yang berhasil menjadi daya tarik wisata dunia.
Menurut Dedy, Bengkulu memiliki nilai sejarah dan potensi besar yang harus dikelola secara serius. Karena itu, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha muda agar pengembangan Kampung Cina tidak sekadar menjadi wacana.
Dalam kerja sama ini, Pemerintah Kota Bengkulu akan berperan sebagai penyedia infrastruktur dan pendukung kebijakan, sementara HIPMI Culinary Bengkulu menjadi penggerak utama kreativitas dan pengembangan usaha kuliner. Targetnya adalah menarik wisatawan dari luar daerah sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
Pengembangan Kampung Cina juga diharapkan dapat memperkuat posisi Bengkulu sebagai kota wisata sejarah dan kuliner, membuka lapangan kerja, serta menjadi ruang inovasi bagi generasi muda.
Dukungan terhadap program ini datang dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nelawati mengatakan, revitalisasi Kampung Cina akan menjadi peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang lebih profesional.
”Kolaborasi ini bertujuan mendorong UMKM Bengkulu naik kelas, tidak hanya berjualan, tetapi juga membangun ekosistem wisata yang berdaya saing,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap pengembangan Kampung Cina dapat menjadi titik balik sektor pariwisata daerah dengan memadukan sentuhan modern dan nilai sejarah, sekaligus melahirkan ikon baru kebanggaan warga Bengkulu. (JUL/RMC)



