BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mempercepat penataan akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul untuk memastikan kelancaran pengangkutan sampah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menurunkan material serta alat berat guna mengatasi hambatan jalan masuk ke kawasan TPA.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman mengatakan perbaikan difokuskan pada penimbunan dan perataan jalan yang selama ini menjadi kendala operasional. Menurut dia, kondisi tanah di lokasi tidak stabil karena berada di atas timbunan sampah, sehingga penanganan dilakukan secara bertahap.
”Kami sudah menurunkan material untuk meratakan jalan agar arus mobil sampah kembali lancar. Meski tanahnya tidak stabil karena di atas sampah, penimbunan dengan material base tetap kita lakukan,” kata Noprisman, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, jika kondisi cuaca memungkinkan, alat berat tambahan akan segera diturunkan untuk mempercepat pekerjaan. Dalam penanganan ini, Dinas PUPR berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan menyiagakan empat hingga lima unit ekskavator di area TPA.
Selain perbaikan jalan, Pemkot Bengkulu juga menata operasional TPA dengan menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi penumpukan sampah yang meluber ke akses jalan. Noprisman menyoroti lemahnya pengawasan di TPA yang memungkinkan pembuangan sampah di luar titik yang ditentukan, terutama pada malam hari.
”Kami akan menempatkan alat di lokasi. Jika terjadi penumpukan, langsung didorong ke area pembuangan agar tidak menutup akses,” ujarnya.
Penataan TPA Air Sebakul dilakukan menyusul terganggunya akses mobil pengangkut sampah, yang sebelumnya memicu protes sopir pengangkut sampah karena antrean panjang. Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan telah menyiapkan anggaran perbaikan jalan akses TPA sebagai solusi jangka menengah dan panjang.
Pemkot berharap penataan akses dan operasional TPA ini dapat mencegah kembali terjadinya antrean mobil sampah serta menjaga kebersihan Kota Bengkulu tetap terkendali. (JUL/RMC).



