BencoolenTimes.com – Pem[rov (pemerintah provinsi) Bengkulu bangun dapur umum untuk layano warga pasca bencana Gempa Bumi yang terjadi Jumat dini hari, 23 Mei 2025, pukul 02.52 WIB.
Pasca Gempa Bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter (SR) tersebut, menimbulkan dampak yang cukup signifikan, salah satunya Perumahan Rafflesia yang berlokasi di Kelurahan Betungan.
Pasca kejadian, Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Mian didampingi Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, bersama forkopimda langsung meninjau lokasi bangunan yang rusak akibat terdampak gempa.
Wagub Mian bersama Forkopimda meninjau langsung bangunan rumah warga yang terdampak gempa di dua RT yaitu RT 50 dan RT 48 Perumahan Rafflesia Betungan Kota Bengkulu, serta memastikan Pemprov selalu sigap dalam penanganan bencana.

‘’Ini bencana, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota kita sigap. Seperti subuh tadi pak Gubernur turun langsung meninjau dan mengarahkan saya sebagai wakil gubernur lebih menginvertarisir lagi menindaklanjuti rumah yang tidak bisa layak huni langsung action untuk dibangun kembali’’ kata Mian.
Menurut data yang dihimpun, kerusakan akibat gempa 6,3 Skala Richter (SR) terjadi sangat parah di Perumahan Rafflesia Kelurahan Betungan Kota Bengkulu dengan total kerusakan sebanyak 41 rumah bangunan dengan 18 diantaranya tidak bisa layak huni.
Karenanya, Wagub Mian memastikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forkopimda segera berkalaborasi membangun dapur umum di Perumahan Rafflesia agar dapat meringankan beban para korban.
‘’Dinas Sosial Pemerinrah Provunsi Bengkulu sudah buat dapur umum berkalaborasi dengan TNI, POLRI ada Basarnas sudah memastikan setiap titik rumah di wilayah ini memang menjadi titik yang terparah di Provinsi ini sudah dicek juga alhamdulilah tak ada korban jiwa,’’ tambah Wagub Mian.
Terakhir, Wagub Mian juga meminta kepada Dinas PUPR Provinsi untuk mendata secara serius rumah rumah warga yang harus ditangani secara cepat. ‘’Saya tekankan hunian masyarakat ini harus dipantau kerusakanya ada tim juga yang memantau,’’ imbuh Wagub Mian.

Sementara itu, Kadis Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda mengatakan, terkait Dapur Umum Provinsi yang sudah didirikan, dioptimalkan bisa memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari warga, khususnya yang terdampak parah Bencana Alam Gempa Bumi.
Terlebih, bagi warga yang rumahnya memang rusak parah, sehingga masih kesulitan untuk memasak sehari-hari. ”Dapur umum Pemprov Bengkulu sudah langsung kita dirikan dan memberikan pelayanan konsumsi bagi warga yang terdampak Gempa Bumi,” kata Swi, sapaan akrabnya ini.
Ditambahkan Swi, dalam pelayanan dapur umum, petugas mereka tidak hanya menyediakan layanan makan langsung di dapur umum, melainkan juga membagikan nasi bungkus kepadda warga. ”Jadi ada yang kita layani langsung di dapur umum, ada juga yang diantar dalam bentuk nasi bungkus,” imbuh Swi.(OIL)



