BencoolenTimes.com, – Pengurus organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bengkulu masa jabatan 2023-2026 terbentuk dan para pengurusnya telah dilantik di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (22/9/2023).
Ketua SMSI Kota Bengkulu dijabat Ujang Martin. Pelantikan yang dihadiri Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu, Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono, perwakilan Kajari Bengkulu, perwakilan Satgassus Densus 88 Bengkulu, perwakilan Kodim Kota Bengkulu dan pihak terkait lainnya ini, para pengurus SMSI dilantik Ketua SMSI Provinsi Bengkulu, Wibowo Susilo.
Pelantikan yang berlangsung hikmad ini mengusung tema Transformasi Ketidaktahuan Menjadi Pengetahuan.
Ketua SMSI Provinsi Bengkulu, Wibowo Susilo menyampaikan, pelantikan ini adalah langkah besar bagi perkembangan media siber di Bengkulu. Menurut Wibowo Susilo, SMSI Kota Bengkulu memiliki peran sangat penting dalam mengedukasi masyarakat dan mengawasi perkembangan media siber khususnya di Kota Bengkulu.
“Kita menekankan tentang pentingnya etika dan integritas dalam jurnalisme digital. Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dan kredibilitas dalam setiap informasi yang kami sajikan. Kita harus memastikan bahwa informasi yang kita berikan adalah akurat, berimbang, dan berdampak positif bagi masyarakat Bengkulu,” kata Wibowo Susilo.
Sementara, Ketua SMSI Kota Bengkulu, Ujang Martin menyampaikan visi dan misinya untuk mendukung dan mengembangkan media siber di Indonesia. Ia berjanji untuk terus memperjuangkan kebebasan pers dan menjaga integritas dalam melaporkan berita.
Pada kesempatan ini, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyampaikan pesan-pesan moral demi kebaikan pers, khususnya di Bengkulu. Dedy Wahyudi yang diketahui sebelumnya adalah seorang jurnalis
menegaskan bahwa jurnalis adalah profesi mulia karena bisa memberi inspirasi dan informasi penting dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Karena itu sangat penting bagi para jurnalis untuk bekerja dengan profesional. Saya yakin jurnalis saat ini semakin profesional dan banggalah menjadi wartawan yang profesional, karena sesungguhnya wartawan itu profesi yang mulia,” ujar Dedy.
Sementara, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono berharap, SMSI Kota Bengkulu bisa menjadi organisasi yang terdepan dalam melawan pemberitaan bohong atau hoax.
“Harapan kami, tentu SMSI bisa menyajikan berita berimbang kepada masyarakat dan independen. Sehingga informasi yang disampaikan dapat mencerdaskan masyarakat,” kata Kapolresta. (BAY)



