28.2 C
New York
Saturday, July 11, 2026

Buy now

spot_img

Program MBG Salah Satu Solusi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk di Bengkulu

BencoolenTimes.com – Program MBG (Makan Bergizi Gratis) salah satu program inisiatif nyata Pemerintah Pusat dan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah stunting dan gizi buruk.

Program MBG salah satu solusi dan bukan sekadar bantuan sosial, melainkan langkah konkret untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses makanan bergizi, sehingga mereka bisa tumbuh sehat dan cerdas.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan bahwa penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah menargetkan percepatan penurunan prevalensi stunting sesuai dengan target nasional.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Perkuat Kepesertaan Aktif JKN Guna Tercapai UHC Berkualitas

Sesuai arahan gubernur, penanganan stunting ini harus di gaspol dan segera tancap gas. Karena Perwakilan BKKBN Bengkulu sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam koordinasi program penanganan stunting tidak bisa bekerja sendiri.

‘’Karena itu, kita harus berkolaborasi dengan pemerintah kota dan kabupaten,” ujar Wagub Mian usai audiensi bersama Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu di ruang kerjanya, Rabu, 5 Maret 2025.

Wagub Mian menambahkan, bahwa validasi data yang akurat sangat diperlukan agar program ini tepat sasaran. Oleh karena itu, dalam dua minggu ke depan, pemerintah akan mempercepat proses pendataan.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Dorong Generasi Muda Bijak Gunakan Media Digital

‘’Data yang dikumpulkan mencakup Keluarga Berisiko Stunting (KRS), anak usia dini yang belum bersekolah di PAUD, balita di bawah dua tahun (Baduta), serta ibu hamil dan menyusui,’’ tambah Wagub Mian.

Program MBG Salah Satu
Wagub Bengkulu, Mian menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu, Zamhari, di ruang kerjanya, Rabu, 5 Maret 2025.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menegaskan komitmen dalam menangani stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam menyelesaikan isu strategis nasional, termasuk perbaikan gizi dan pengentasan kemiskinan.

‘’Genting adalah salah satu strategi untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam membantu anak-anak yang berisiko terkena stunting,’’ jelas Zamhari.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Ringankan Beban Korban Kebakaran

Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan data yang akurat agar dapat menentukan pembiayaan, sumber dana, dan sasaran program, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak di bawah dua tahun. ‘’Target kami adalah 10.350 KRS yang tersebar di sepuluh kabupaten/kota,’’ tambah Zamhari.

Kolaborasi dan dukungan masyarakat sangat penting agar Indonesia memiliki generasi penerus yang sehat, tangguh, dan kompetitif di masa depan.(OIL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!