24.7 C
New York
Tuesday, April 14, 2026

Buy now

spot_img

Rancangan APBD TA 2026 Kabupaten Seluma Disahkan, Pemerataan Pembangunan Tetap Prioritas

BencoolenTimes.com – Rancangan APBD TA (Tahun Anggaran) 2026 Kabupaten Seluma resmi disahkan menjadi APBD. Pengesahan dilakukan melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Seluma pada Jumat sore, 28 November 2025.

Meskipun ditengah gelombang efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, melalui Pengesahan RAPBD menjadi APBD TA 2026, Pemkab Seluma tetap memastikan pemerataan pembangunan secara merata di empat daerah pemilihan (Dapil).

‘’Khusus Dapil Sukaraja, desa perbatasan, tahun mendatang kita bangun akses jalan penghubung dari desa ke desa. Serta pembangunan ini berdasarkan RPJMD,’’ sampai Bupati Seluma, Teddy Rahman setelah mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan.

Baca Juga  Visi Misi Sejalan, 8 Program Prioritas Nasional Berpotensi Dibawa ke Seluma

Ditegaskan Bupati Teddy, pembangunan di setiap daerah pemilihan tersebut juga berdasarkan kebutuhan yang mendesak diperlukan. Bukan hanya atas dasar kemauan wakil rakyat maupun Pemkab Seluma.

Pemerataan dilakukan, baik itu Dapil I, Dapil II, Dapil III dan Dapil IV di Kabupaten Seluma. ‘’Perlu disadari, juga cukup banyak pembangunan yang di alokasikan untuk seluruh wilayah dapil, termasuk Dapil II,’’ sebut Bupati Teddy.

Diketahui, pada TA 2026 mendatang, dalam RAPD yang baru saja di setujui bersama menjadi APBD, pada rencana awal belanja daerah sebesar Rp 1,03 triliun lebih. Kemudian untuk pendapatan daerah sendiri sebesar Rp 979.495.202.611.

Baca Juga  Bupati Teddy Tegaskan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, Pejabat Tetap Masuk

Untuk pendapatan daerah bersumber dari pendapatan transfer pemerintah Pusat  Rp 890.402.682.000 dan pendapatan transfer antar daerah Rp 28.482.466.327. Lalu lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan Rp 15.937.920.000.

Kemudian dari sector Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 44.672.134.284, yang terdiri dari pajak daerah sebesar Rp 30.469.694.210 dan Retribusi Daerah Rp 1.437.244.335.

Serta Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mencapai Rp 1.555.817.895 dan Lain-lain PAD yang sah Rp 11.209.377.844. ‘’Kita akan melakukan pembangunan yang merata jika memang PAD kita besar, Saat ini PAD kita hanya Rp 44 M,’’ rinci Bupati Teddy.

Baca Juga  Visi Misi Sejalan, 8 Program Prioritas Nasional Berpotensi Dibawa ke Seluma

Ditambahkan Bupati Teddy, Belanja daerah pada tahun 2026 sebesar Rp 996.098.653.665, sehingga masih terjadi defisit anggaran sebesar Rp 16.603.451.054.

Hal ini berkurang setelah dilakukan pemangkasan kembali oleh dewan pada TPP ASN yang ikut berkurang. ‘’TPP ASN jelas berkurang dengan upaya pengurangan Devisit ini dan Anggran Dewan juga tidak mau di kurang kurang lagi,’’ demikian Bupati Teddy.(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!