14.6 C
New York
Saturday, May 23, 2026

Buy now

spot_img

Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai, Pemerintah Pusat Siapkan Rp 1 Triliun

BencoolenTimes.com – Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai, Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 Triliun. Proyek ini mencakup pengerukan pintu masuk pelabuhan, yang dinilai krusial bagi peningkatan ekspor dari Provinsi Bengkulu.

Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengatakan, bahwa pemerintah provinsi tengah menyiapkan regulasi dan aspek teknis bersama PT Pelindo Bengkulu, KSOP Bengkulu, serta Forkopimda Provinsi Bengkulu.

Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai
EKSPOSE: Kegiata Ekspose PT Pelindo Jakarta mengenai rencana revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa, 18 Maret 2025.

Gubernur Helmi menekankan, bahwa sebelum tahap pertama revitalisasi dimulai pada 2025, seluruh aspek legal, ekonomi, dan infrastruktur pendukung harus dipastikan siap.

Baca Juga  Forkopimda Provinsi Bengkulu Sambut Kapolda Baru

‘’Ketika informasi ini kami sampaikan ke Presiden RI Prabowo, Pelindo pusat langsung mengambil alih dan menyiapkan sekitar Rp1 triliun. Hari ini kami menggelar rapat lanjutan dengan Forkopimda dan semua pihak agar tidak ada kendala,’’ ujar Gubernur Helmi usai memimpin ekspose PT Pelindo Jakarta mengenai rencana revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa, 18 Maret 2025.

Sementara Wakil Gubernur Bengkulu, Mian menambahkan, seluruh unsur yang terlibat menyatakan kesiapan mendukung proyek ini. Menurutnya, revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai akan membawa dampak besar bagi perekonomian daerah.

Baca Juga  Apel Siaga Karhutla 2026: Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang

‘’Targetnya, ekonomi Bengkulu tumbuh pesat dan kedepan, hasil bumi Bengkulu tidak lagi harus diekspor melalui provinsi lain, bahkan komoditas dari Sumatera Selatan dan wilayah Sumbagsel bisa menggunakan Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu ekspor-impor,’’ kata Wagub Mian.

Sedangkan, General Manager Pelindo Regional II Bengkulu, S. Joko, menyebutkan bahwa dukungan dari Pemprov Bengkulu dan berbagai pihak menjadi dorongan bagi Pelindo dalam mengelola pelabuhan dengan lebih baik.

‘’Terkait dimulainya revitalisasi dan pengerukan alur, kami masih menunggu regulasi yang sedang disiapkan. Saat ini, dukungan dalam aspek legal, ekonomi, dan infrastruktur pendukung menjadi prioritas,’’ sampai Joko.(OIL/RLS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!