BencoolenTimes.com – Sempat Viral, aksi duel dua pelajar perempuan salah satu SMP di Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, berakhir dengan perdamaian.
Sempat viral, aksi duel dua pelajar perempuan salah satu SMP di Kecamatan Bermani Ulu, diduga hanya karena persoalan sepele, yaitu celanan kotor.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri menjelaskan, aksi perkelahian satu lawan satu alias Duel yang dilakukan kedua pelajar perempuan tersebut, terjadi pada Minggu Siang, 3 Mei 2026.
Lokasi kejadian, berada di lingkungan gedung SMP Negeri di Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong. Pelajar yang melakukan aksi Duel tersebut, yaitu SCP (14) dan SMP (14) yang merupakan warga Kecamatan Bermani Ulu.
‘’Untuk motif duel, dari keterangan yang didapatkan Polsek Bermani Ulu, karena masalah celana yang dipinjam dan dikembalikan dalam kondisi masih kotor,’’ ungkap Kasi Humas.
Perkelahian tersebut, kata Kasi Humas, disaksikan beberapa orang teman keduanya, termasuk yang memvideokan aksi duel. ‘’Sempat viral di media sosial, karena ada yang memvideokan aksi duel tersebut,’’ kata Kasi Humas.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, lanjut Kasi Humas, Polsek Bermani Ulu langsung mengambil langkah cepat dan melakukan penyelidikan. Lalu setelah didapatkan identitas kedua pelajar tersebut, termasuk mereka yang menyaksikan serta mevideokan hingga viral, langsung dilakukan mediasi.
Mediasi yang dipimpin langsung Kapolsek Bermani ULu, IPTU R. Pasaribu, dilakukan di rumah perangkat desa setempat. Hadir dalam mediasi, yaitu orang tua kedua pelajar perempuan duel dan orang tua yang memvideokan aksi duel.
Hasilnya, kedua orang tua pelajar perempuan yang berkelahi bersepakat damai dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Kedua keluarga bersepakat tidak saling tuntut dan tidak membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
‘’Masing-masing pihak keluarga pelajar yang berkelahi sudah sepakat damai dan tidak saling tuntut. Serta sudah membuat perjanjian, kejadian ini tidak akan terulang lagi,’’ lanjut Kasi Humas.
Kemudian, tambah Kasi Humas, untuk biaya pengobatan ditanggung masing-masing keluarga anak yang berkelahi. ‘’Tidak hanya itu saja, hasil mediasi, orang tua dari para saksi, termasuk yang memvideokan aksi duel juga sudah meminta maaf sekaligus bersepakat damai,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)



