BencoolenTimes.com, – Basarnas Bengkulu menerima informasi terkait Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) 1 orang terbawa arus dan hanyut di Sungai Padang Guci, Desa Air Kering, Kabupaten Kaur, Jumat (20/1/2023) pukul 20.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban bernama Eka Juniarti. Kejadian berawal Jumat sekitar pukul 17.00 WIB. Ketika itu korban bersama suami kembali dari kebun dan menyebrangi Sungai Padang Guci, akan tetapi ketika sedang menyeberangi sungai tersebut korban hanyut karena terbawa arus yang deras.

“Setelah mendapat laporan kondisi membahayakan manusia tersebut, pada pukul 20.45 WIB kami langsung memberangkatkan 1 tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bengkulu Selatan untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban,” tutur Kepala Kantor Basarnas Bengkulu, M. Arafah.
Adapun alat yang digunakan yaitu 1 unit mobil Rescue Carrier, 1 set LCR (landing craft rubber) atau perahu karet dan motor tempel, 1 set peralatan air, peralatan navigasi, alat komunikasi dan peralatan medis.
Untuk hari ini Sabtu (21/1) pukul 07.00 WIB tim melaksanakan briefing dan dilanjutkan pelaksanaan pencarian hari kedua, dengan rencana operasi yaitu tim dibagi menjadi 2 SRU. Sru I melakukan pencarian menggunakan LCR milik Basarnas Bengkulu dan Sru II melakukan penyisiran di sekitar sungai. (Rls/JRS)



