Toko Emas Pasar Muara Aman Dibobol Maling, Kerugian Ratusan Juta

Saat Polisi olah TKP

BencoolenTimes.com, – Toko Emas New Dewellery depan SMPN 1 Lebong Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dibobol maling, Selasa (15/6/2021).

Akibatnya, pemilik toko yakni Bembi Lia Lestari mengalami kerugian Rp 200 juta. Terduga pelaku dalam aksinya diduga menggasak 125 gram mas muda, 5 kilo gram perhiasan emas atau soping, uang tunai dan parfum yang ada didalam toko.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara AKP L. Naibaho, SH mengatakan, dugaan pencurian tersebut pertama diketahui oleh ibu korban. Saat itu, ibu korban dari rumahnya di Kelurahan Kampung Jawa berniat ingin mengambil daging yang tersimpan dalam kulkas toko.  Namun saat membuka pintu rooling door, ibu korban terkejut ketika melihat toko dalam kondisi berantakan dan pintu belakang terbuka.

“Biasanya korban memang tidur di toko. Namun sejak suaminya di Jakarta, korban tidurnya di rumah orangtuanya,” kata Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, kuat dugaan terduga pelaku lebih dari satu orang. Selain itu juga, kuat dugaan terduga pelaku sudah profesional dan mengetahui kondisi serta letak tatanan toko secara detail.

“Dari keterangan saksi yang diperoleh diduga pelaku menjalankan aksinya sekitar pukul 04.00 WIB subuh. Salah satu tetangga sempat mendengar suara ribut dari toko milik korban,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, terduga pelaku diduga masuk dari belakang toko yang berbatasan dengan Sungai Air Koto. Terduga pelaku diduga memanjat dinding belakang toko kemudian masuk dari jaring kawat yang memang sengaja dipotong pemilik toko untuk membuang sampah dengan ukuran sekitar 30×30 cm.

Setelah itu, terduga pelaku kemudian mencongkel pintu belakang karena di belakang toko terdapat jejak, ada kemungkinan terduga pelaku masuk dan keluar dari belakang toko. Namun saat di ikuti jejaknya hilang, dan diduga pelaku menyeberang sungai.

“Kejadian ini masih dilakukan penyelidikan mendalam,” tutup Kapolsek. (Aje)