BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau kawasan wisata Pasir Putih, Jumat pagi, 23 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Dedy menyoroti kondisi fasilitas dan lingkungan kawasan wisata yang dinilai tidak terawat.
Dedy datang bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu Sehmi, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina. Di lokasi, Dedy melihat sejumlah bangunan dan fasilitas wisata dalam kondisi kotor serta dipenuhi sampah.
Kawasan wisata Pasir Putih diketahui dibangun oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu pada masa kepemimpinan Gubernur Rohidin Mersyah dan kemudian diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Menurut Dedy, kondisi kawasan tersebut saat ini memprihatinkan dan tidak sebanding dengan nilai aset yang telah dibangun.
”Sayang kan aset ini miliaran. Zaman Gubernur Helmi Hasan baru diserahkan ke kota. Lihat itu (sampah) berserakan, pohon-pohon, pondok-pondok tidak diurus,” kata Dedy di lokasi.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Bengkulu berencana menata kembali kawasan wisata Pasir Putih agar lebih tertib dan bersih. Penataan tersebut, kata dia, tidak hanya menyasar kawasan wisata, tetapi juga ruang publik lainnya.
”Akan kita tata semua, bukan hanya kawasan wisata, tapi juga pasar. Harus rapi semuanya, harus bersih,” ujar Dedy.
Pemerintah Kota Bengkulu, kata Dedy, juga tengah mempertimbangkan pengambilalihan penuh pengelolaan kawasan Pasir Putih sebagai bagian dari upaya pengembangan sektor pariwisata daerah. (JUL/RMC)



