BencoolenTimes.com – Sebanyak 216 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 67 Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu mengikuti uji kompetensi pada Rabu, 25 Juni 2025.
Kegiatan uji kompetensi digelar di ruang Merah Putih Kantor Disnakertrans ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pengetahuan, pemahaman regulasi, serta mengukur kemampuan manajerial dan kerja sama antar pegawai.
Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan arahan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan yang disampaikan melalui Pj. Sekda Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni.

Disnakertrans menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kedua yang menggelar uji kompetensi, setelah sebelumnya dilaksanakan oleh Bapenda.
‘’Ini adalah langkah awal untuk memastikan seluruh ASN dan THL di lingkungan Pemprov Bengkulu memiliki pemahaman dan kesiapan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya ‘Bantu Rakyat’,’’ ujar Herwan Antoni dalam kata sambutannya.
Ujian dilaksanakan secara daring menggunakan perangkat gawai pribadi masing-masing peserta. Soal ujian terdiri dari 40 pertanyaan esai yang mencakup pengetahuan umum dan teknis sesuai bidang kerja, dengan durasi pengerjaan selama 45 menit.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala BKD Provinsi Bengkulu Rusmayadi dan Kepala Disnakertrans Dr. H. Syarifudin. Mereka meninjau langsung jalannya ujian serta memberikan dukungan moril kepada para peserta.
Penilaian hasil ujian akan dilakukan oleh tim yang telah dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Tim Penilai, dengan pendampingan dari BKD dan Inspektorat sebagai pembina kepegawaian. Rekapitulasi nilai peserta akan dilaporkan langsung kepada Gubernur Bengkulu untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
‘’Hasil ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait penempatan, pergeseran, promosi, hingga pembinaan yang dianggap perlu. Semua itu demi kelancaran dan keberhasilan program ‘Bantu Rakyat’,’’ jelas Syarifudin.
Program ‘Bantu Rakyat’ menjadi fokus utama Pemprov Bengkulu dalam meningkatkan pelayanan publik serta mendorong kinerja ASN dan THL agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(JUL)



