BencoolenTimes.com, – Kecelakaan tunggal satu unit truk pengangkut CPO (Crude Palm Oil atau minyak sawit mentah) warna hijau nopol BD 8493 IU, diduga akibat sopir truk mengelak balap liar yang sering beraksi di Jalan Kapuas Raya Kota Bengkulu.
Sopir truk itu sendiri bernama Nanda (23). Saat insiden terjadi, Nanda mengemudikan truk ditemani istri dan anaknya.
Lantaran panik ada motor yang ngetrek (balapan) di lokasi itu, Nanda panik dan membanting stir hingga melewati media jalan lalu menabrak rumah makan dan warung manisan.

Seperti diketahui, insiden ini terjadi di Jalan Kapuas Raya No.73 Lingkar Barat Kota Bengkulu, tepatnya di depan SMA Sint Carolus. Beberapa tempat usaha rusak berat akibat dari kecelakaan tersebut, Minggu (3/1/2021) siang.
Menurut keterangan saksi yang berada di tempat kejadian, Imron (40) truk pengangkut CPO tersebut sedang melaju dari arah Lingkar Barat menuju Padang Harapan. Namun saat melintas, ada pengendar motor yang sedang balapan.
“Para pengendara sepeda motor itu memang sudah lama meresahkan warga. Padahal truk itu melaju kecepatan sedang,” kata Imron.
“Jadi mobil truk itu berusaha menghindari para pengendara sepeda motor, terus dia banting setir dan melompati median jalan, mungkin karena sedang membawa anak istri, jadi dia cemas. Dan warung-warung ini ditabraknya,” cerita Imron sembari menunjuk warung yang dihantam truk.
Data terhimpun di lokasi kejadian, truk menghantam warung makan Singgalang milik Ratna, toko manisan milik Ibu Yet, Coffe Soedjeng dan tempat Es Boba milik Albert, beserta satu unit sepeda motor milik karyawan Es Boba yang sedang parkir dan terlindas truk naas tersebut.
Igo, karyawan Es Boba dan pemilik sepeda motor yang terlindas truk CPO menerangkan, tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian dirinya sendiri, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Untuk korban jiwa Alhamdulliah tidak ada, tapi untuk kerugian sendiri mencapai puluhan juta rupiah,” ucap Igo.(CW2)



