11.4 C
New York
Sunday, May 24, 2026

Buy now

spot_img

Viral, Satgas Covid-19 Tangkap Pelajar Simpan 24 Paket Sabu Milik Bandar Lapas di Tas Sekolah

BencoolenTimes.com, – Baru-baru ini kejadian viral terjadi di Provinsi Bengkulu saat Tim Gabungan Yustisi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaksanakan patroli Penegakkan Protokol Kesrhatan (Protkes) Covid-19, Senin (11/1/2021).

Saat itu, tim yustisi mendapati puluhan pelajar
berkumpul atau berkerumun di Eks Kantor BKD Kota Bengkulu. Lalu Tim Satgas mengimbau kepada pelajar agar tidak berkerumun diluar Lingkungan sekolah, namun tim Satgas justru mendapati salah satu pelajar yang gerak-geriknya mencurigakan.

Kemudian tim yustisi melakukan penggeledahan terhadap tas salah satu pelajar tersebut, saat itu juga tim satgas dikejutkan dengan 24 paket narkoba golongan satu jenis sabu 5 butir pil Inex, dan 1 buah timbangan digital serta kaca pirek.

Baca Juga  Polresta Bengkulu Musnahkan Barang Bukti Narkoba
Barang bukti Sabu yang disimpan pelajar

Tim yustisi kemudian mengamankan pelajar yang masih berseragam sekolah tersebut. Setelah itu pelajar yang menyimpan sabu dengan kapasitas banyak itu kemudian dibawa personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu bersama barang bukti sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol Rohadi mengatakan, pelajar tersebut diduga kurir yang disuruh untuk menghantarkan sabu terdebut.

“Namun barang belum sampai dirinya sudah tertangkap,” jelas Rohadi.

Menurut pengakuan terduga pelaku barang tersebut didapat dari jaringan Lapas milik salah satu narapidana yang akrab dipanggil G.

Baca Juga  Polresta Bengkulu Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Sudah kita cek bahwa si G ini pada 2017 lalu terlibat kasus narkoba juga yang terakhir diputus hukuman 5 tahun penjara,” terang Rohadi.

Selain itu Reserse narkoba Polda Bengkulu juga melakukan tes urine kepada 32 pelajar yang terjaring operasi dan didapati 11 pelajar positif narkoba. (PPJ)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!