28.3 C
New York
Friday, April 17, 2026

Buy now

spot_img

Viral ! Video Aksi Perundungan di Sekolah, Hingga Menuai Respon Pemerintah

BencoolenTimes.com, – Publik Bengkulu mendadak ramai terutama warga Kabupaten Lebong. Hal ini terjadi setelah beredar video aksi bullying atau perundungan yang diduga dilakukan oleh oknum pelajar Lebong terhadap korban yang juga masih pelajar SMP di Kabupaten Lebong.

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 22 detik yang beredar,  dugaan perundungan itu terjadi di salah satu sekolah SMA di Kabupaten Lebong. Di video menunjukkan 2 orang remaja duduk di teras depan sekolahan.

Saat itu, oknum pelajar alias terduga pelaku yang mengenakan baju biru putih bercelana hitam dan memakai topi, langsung menendang korban yang sedang duduk hingga tersungkur ke lantai. Sembari melontarkan kata-kata kasar dan intimidasi menggunakan bahasa daerah Rejang. Korban yang kembali duduk itu, kembali ditendang oleh terduga pelaku dibagian badan dan muka serta melayangkan pukulan ke arah muka dan badan korban setidaknya 7 kali tendangan 4 kali pukulan.

Baca Juga  Tiga Pelajar SD Diduga Korban Perundungan

“Kamu mau melawan saya?,” kata terduga pelaku. Lantas korban menjawab “Tidak karena kamu hebat dan gerot,” jawab korban.

Saat itu juga terduga pelaku kembali melayangkan tendangan dan pukulan ke arah korban.

Aksi perundungan ini menuai respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. Mengrnai hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong H Mustarani Abidin SH M.Si menuturkan telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, sekolah serta kepolisian setempat, guna memastikan benar tidaknya aksi perundungan yang direkam serta disebar luaskan kepada masyarakat itu.

Baca Juga  Tiga Pelajar SD Diduga Korban Perundungan

“Kita belum tahu posisinya apakah korban atau pelaku anak sekolah atau anak putus sekolah,” ujar Mustarani.

Kejadian itu informasinya terjadi di salah satu sekolah, namun kabar yang beredar belum ada kepastian yang jelas. Jika peristiwa itu terjadi di Kabupaten Lebong, serta terduga pelakunya seorang pelajar, Sekda berharap baik korban maupun terduga pelaku diberi edukasi.

“Kita harapkan kepada sekolah maupun orang tua dapat menanamkan pendidikan karakter yang memang sekarang saat ini kurang,” ungkap Mustarani.

Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk mengaku baru mengetahui aksi bullying tersebut. Pihaknya telah memerintahkan Polsek Rimbo Pengadang untuk memastikan kebenaran hal ini.

“Kita lagi sedang mencari tahu kepastiannya benar atau tidak hal tersebut,” jelas Kapolres.

Baca Juga  Tiga Pelajar SD Diduga Korban Perundungan

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebong, Wilyan Bachtiar menyayangkan masih terjadinya aksi perundungan tersebut. Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi perhantian semua pihak, baik orangtua maupun pihak sekolah.

“Kita sangat menyayangkan aksi bullying yang terjadi dan kita harapkan tidak lagi terjadi di Kabupaten Lebong. Kita berharap, kepada orang tua pelaku maupun korban agar bisa menyelesaikannya secara adat di desa serta saling memafkan satu sama lainnya. Kemudian bisa bersama-sama memperbaiki akhlak dan prilaku anak-anaknya. Anak-anak kita merupakan generasi penerus, maka dari itu mari kita bersama-sama mendidiknya agar menjadi anak yang berakhlak baik,” demikian Wilyan. (Aje)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!