BencoolenTimes.com, – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu terus melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM Kota Bengkulu. Terlebih adanya kenaikan harga BBM bersubsidi yang berdampak terhadap kenaikan bahan baku produk.
Kadis Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nurlia Dewi mengatakan bahwa, adanya kenaikan harga BBM bersubsidi pasti berimbas kepada pengurangan omset pendapatan pelaku UMKM namun dirinya tetap optimis UMKM tetap eksis.
“Kondisi saat ini bukanlah kondisi yang terburuk, karena pandemi Covid pernah dilalui para UMKM dan itu tetap bertahan dengan berjualan melalui online dan itu telah terbukti tanpa melakukan penjualan secara tradisional,” kata Nurlia, Rabu (28/9/2022).
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu telah melakukan berbagai pembinaan bagi pelaku UMKM di kota Bengkulu.
“Sudah ada sekitar 350 pelaku UMKM yang diberi binaan, mulai dari pelatihan promosi produk melalui digitalisasi, pembuatan PIRT, izin usaha, NIB, cara pengelolaan keuangan, marketing dan penjualan produk,” tuturnya. (JRS)



