BencoolenTimes.com – Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dilanda banjir akibat diguyur hujan deras sejak sore hingga menjelang berbuka puasa Minggu (26/3/2023) hingga menyebabkan sejumlah wilayah terendam.
Air yang merendam sejumlah wilayah itu berasal dari luapan air beberapa Sungai di Kabupaten Lebong. Air yang meluap meggenangi pemukiman warga dan ruas jalan.
Diantaranya lokasi yang tergenang banjir, yaitu Desa Kampung Muara Aman, Kampung Dalam, Nangai Amen (Lebong Donok) dan Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Lebong Utara.
Banjir menggenangi pemukiman warga dan ruas jalan bervariasi, mulai dari 40 cm, 50 cm meter bahkan ada titik yang ketinggiannya mencapai 1 meter atau sudah sepinggang orang dewasa.
Untuk dikawasan Desa Kampung Dalam dan Desa Kampung Muara Aman, penyebabnya karena drainase tidak mampu menampung air hingga meluap dan menggenangi sejumlah titik badan jalan. Sedangkan di Nangai Amen sendiri lantaran luapan Air (Sungai) Kotok dan Air Amen.
‘’Kalau kami ini sudah langganan, karena Air Kotok dan Air Amen meluap,’’ kata Mujahid salah satu warga Lebong Donok.
Karena memang, sambung Mujahid, setiap musim penghujan, mereka sudah biasa didatangi banjir yang tingginya bisa mencapai pinggang orang dewasa.
‘’Tapi memang ini banjir ini bukan cuma air, tapi disertai lumpur ikut masuk membanjiri rumah kami. Mudah-mudahan tidak lama dan bisa segera surut,’’ imbuh Mujahid.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong Tantomi, SP saat konfirmasi menyebutkan, bukan hanya banjir, hujan juga menyebabkan beberapa titik longsor kecil dan ada jembatan di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara yang rusak dan tidak bisa dilalui lagi.
‘’Untuk sementara data yang masuk hingga malam ini (Minggu malam) di Kecamatan Lebong Utara sekitar 5 desa yang terdampak banjir. Untuk wilayah lain belum ada laporan yang masuk ke kita. Namun kita mengimbau seluruh warga yang berada di kawasan rawan banjir untuk waspada,’’ kata Tantomi.(OIL)



