20.5 C
New York
Thursday, June 4, 2026

Buy now

spot_img

Air Ketahun Meluap, Satu Hektare Sawah Baru Tanam Terendam

BencoolenTimes.com – Air (Sungai) Ketahun meluap di Kabupaten Lebong, khususnya di wilayah Kecamatan Rimbo Pengadang. Kondisi tersebut mulai menimbulkan dampak bagi kawasan di sekitar aliran sungai.

Air Ketahun meluap, satu hektare sawah milik masyarakat di Desa Teluk Dien, Kecamatan Rimbo Pengadang mulai terendam. Sawah milik masyarakat tersebut diketahui baru siap tanam.

‘’Dari pantauan personil kita tadi pagi (Rabu, 29 Januari 2025), setidaknya ada satu hektare sawah siap tanam yang terdampak,’’ kata Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Amir Lukman Hakim.

Untuk diketahui, informasi yang diperoleh ketinggian air yang merendam sawah ini memiliki kedalaman hingga setengah meter. Diduga salah satunya karena jebolnya tanggul Sungai Ketahun sepanjang 30 meter akibat banjir bandang yang terjadi pada 2024 lalu.

Terkait Hal ini, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebong, Rengki Anggara mengatakan banjir masih terjadi di areal persawahan warga dan belum masuk ke pemukiman masyarakat.

‘’Memang belum ada laporan resmi, tapi sudah ada informasi yang kami terima banjir yang terjadi merendam sawah warga di Desa Teluk Dien, belum sampai masuk pemukiman,’’ kata Rengki.

Meski belum mendapatkan laporan resmi, Rengki mengaku pihaknya terus memantau perkembangan banjir tersebut. Baik itu langsung menjalin komunikasi dengan perangkat desa setempat hingga melakukan pemantauan lewat media sosial.

‘’Kita masih pantau dan memang belum menurunkan tim. Kondisi hingga sore ini masih terpantau stagnan. Air belum surut tapi tidak juga naik lagi,’’ lanjut Rengki.

Mengingat potensi hujan saat ini masih cukup tinggi, pihaknya meminta agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaannya terhadap setiap potensi bencana yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

‘’Hampir seluruh kecamatan di Lebong rawan bencana dan Kami mengimbau agar masyarakat dapat waspada khususnya yang bermukim di daerah bantaran sungai,’’ kata Rengki.

Masyarakat diharapkan bisa bekerja sama dalam hal melaporkan kondisi berbahaya di lingkungan mereka demi mencegah dampak yang lebih besar.

Disisi lain menyikapi cuaca yang terjadi, Rengki memastikan BPBD Kabupaten Lebong akan terus siaga dalam menghadapi potensi bencana alam  yang bisa terjadi kapan saja. ‘’Kami pastikan tetap siaga, karena namanya bencana tidak tahun kapan terjadi,’’ demikian Rengky.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!