BencoolenTimes.com — Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya pelayanan ramah di puskesmas saat menghadiri peluncuran aplikasi BerubekDok di UPTD Puskesmas Sukamerindu, Jumat, 17 April 2026.
Dedy mengaku tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama tersebut.
”Saya tidak mau dengar ada masyarakat melaporkan buruknya pelayanan di puskesmas. Yang terpenting itu adalah pelayanan,” ujar Dedy dalam sambutannya.
Ia meminta tenaga kesehatan (nakes) menanamkan sikap empati dengan menganggap setiap pasien sebagai keluarga sendiri.
Dedy bahkan mempersilakan masyarakat untuk melaporkan hingga memviralkan petugas yang bersikap tidak ramah terhadap pasien.
”Viralkan petugas yang merengut, laporkan ke saya. Misalnya bicaranya judes atau tidak melihat wajah pasien saat berbicara,” kata dia.
Menurut Dedy, sikap ramah seperti menyapa dan tersenyum dapat memberikan dampak positif bagi kondisi pasien, termasuk membantu memperbaiki suasana hati mereka.
”Pasien datang dalam kondisi sakit, minimal disambut dengan ramah. Itu saja kadang bisa membantu mereka merasa lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dedy juga mengapresiasi inovasi UPTD Puskesmas Sukamerindu yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam menghadirkan aplikasi BerubekDok.
Aplikasi tersebut dinilai dapat mempermudah masyarakat, khususnya lanjut usia (lansia), untuk mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.
Meski demikian, Dedy menekankan bahwa pelayanan tatap muka tetap menjadi hal utama dalam layanan kesehatan.
”Teknologi membantu, tetapi pelayanan langsung antara pasien dan tenaga kesehatan tetap yang paling penting,” kata dia.
Acara peluncuran turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati, Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Sukamerindu Fitri Melani, perwakilan UMB, serta masyarakat lansia dari Kecamatan Teluk Segara.
Pada kesempatan tersebut, Dedy juga mengimbau para lansia untuk rutin memeriksakan kesehatan, berolahraga, menjaga pola makan bergizi, serta disiplin mengonsumsi obat bagi yang sedang menjalani pengobatan.
Usai peluncuran, Dedy meninjau langsung pelayanan di puskesmas. Ia mengapresiasi keberadaan mesin antrean elektronik di Puskesmas Sukamerindu yang dinilai membantu meningkatkan ketertiban layanan.
Menurut dia, fasilitas tersebut menjadi yang pertama diterapkan di puskesmas di Kota Bengkulu. (JUL/RMC)



