BencoolenTimes.com – Program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan untuk 1.000 atlet segera diwujudkan oleh Bank Bengkulu untuk tahap pertama.
Progam BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.000 Atlet Provinsi Bengkulu ini, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kesejahteraan atlet yang bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu.
Program ini juga merupakan bentuk kepedulian terhadap para atlet yang selama ini berjuang mengharumkan nama daerah dan bangsa, namun belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu, Iswahyudi, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Rahma Fitri, mengungkapkan hal ini saat menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Palang Merah Indnesia (PMI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 di Balai Semarak.
Dalam keterangannya, Iswahyudi mengatakan, ribuan atlet di Bengkulu belum mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Meskipun diketahui aktivitas olahraga yang dijalani atlet memiliki risiko tinggi, mulai dari cedera ringan, patah tulang, hingga risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Karena itu, Bank Bengkulu mengambil langkah konkret dengan menanggung pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.000 atlet pada tahap pertama. Para atlet penerima manfaat akan didata oleh KONI Provinsi Bengkulu sebelum didaftarkan sebagai peserta.
‘’Ini sebagai salah satu bentuk Komitmen Bank Bengkulu dalam rangka mendukung prestasi sekaligus memberikan perlindungan kepada atlet yang telah berjuang membawa nama baik daerah. Dengan adanya jaminan ketenagakerjaan ini, atlet dapat lebih tenang dalam berlatih dan bertanding,’’ sampai Iswahyudi.
Iswahyudi menjelaskan, untuk merealisasikan tahap pertama pemberian BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 atlet tersebut, mereka akan segera menjadwalkan penandatanganan kerja sama atau MoU antara Bank Bengkulu, KONI Provinsi Bengkulu dan BPJS Ketenagakerjaan.
Dirincikan Iswahyudi, Bank Bengkulu akan membayarkan atau menanggung premi BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 16.800 per untuk setiap atlet/bulan yang sudah terdata dan tervalidasi oleh KONI Provinsi Bengkulu.
‘’Untuk data dan validasinya para atlet yang akan mendapatkan BPJS Ketenagkerjaan, itu nanti dilakukan KONI Provinsi Bengkulu,’’ imbuh Iswahyudi yang juga merupakan Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Bengkulu ini.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Rahma Fitri menjelaskan, bahwa manfaat perlindungan yang diberikan tidak hanya berlaku ketika peserta mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
Jaminan juga mencakup risiko kecelakaan yang terjadi saat perjalanan menuju maupun pulang dari tempat latihan atau kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas olahraga.
‘’BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan santunan kecelakaan dan kematian, tetapi juga menjamin biaya pengobatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan sesuai ketentuan program yang berlaku,’’ jelas Rahma.
Program kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas perlindungan sosial bagi atlet di Bengkulu, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga.(OIL)





