BencoolenTimes.com, – Sampah menjadi polemik di Kota Bengkulu beberapa Minggu lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu rapat koordinasi (Rakor) penanganan sampah bersama seluruh Lurah se-Kota Bengkulu di Ruang Hidayah Walikota Bengkulu.
Wakil Walikota Dr. Dedy Wahyudi, SE, MM mengatakan, persoalan sampah menjadi tanggung jawab dan PR bersama seluruh elemen masyarakat.
“Dimulai dari masyarakat, NGO, penggiat lingkungan, dan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dan kemarin kita sudah sempat meminta bantuan kendaraan pengangkutan sampah dan kontainer,” kata Dedy Wahyudi, Senin (16/1/2023).
Kemudian, jelas Dedy Wahyudi, saat ini Walikota sedang menjajaki negara Korea dan PT. TLB (Tenaga Listrik Bengkulu) di Pulau Baai, untuk belajar bagaimana sampah dapat dimanfaatkan menjadi listrik.
“Semacam bricet batu bara namun berasal dari sampah dan mudah-mudahan ini dapat terlaksana kerjasamanya,” pungkasnya. (JRS)



