23.7 C
New York
Wednesday, June 10, 2026

Buy now

spot_img

Belum Selesai Perkara NC, Kini Muncul Owner Investasi Bodong Oknum Mahasiswi

BencoolenTimes.com – Belum selesai perkara NC selaku Owner dugaan Investasi Bodong, kembali muncul dugaan Investasi Bodong baru yang Owner-nya diduga oknum Mahasiswi di Bengkulu yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah.

Belum selesai perkara NC selaku Owner dugaan Investasi Bodong di Bengkulu, muncul lagi dugaan Investasi Bodong yang Owner nya diduga berinisial DC yang diketahui berstatus Mahasiswi salah satu Kampus di Kota Bengkulu.

Data terhimpun, dugaan Investasi Bodong yang Owner-nya seorang Oknum Mahasiswi inisial DC sudah dilaporkan ke pihak kepolisian di Kota Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Korban dari DC ini juga diduga banyak jumlahnya dan tersebar di berbagai provinsi di Indonesia dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 1,1 miliar.

Baca Juga  Owner Investasi Bodong Disomasi LPK RI

Dalam surat tanda penerimaan laporan polisi, korban yang membuat laporan mengaku, awalnya tertarik setelah melihat postingan pelaku di media sosial yang menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Korban kemudian melakukan transfer uang secara bertahap ke rekening yang diduga milik terlapor.

Namun setelah dana dikirim, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi. Bahkan, terlapor disebut mulai sulit dihubungi hingga akhirnya menghilang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jumlah korban diduga terus bertambah. Tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, korban juga tersebar di Bengkulu, Sumatera Selatan, Jakarta, Jawa Barat hingga Kalimantan. Sebagian korban bahkan mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah per orang.

Baca Juga  ATP LAW Firm Somasi Terbuka Owner Investasi Bodong

Modus yang digunakan disebut serupa dengan sejumlah kasus investasi bodong yang sebelumnya pernah terjadi di Indonesia, yakni menawarkan keuntungan tinggi dalam waktu singkat untuk menarik minat korban.

Salah satu korban mengaku percaya karena pelaku aktif di media sosial dan memperlihatkan gaya hidup mewah serta transaksi keuntungan yang dianggap meyakinkan.

”Awalnya lancar, korban sempat menerima keuntungan kecil. Setelah banyak yang masuk dan transfer dalam jumlah besar, uang mulai tidak bisa ditarik,” ungkap sumber media ini.

Saat ini para korban di Bengkulu juga disebut tengah menghimpun data dan bukti transfer untuk dibawa ke jalur hukum di Provinsi Bengkulu. Mereka berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengusut dugaan penipuan yang merugikan masyarakat lintas daerah itu.

Baca Juga  Para Korban Investasi Bodong Rugi Ratusan Juta Melapor ke LPK-RI Bengkulu

Kasus investasi bodong sendiri belakangan marak terjadi di Indonesia dengan berbagai modus, mulai dari arisan online, trading hingga investasi digital palsu yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!