BencoolenTimes.com – Bendungan Viral Seluma yang belakangan ramai di kunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah Kabupaten Seluma, akhirnya makan korban.
Bendungan Viral Seluma, Minggu sore, 15 Februari 2026 mendadak heboh dan semakin Viral. Lantaran ada seorang bocah SD bernama Haikal (8) warga Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan dikabarkan tenggelam dan akhirnya meninggal dunia.
Korban yang ditemukan tenggelam ini sempat di evakuasi ke RSUD Tais, Kabupaten Seluma untuk mendapatkan perawatan medis. Namun akhirnya nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.
Korban saat ini sudah di bawa menuju rumah duka untuk semayamkan dan selanjutnya di makamkan oleh keluarganya. Hingga berita ini di tayangkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak ke Polisian setempat, baik Polres Seluma maupun polsek jajaran.
Untuk diketahui, Bendungan Viral Seluma, beberapa bulan belakangan menjadi Sorotan Warga dan Warganet. Bendungan tersebut mendadak viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Keindahan lanskap alam yang mengelilingi bendungan tersebut menarik perhatian warganet, sekaligus memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Bendungan ini awalnya dibangun untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian serta pengendalian debit air saat musim hujan.
Namun belakangan, lokasi tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri karena panorama alamnya yang indah dan suasana yang masih asri. Sejumlah video dan foto yang beredar memperlihatkan pemandangan air yang membentang luas, berpadu dengan hamparan perbukitan hijau khas Bengkulu.
Tak sedikit warga yang datang untuk sekadar berfoto, menikmati suasana sore, hingga menjadikannya lokasi konten kreatif. Fenomena viral ini pun memunculkan harapan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma dapat mengelola kawasan bendungan tersebut secara lebih optimal agar bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, bendungan ini dinilai berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata lokal, khususnya di Kabupaten Seluma, yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan kawasan. Viral boleh, namun kelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas utama agar manfaat bendungan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.(SRL)



