BencoolenTimes.com – Bupati Lebong Kopli Ansori, secara resmi launching Pasar Tradisional Modern (PTM). Artinya, secara resmi PTM tersebut mulai beroperasi dan diisi para pedagang yang sebelumnya sementara menempati pasar darurat di belakang bangunan PTM.
Kegiatan launching dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Fahrurozi dan Sekda Lebong Mustarani Abidin. Kemudian dihadiri pejabat dilingkungan Pemkab Lebong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan pedagang.
Dalam sambutannya, Bupati Kopli menyampaikan sedikit kilas balik pembangunan PTM di wilayah Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara tersebut. ‘’Awalnya PTM yang dibangun ini pernah diresmikan akhir tahun 2020 oleh Bupati Lebong, Rosjonsyah. Namun belum bisa difungsikan. Makanya pada 2021, setelah kami dilantik, langsung kami teruskan proses peningkatan pembangunannya,’’ sampai Bupati Kopli.

Saat itu, lanjut Bupati Kopli, dirinya meminta Dinas PUPRP Kabupaten Lebong menghitung kebutuhan untuk lanjutan pembangunan PTM tersebut agar bisa difungsikan maksimal. Setelah disusun anggaran, diketahui kebutuhannya sebesar Rp 25 miliar.
‘’Sayangnya tidak bisa terealisasi maksimal, lantaran kendala pandemic Covid-19 dan bukan hanya anggaran untuk PTM saja yang kena imbas, melainkan program lainnya juga. Tapi alhamdulillah di tahun 2023, pembangunan PTM bisa dituntaskan dan hari ini kita launching,’’ lanjut Bupati Kopli.
Ditambahkan Bupati Kopli, dirinya berharap, para pedagang yang akan menempati PTM, bisa memanfaatkan bangunan dengan sebaik-baiknya. Lalu, untuk penempatan, meskipun yang mengatur adalah Pemkab Lebong melalui OPD teknis, namun dimaksimalkan seluruh eks pedagang menjadi prioritas terlebih dahulu. ‘’Pembangunan PTM ini diharapkan bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat, sekaligus meningkatkan geliat pelaku usaha UMKM Lebong. Serta muaranya menuju masyarakat Lebong Bahagia dan Sejahtera,’’ imbuh Bupati Kopli.
Sementara itu, perwakilan pedagang eks Kios Pasar Muara Aman, Didi yang memiliki usaha Alat Tulis Kantor (ATK), sangat merasa bahagia dengan dioperasikannya PTM. Apalagi ini memang sudah sejak lama mereka nantikan. ‘’Alhamdulillah kita sudah bisa menempati PTM dan ini menjadi hadiah besar bagi kami. Sehingga kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bupati Lebong Kopli Ansori dan kami siap mendukung program-program pak bupati,’’ ucap Didi.

Dikatakan Didi, mereka sudah menempati pasar atau lokasi darurat selama 5 tahun belakangan. Dengan adanya PTM, menjadi angin segar dan udara sejuk bagi mereka para pedagang untuk bisa meningkatkan pendapatan. ‘’Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada Pemkab Lebong dan Bupati Lebong. Dan ini akan difungsikan segera, dari data yang masuk, sudah ada 70 pemilik HGB dari pedagang lama melakukan daftar ulang dan siap menempati kios,’’ kata Didi.
Ditambahkan Didi, hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan dengan kesepakatan, pembagian kios sesuai klaster tiap lantai, agar pedagang lebih tertata. ‘’Jadi sesuai data yang sudah ada, para pedagang bisa masuk dan menempati kios,’’ imbuh Didi.(OIL)



