24.5 C
New York
Monday, June 8, 2026

Buy now

spot_img

Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari Minta Seluruh OPD Berperan Dukung Program 100 Hari Kerja

BencoolenTimes.com – Bupati Rejang Lebong, M, Fikri Thobari didampingi Wakil Bupati (Wabup), Hendri Praja memimpin Rapat Koordinasi (Rakoor) perdana di Ruang Rapat Bupati, Senin pagi, 3 Maret 2025.

Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari meminta agar seluruh Organisasi memerikan dan menunjukan dukungan serta inovasi mereka dalam mensukseskan dan mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong.

Rapat dihadiri Wabup Rejang Lebong, Hendri Praja, Sekretaris Daerah (sekda) Rejang Lebong, Yusran Fauzi, Para Kepala OPD, Kabag dan Camat se-Kabupaten Rejang Lebong.

‘’Saya maunya semua bergerak dan seluruh OPD menunjukan dukungan atau support dengan program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong yang sudah disusun sebelumnya,’’ pinta Bupati Fikri.

Bukan hanya OPD, kata Bupati Fikri, hingga ke tingkat camat dan lurah juga diminta untuk bisa berperan dalam program 100 hari kerja diwilayah kerja mereka masing-masing

‘’Contoh untuk para camat, dalam penangan sampah, Camat Curup Tengah bisa melaksanakan aksi bersih-bersih drainase. Karena beberapa titik di wilayah Curup Tengah sering terjadi banjir, mulai dari Sidorejo, Talang Rimbo, Air Bang dan beberapa titik lainnya dan aksi bersih-bersih ini dapat melibatkan TNI, Polri, serta masyarakat,’’ contoh Bupati Fikri.

Bisa juga seperti OPD yang tidak menjadi pengampu Program 100 hari kerja, lanjut Bupati Fikri, juga tetap bisa berinovasi untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan.

‘’Misalnya, Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian bisa membuka bazar atai pasar murah sembako di bulan Ramadan. Jadi banyak contoh kegiatan yang bisa dilaksanakan seluruh OPD maupun pihak kecamatan dalam membantu mensukseskan program 100 hari kerja,’’ ungkap Bupati Fikri.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju mengungkapkan ada 11 matrik program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong.

Mulai dari perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dari Simpang Korem–Simpang Sukaraja, rehab jalan S. Sukowati dan Penerbitan SE tidak ada pungutan biaya pendidikan di tingkat SD dan SMP.

Kemudian Kendaraan Dinas Bupati dan Wabup pada hari libur dapat digunakan masyarakat, program angkat anak yatim piatu menjadi anak asuh pejabat dan MoU Pemkab Rejang Lebong–UP3PLN terkait pajak LPJU untuk PAD.

‘’Lalu ada MoU Pemkab dengan BKSDA terkait optimalisasi bukit kaba sebagai objek wisata, MoU Pemkab dengan TNKS  Kerinci Seblat, pembentukan 5 destinasi wisata baru, pembentukan forum CSR dan ground breaking pembangunan play ground di lingkungan rumah dinas bupati,’’ rinci Khirdes.

Khirdes juga menyampaikan program unggulan Bupati dan Wabup Rejang Lebong yang sudah dirancang sebelumnya. Seperti penyediaan ambulance gratis di tiap kecamatan, program orang tua asuh untuk anak yatim piatu dan percepatan peningkatan kualitas jalan dan jembatan.

Ada juga program unggulan LPJU, pembuatan taman bermain anak, relokasi RSUD dan stadion, alih fungsi stadion menjadi ruang terbuka publik dan perluasan lapangan setia Negara sebagai ruang terbuka hijau.

Selanjutnya ada program penyediaan rumah singgah bagi masyarakat yang berobat, penertiban pembuangan sampah, wujudkan kabupaten wisata dan pengelolaan gedung PIC.

Termasuk, pemanfaatan mobil dinas bupati-wabup  untuk bantu rakyat, penguatan ekonomi berbasis UMKM dan pemberdayaan pemdes dengan penguatan BUMDes, pariwisata dan pertanian. ‘’Serta revitalisasi BUMD agar sehat dan berdaya saing yang dapat membuka lapanga kerja dan sumber PAD,’’ pungkas Khirdes.

Sementara itu, Sekda Rejang Lebong, Yusran Fauzi berpesan kepada seluruh OPD, agar melaporkan setiap inovasi dan dukungan atau support dalam pelaksanaan program 100 hari kerja dalam minggu ini.

‘’Harus diingat, seluruh OPD wajib melaporkan inovasi dan support masing-masing dalam upaya mensukseskan program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong. Serta para pejabat juga wajib Handphonenya aktif atau standby guna lancarnya komunikasi,’’ tutup Yusran.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!